#Attribution1 {height:0px; visibility:hidden; display:none}

Breaking News

Warga Beserta Tokoh Masyarakat Bongkar Bisnis Esek-esek Berkedok Dijadikan LC

Pasuruan, LINDO - Praktek perdagangan manusia (Human Traffiking) anak dibawah umur untuk dijadikan LC sebagai pemuas laki-laki hidung belang masih marak dan berulang kali terjadi di dalam masyarakat.

Kapolres Madiun Sambangi Masjid Terowongan, Ajak Jamaah Jaga Kamtibmas Lewat Jum’at Curhat

Lini Indonesia, Madiun – Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama Polres Madiun melaksanakan ibadah Sholat Jum’at sekaligus kegiatan Jum’at Curhat di Masjid Terowongan, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Jum'at (12/12/2025)

Jelang Nataru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Cek Kesehatan Gratis Di Gate Pelabuhan Jamrud

Lini Indonesia, Surabaya - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat memastikan keamanan dan keselamatan transportasi publik

Do'a Bersama HUT Reserse, Kapolres : Spiritual Perkuat Mental

Lini Indonesia, Pasuruan - Polres Pasuruan memperingati Hari Jadi Reserse Ke-78 dengan menggelar doa bersama dan santunan anak yatim di Masjid Polres Pasuruan, Kamis (4/12/2025)

Patroli Jalan Kaki Kapolrestabes Surabaya Di KBS, Bagi Cokelat Dan Jamin Keamanan Pengunjung

Lini Indonesia, Surabaya – Suasana Lebaran masih terasa di Surabaya. H+5 Idul Fitri, Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Lutfi Sulistiawan, tak hanya memimpin patroli rutin, tetapi juga melakukan patroli kaki di Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Jum'at siang (3/4/2025)

Kamis, 10 September 2026

Polres Probolinggo Gandeng RS Rizani Paiton Perkuat Layanan Kesehatan Personel


Lini Indonesia, Probolinggo – Polres Probolinggo Polda Jatim resmi menjalin kerja sama strategis dengan Rumah Sakit (RS) Rizani guna memperkuat akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi anggota Polri beserta keluarganya.

Sinergi ini dikukuhkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di ruang pertemuan RS Rizani, Desa Sumberrejo, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Rabu (9/9/2026).

Direktur RS Rizani, dr. Mirrah Samiyah, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak kepolisian.

Ia menegaskan komitmen penuh RS Rizani untuk memberikan fasilitas dan pelayanan kesehatan yang unggul, akuntabel, humanis, serta mengutamakan keselamatan pasien.

“RS Rizani berkomitmen penuh untuk mewujudkan pelayanan yang maksimal bagi seluruh personel Polres Probolinggo dan keluarga,” ujar dr. Mirrah Samiyah.

Sementara itu, Kapolres Probolinggo, AKBP Asmida Rizki Siregar, mengungkapkan bahwa kerja sama ini menjadi solusi atas kendala geografis pelayanan kesehatan personel selama ini.

Menurutnya, fasilitas klinik kesehatan Polres saat ini masih berada di wilayah Kota Probolinggo, sehingga jaraknya cukup jauh dari pusat aktivitas Kabupaten Probolinggo.

Dengan hadirnya kemitraan bersama RS Rizani yang berlokasi strategis di Paiton, akses layanan kesehatan bagi anggota kini dipastikan bakal jauh lebih cepat dan mudah dijangkau.

“Kerjasama ini merupakan langkah penting untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan berorientasi pada kebutuhan anggota Polri beserta keluarganya,” terang AKBP Rizki.

Lebih lanjut, AKBP Asmida Rizki Siregar menambahkan bahwa keberhasilan implementasi MoU ini sangat bergantung pada komunikasi yang kuat dan komitmen bersama kedua belah pihak.

Ia berharap sinergi yang terbangun antara Polres Probolinggo Polda Jatim dan RS Rizani dapat terus berkembang serta memberikan manfaat nyata secara berkelanjutan.

“Kami berharap penandatanganan MoU ini menjadi awal yang baik dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan para anggota serta keluarga besar Polres Probolinggo,” tambah AKBP Rizki.

Kemitraan strategis ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Probolinggo Polda Jatim dalam memprioritaskan kesejahteraan personelnya, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan unggulan di wilayah Kabupaten Probolinggo. 

(Dedy)

Share:

Polsek Pasrujambe Kawal Penyaluran Bantuan Beras Untuk 411 KPM Di Desa Sukorejo


Lini Indonesia, Lumajang – Bhabinkamtibmas Polsek Pasrujambe, Briptu Erlandi, bersama Babinsa Koramil Pasrujambe, Serda Kamim, melakukan pemantauan dan pengamanan penyaluran bantuan beras pemerintah di Balai Desa Sukorejo, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (9/9/2026).

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program bantuan sosial pemerintah melalui Kementerian Sosial yang ditujukan kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Sebanyak 411 keluarga di Desa Sukorejo yang masuk kategori miskin atau rentan dan tercatat dalam Desil 1 sampai 4 menerima bantuan tersebut.

Pantauan di lokasi menunjukkan proses penyaluran berlangsung sejak pukul 08.00 WIB. Petugas kepolisian bersama Babinsa, perangkat desa, serta panitia penyaluran dari Dinas Sosial dan Bulog melakukan pemantauan agar pembagian bantuan berjalan tertib.

Masing-masing penerima mendapatkan tiga sak beras dengan kemasan 10 kilogram per sak. Dengan demikian, setiap KPM menerima total 30 kilogram beras.

Bhabinkamtibmas Polsek Pasrujambe Briptu Erlandi mengatakan, kehadirannya bersama Babinsa bertujuan memastikan proses penyaluran bantuan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran sesuai data penerima.

"Kami melakukan pemantauan dan pengamanan agar proses penyaluran bantuan berjalan dengan tertib dan lancar. Kami juga berkomunikasi dengan masyarakat untuk memastikan situasi tetap aman," kata Erlandi.



Menurut dia, penyaluran bantuan sosial merupakan kegiatan yang melibatkan cukup banyak masyarakat sehingga perlu dilakukan pengawasan untuk mencegah terjadinya gangguan selama proses berlangsung.

Selain melakukan pengamanan, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat penerima bantuan agar mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan selama proses penyaluran.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan mengikuti arahan panitia. Jika ada kendala atau persoalan terkait penyaluran, bisa disampaikan kepada petugas maupun perangkat desa agar dapat dicarikan solusi," ujarnya.

Erlandi menambahkan, kehadiran polisi dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari upaya menunjukkan pelayanan kepolisian secara langsung di tengah masyarakat.

"Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman selama mengikuti kegiatan. Polri akan terus hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk penyaluran bantuan pemerintah," katanya.

Kapolsek Pasrujambe: Pengamanan untuk Pastikan Kegiatan Berjalan Tertib

Kapolsek Pasrujambe AKP Sujianto mengatakan, pengamanan kegiatan penyaluran bantuan sosial merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.



"Kami menempatkan anggota untuk melakukan pemantauan dan pengamanan agar proses penyaluran bantuan berjalan aman, tertib, dan lancar," kata Sujianto.

Ia menjelaskan, koordinasi antara kepolisian, TNI, pemerintah desa, Dinas Sosial, Bulog, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Sinergi seluruh pihak sangat diperlukan, terutama dalam kegiatan yang melibatkan ratusan penerima manfaat. Dengan koordinasi yang baik, penyaluran dapat berlangsung secara tertib dan masyarakat bisa menerima bantuan dengan nyaman," ujarnya.

Sujianto juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama berada di lokasi penyaluran.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Apabila ada persoalan, jangan melakukan tindakan yang dapat mengganggu situasi, tetapi segera koordinasikan dengan petugas atau pihak desa," katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan, penyaluran bantuan beras kepada 411 KPM di Desa Sukorejo berlangsung dengan tertib dan lancar. Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan kejadian menonjol maupun gangguan keamanan.

Kehadiran aparat di lokasi diharapkan tidak hanya memastikan kelancaran penyaluran bantuan, tetapi juga memperkuat komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Pasrujambe.

(Eksan)

Share:

Rabu, 09 September 2026

Polres Gresik Beri Pendampingan Anak 14 Tahun Alami Trauma, Berharap Kembali Sekolah



Lini Indonesia, Gresik - Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution menunjukkan kepedulian nyata terhadap anak yang membutuhkan perlindungan khusus. 

Seorang anak perempuan berinisial RA (14), warga Banyu Urip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, kini mendapatkan pendampingan intensif setelah dilaporkan mengalami kesulitan mengendalikan emosi dan perilakunya akibat trauma masa kecil.

Informasi mengenai kondisi RA pertama kali diterima Polres Gresik Polda Jatim dari laporan masyarakat. Gangguan psikologis yang dialami RA diduga kuat berakar dari pengalaman traumatis masa lalu. 

Kondisi ini diperberat oleh perceraian kedua orang tuanya, sehingga ia sangat membutuhkan dukungan moral dan perhatian dari berbagai pihak.

Menyikapi laporan tersebut, Polres Gresik Polda Jatim bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama pihak keluarga. 

Polisi juga menggandeng Pondok Rehabilitasi Mental dan Sosial Yayasan Berkas Bersinar Abadi milik Ipda Purnomo untuk merumuskan langkah penanganan medis dan psikologis yang tepat bagi RA.

Melalui pendekatan persuasif yang didukung penuh oleh Kapolres Gresik, keluarga, serta Ipda Purnomo, RA akhirnya bersedia dievakuasi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Memang di awal sempat agak marah-marah, mungkin karena traumanya. Namun setelah kami lakukan komunikasi interpersonal dan dibantu pihak keluarga, yang bersangkutan akhirnya mau kooperatif,” ujar AKBP Ramadhan Nasution, Rabu (9/9/2026).

RA kemudian diberangkatkan ke Lamongan untuk menjalani program pemulihan di bawah bimbingan langsung Ipda Purnomo. 

Langkah pemulihan ini diharapkan dapat membantu RA mengelola emosinya secara bertahap, sehingga ia bisa kembali beraktivitas normal.

Kapolres Gresik menegaskan bahwa seluruh proses pendampingan ini mengedepankan pendekatan humanis dan pemulihan berbasis keluarga yang disesuaikan dengan kebutuhan psikologis anak.

“Kami berdoa semoga anak ini bisa segera pulih, bisa kembali ke bangku sekolah, dan melanjutkan pendidikannya. Usianya masih 14 tahun, masa depannya masih sangat panjang,” tutur AKBP Ramadhan.

Di sisi lain, ibu kandung RA, Sujani, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran kepolisian yang telah mengulurkan tangan untuk kesembuhan putrinya.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Kapolres Gresik yang sudah membantu anak saya. Terima kasih juga kepada Pak Purnomo yang sudah menerima dan berkenan mengobati anak saya,” ungkap Sujani dengan penuh harap.

Aksi cepat tanggap ini menjadi bukti nyata kehadiran Polres Gresik Polda Jatim di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan bagi anak-anak rentan. 

Dengan sinergi dari berbagai pihak, RA diharapkan mampu melewati masa sulit ini, menata kembali kesehatan mentalnya, dan kembali bersekolah demi meraih masa depan yang lebih baik. 

(Dedy)

Share:

Perkuat Sinergi dengan Warga, Polres Tanjung Perak Gelar Cangkrukan Kamtibmas Di Sidotopo


Lini Indonesia, Surabaya - Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. 

Salah satunya melalui kegiatan Cangkrukan Kamtibmas Jogo Perak yang digelar di Poskamling Tangguh, Jalan Sidotopo Lor RT. 02 RW. 04, Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Surabaya, Selasa (8/9/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga selesai tersebut dipimpin langsung Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan AZ, S.H., S.I.K., M.Si. Sekitar 50 warga Kelurahan Sidotopo turut hadir dan menyampaikan berbagai aspirasi mengenai situasi keamanan di lingkungan mereka.

Turut hadir Danramil Krembangan Mayor Infanteri Surya Gunawan, Kabagops Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Dwi Basuki, S.H., Kapolsek Semampir Kompol Herry Iswanto, S.H., serta jajaran pejabat utama Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Kegiatan itu juga dihadiri Lurah Sidotopo Fahmi, para ketua RW dan RT, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

AKBP Irwan menyampaikan bahwa program Cangkrukan Kamtibmas telah dilaksanakan di sejumlah lokasi. Program tersebut menjadi sarana kepolisian untuk melihat secara langsung situasi di tengah masyarakat sekaligus membangun komunikasi dengan warga.

“Program Cangkrukan Kamtibmas telah dilaksanakan di beberapa lokasi dengan harapan dapat mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat,” ujar AKBP Irwan.

Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan wilayah. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh warga.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kota Surabaya, khususnya wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan rasa aman,” tegasnya.

Melalui dialog terbuka tersebut, Kapolres berharap dapat mendengar secara langsung keluhan, masukan, dan aspirasi masyarakat Sidotopo terkait kondisi keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat menyerap secara langsung aspirasi dan masukan dari warga Sidotopo, Semampir. Setiap informasi dari masyarakat sangat berarti dalam mendukung langkah pencegahan gangguan kamtibmas,” jelasnya.

Cangkrukan Kamtibmas Jogo Perak juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara masyarakat dengan jajaran TNI-Polri, pemerintah kecamatan, kelurahan, serta perangkat lingkungan.

Dengan terbangunnya komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan, seluruh pihak diharapkan dapat lebih cepat mendeteksi serta mencegah potensi gangguan keamanan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak tetap aman, tertib, dan kondusif.

(Dedy)

Share:

Brimob Polda Jatim Bangun Mako Kompi Di Pasuruan, Perkuat Kesiapan Pelayanan Dan Pengamanan Masyarakat


Lini Indonesia, Pasuruan - Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Jawa Timur memulai pembangunan Markas Komando (Mako) Kompi 2 Batalyon B Pelopor di wilayah Pasuruan.

Pembangunan di atas lahan seluas sekitar 7 hektare tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto bersama sejumlah pejabat dan unsur terkait, Rabu (9/9/2026).

Komandan Satbrimob Polda Jatim Kombes Pol. Dwi Yanto Nugroho mengatakan, pembangunan Mako tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapan operasional, mobilitas, serta konsolidasi personel dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pembangunan Mako Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan operasional satuan, sehingga personel dapat semakin optimal dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Dwi Yanto.

Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada gedung kantor Mako Kompi, gerbang utama, pos penjagaan, serta pagar keliling. Pembangunan fasilitas tahap awal tersebut turut mendapat dukungan sejumlah pihak melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Dukungan ini merupakan bentuk sinergi dan kepercayaan masyarakat kepada Polri. Tentunya amanah ini harus kami jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Kombes Dwi Yanto.

Keberadaan Mako Kompi 2 Batalyon B Pelopor di Pasuruan diharapkan semakin memperkuat kesiapan dan kecepatan respons personel Brimob dalam mendukung pengamanan serta penanganan berbagai situasi kontinjensi, khususnya di Pasuruan dan wilayah sekitarnya.

Kombes Pol. Dwi Yanto juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Jatim beserta jajaran, pemerintah daerah, Forkopimcam, panitia pembangunan, serta seluruh pihak yang mendukung terlaksananya pembangunan tersebut.

Ia mengingatkan seluruh pelaksana pembangunan agar mengutamakan keselamatan kerja dan menjaga kualitas pengerjaan.

“Utamakan aspek keselamatan kerja (K3) dan pertahankan kualitas bangunan agar pembangunan dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu,” pungkas Kombes Pol. Dwi Yanto. 

(Dedy)

Share:

Haornas Ke-43, Polda Jatim Ajak Masyarakat Bergerak Dan Hidup Bugar


Lini Indonesia, Surabaya - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggelar upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Ke-43 Tahun 2026 di Lapangan Mapolda Jatim, Rabu (9/9/2026). 

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Jatim, Brigjen Pol. Pasma Royce, serta diikuti oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), personel Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polda Jatim.

Melalui momentum ini, korps bhayangkara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak dan membangun budaya hidup sehat.

Brigjen Pol. Pasma Royce membacakan amanat dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir. Menpora menegaskan bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan investasi penting bagi masa depan bangsa.

“Olah raga adalah investasi bangsa, bukan biaya. Melalui olah raga, kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh, yakni membentuk karakter yang disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya juang,” ujar Erick Thohir dalam amanat tertulis yang dibacakan Wakapolda Jatim.

Menpora menjelaskan, tema Haornas tahun ini, yakni "Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar!", harus dijadikan gerakan nasional sekaligus agenda pembangunan. 

Olah raga menjadi pilar penting untuk meningkatkan kesehatan masyarakat agar lebih produktif dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Pemerintah Daerah pun diharapkan menjadi motor utama dalam menciptakan ekosistem ini. 

Caranya adalah dengan menyediakan ruang publik yang inklusif, fasilitas olahraga yang memadai, jalur pedestrian, jalur sepeda, serta menggalakkan program seperti Car Free Day.

“Keberhasilan pembangunan olah raga tidak semata-mata diukur dari banyaknya event yang digelar". 

"Lebih dari itu, indikator utamanya adalah perubahan perilaku masyarakat yang semakin rutin berolah raga dan meningkatnya tingkat kebugaran,” lanjut Brigjen Pol. Pasma.

Lebih lanjut, Menpora juga menekankan pentingnya akses olahraga yang berkeadilan bagi seluruh kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, lansia, hingga penyandang disabilitas. 

Menurutnya, budaya olah raga yang kuat di masyarakat akan menjadi fondasi lahirnya prestasi di kancah nasional maupun internasional.

“Atlet juara lahir dari masyarakat yang gemar olahraga. Karena itu, budaya olah raga, prestasi, dan industrinya harus dibangun sebagai satu ekosistem yang utuh,” tegas Menpora.

Di akhir amanatnya, seluruh elemen bangsa diajak untuk bersama-sama mengubah kebiasaan hidup dari pasif menjadi aktif, dan dari bugar menjadi produktif demi mewujudkan Indonesia yang tangguh.

“Indonesia yang bugar tidak dibangun oleh satu kementerian, melainkan oleh seluruh bangsa. Mari jadikan Haornas 2026 sebagai momentum perubahan menuju masyarakat yang aktif dan bugar. Mulailah bergerak dari sekarang,” pungkasnya.

Peringatan Haornas 2026 di Polda Jatim ini berjalan dengan khidmat dan menjadi pelecut semangat bagi seluruh personel kepolisian untuk terus menjaga kebugaran tubuh guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. 

(Dedy)

Share:

Polres Malang Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan Di Bantur


Lini Indonesia, Malang – Polres Malang Polda Jatim bergerak cepat meringankan beban warga yang terdampak krisis air bersih akibat kekeringan di Kabupaten Malang. 

Salah satu aksi kemanusiaan ini menyasar warga Dusun Sumberagung, Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur. Sebanyak 4.000 liter air bersih didistribusikan ke wilayah tersebut pada Selasa (8/9/2026). 

Bantuan ini dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan domestik harian sekitar 40 kepala keluarga (KK) yang mengalami kesulitan air selama musim kemarau.

Proses pendistribusian dipimpin langsung oleh Kapolsek Bantur, AKP Ahmad Taufik Syafiudin, bersama sejumlah personel. Dalam pelaksanaannya, pihak kepolisian bersinergi dengan perangkat desa setempat, tokoh masyarakat, serta Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang agar penyaluran tepat sasaran.

Kapolres Malang, AKBP Rulian Syauri melalui Kasihumas Polres Malang, AKP M. Budiono menegaskan, bahwa aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah kesulitan masyarakat.

"Polres Malang berkomitmen untuk selalu hadir membantu warga yang sedang mengalami krisis air bersih. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama untuk mencukupi kebutuhan sanitasi dan konsumsi sehari-hari," ujar AKP Budiono.

Lebih lanjut, AKP Budiono menjelaskan bahwa program ini tidak bersifat sekali jalan. Polres Malang Polda Jatim bersama instansi terkait telah menjadwalkan pengiriman air bersih secara berkala dengan memetakan wilayah-wilayah yang paling membutuhkan.

"Distribusi ini akan kami lakukan secara berkelanjutan. Personel di lapangan juga terus memantau dan mendata kawasan mana saja yang mengalami kekeringan ekstrem agar respons bantuan bisa lebih cepat," tambah AKP Budiono.

Pihak kepolisian juga mengimbau warga yang daerahnya mulai mengalami krisis air bersih agar segera melapor dan berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun Polsek setempat.

Langkah proaktif ini menegaskan komitmen Polres Malang Polda Jatim bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga hadir sebagai solusi atas persoalan sosial yang berdampak langsung pada hajat hidup orang banyak.

"Prinsipnya, kapan pun masyarakat membutuhkan kehadiran Polri, kami akan berupaya maksimal untuk membantu, tentu dengan bersinergi bersama seluruh pemangku kepentingan terkait," pungkas AKP Budiono. 

(Dedy)

Share:

Selasa, 08 September 2026

Polisi Ingatkan Warga Tambahrejo Tak Sembarangan Bakar Sampah Untuk Cegah Karhutla


Lini Indonesia, Lumajang – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian jajaran Polsek Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Warga diminta tidak sembarangan membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar.

Imbauan tersebut disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Candipuro Bripka Arief S. saat berdialog dengan masyarakat dan perangkat Desa Tambahrejo, Kecamatan Candipuro, Selasa (8/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Arief S. menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya kawasan hutan dan lahan yang rawan terbakar.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, terutama di sekitar area ladang".



"Kondisi lingkungan yang kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran yang sulit dikendalikan,” kata Kapolsek Candipuro Iptu Giosian Yohanes Sinaga.

Menurut Giosian, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat. Peran masyarakat dan perangkat desa dinilai penting untuk mencegah munculnya titik api sejak dini.

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran.



“Kami mengajak masyarakat dan aparatur Desa untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan". 

"Jangan sampai aktivitas pembakaran yang awalnya kecil justru meluas dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan,” ujarnya.

Selain memberikan edukasi terkait karhutla, personel Polsek Candipuro juga melaksanakan patroli untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.



Patroli sekaligus dialogis tersebut menjadi sarana bagi polisi untuk menyerap informasi dari masyarakat serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung.

“Kami akan terus meningkatkan patroli dan kegiatan dialogis dengan masyarakat. Selain menjaga situasi kamtibmas, langkah ini juga untuk membangun kesadaran bersama dalam mencegah karhutla,” kata Giosian.

(Eksan)

Share:

Polres Mojokerto Kota Gencarkan Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Personel Antisipasi Karhutla


Lini Indonesia, Mojokerto Kota – Fenomena El Nino yang berpotensi memicu lonjakan suhu udara dan memperpanjang masa kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia menjadi perhatian serius jajaran Kepolisian Resor Mojokerto Kota Polda Jawa Timur.

Kondisi ekstrem ini dinilai meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama dipicu oleh vegetasi yang kian mengering.

Menyikapi potensi kerawanan tersebut, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memperketat langkah pencegahan dan mitigasi dini.

Arahan tegas ini disampaikan Kapolres Mojokerto Kota dalam rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Mingguan Kamtibmas di Aula Rupatama Polres Mojokerto Kota, Senin (7/9/2026). 

"Seluruh jajaran harus meningkatkan langkah pencegahan dan mitigasi, termasuk memasifkan edukasi kepada masyarakat". 

"Begitu ada laporan kebakaran, segera lakukan tindakan kepolisian dan koordinasi cepat dengan instansi terkait agar api bisa dipadamkan sedini mungkin," tegas AKBP Herdiawan.

Ia juga meminta jajarannya memperkuat kewaspadaan terhadap titik-titik rawan. Menurutnya, respons cepat (Quick Response) terhadap setiap aduan masyarakat menjadi kunci utama untuk mencegah api meluas dan memicu dampak yang lebih masif.

Menindak-lanjuti instruksi tersebut, Kasat Binmas Polres Mojokerto Kota, AKP Hermanto, langsung mengintensifkan pembinaan dan penyuluhan kepada warga. 

Imbauan Kamtibmas disebarluaskan, baik secara digital melalui media sosial resmi Polres, maupun secara tatap muka oleh para Bhabinkamtibmas di desa-desa binaan.

Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, serta menghindari pembakaran sampah atau ranting secara sembarangan yang bisa dengan mudah menjalar akibat embusan angin dan cuaca kering.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan atau hutan, terlebih dalam kondisi cuaca panas ekstrem seperti sekarang," ujar AKP Hermanto.

Pada lini operasional, Kasat Samapta Polres Mojokerto Kota, Iptu Gatot Setiawan, S.H., juga meningkatkan kesiapan pasukannya. Personel Samapta dibekali pemahaman mendalam mengenai taktik awal penanganan kebakaran, termasuk prosedur berbantuan (Back-Up) bagi petugas pemadam kebakaran di lapangan.

Pelatihan berkala ini diharapkan dapat mendongkrak kapasitas personel dalam menghadapi situasi darurat. Targetnya adalah eksekusi tindakan awal yang tepat sebelum api membesar, dengan tetap memprioritaskan keselamatan personel dan warga sekitar.

Di tingkat kewilayahan, para Kapolsek jajaran kompak memasang spanduk imbauan pencegahan karhutla di berbagai titik strategis, mulai dari perlintasan jalan protokol hingga kawasan vegetasi padat. Patroli berkala di area hutan yang rawan terbakar juga kian digalakkan.

Melalui langkah masif ini, Polres Mojokerto Kota Polda Jatim berharap kesadaran dan kepedulian kolektif masyarakat dapat terbangun selama periode kemarau ini.

Polres Mojokerto Kota Polda Jatim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu menjaga kelestarian lingkungan, menghindari aktivitas pembakaran ilegal, dan segera melapor melalui call center110 jika menemukan titik api.

Lewat sinergi yang kokoh antara kepolisian, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat, potensi bencana akibat cuaca panas ini diharapkan dapat diredam dengan cepat tanpa menimbulkan kerugian material maupun korban jiwa. 

(Dedy)

Share:

Pengedar Narkotika Jenis Tembakau Sintetis Berat Netto ± 148,732 Gram, Diringkus Satresnarkoba Polres Tanjung Perak Di Tempat Kosnya


Lini Indonesia, Surabaya - Keberhasilan Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim mengungkap peredaran ratusan gram narkotika jenis Tembakau Sintetis, patut diapresiasi.

Selain mengamankan ratusan gram Tembakau Sintetis, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak di bawah komando AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H., juga berhasil meringkus seseorang inisial Z (26) warga Jl. Jojoran Surabaya sebagai pengedar.

"Kami meringkus tersangka Z di sebuah tempat kos-kosan yang beralamat di Jl. Jojoran 3/40 Kel. Mojo Kec. Gubeng Surabaya," tutur AKP Adik Agus, S.H., M.H., Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak kepada Media Lini Indonesia, Selasa (08/09/2026).

Setelah dilakukan penggeledahan di tempat kos-kosan tersebut kami menemukan narkotika jenis Tembakau Sintetis yang disimpan di dalam tas hitam terdapat 39 klip plastik dan plastik besar disimpan di dalam buffet, lanjutnya.

AKP Adik menerangkan, jumlah total narkotika jenis Tembakau Sintetis yang terdapat di 39 klip plastik dengan Berat Netto ± 58,372 (Lima Delapan Koma Tiga Tujuh Dua) gram.

Sedangkan narkotika jenis Tembakau Sintetis di dalam sebuah plastik besar dengan Berat Netto ± 90,360 (Sembilan Nol Koma Tiga Enam Nol) gram, sambungnya.

AKP Adik menjelaskan, tersangka Z mengaku bahwa narkotika jenis Tembakau Sintetis tersebut milik seseorang bernama Farhan. Ia dititipi untuk menjualkannya, tambahnya.

Adapun narkotika jenis Tembaku Sintetis tersebut Ia jual dengan kisaran Rp 100 ribu, Rp 250 ribu dan serta Rp 350 ribu. Namun saat Ia diringkus belum sempat menjualnya.

Ia mendapatkan upah Rp 15 ribu setiap per-klip plastik yang laku dan serta Ia bisa menikmati Tembakau Sintetis gratis yang diberikan oleh Farhan, ujarnya.

Kasat Narkoba juga mengatakan, tersangka Z mengaku bahwa Ia menjual narkotika jenis Tembakau Sintetis sejak sebulan yang lalu. Ia mampu menjual narkotika jenis Tembakau Sintetis sebanyak 7 klip plastik setiap harinya.

Alasan tersangka Z nekat mengedarkan dan menjual narkotika jenis Tembakau Sintetis dikarenakan upahnya untuk kebutuhan sehari-sehari dan bisa menikmati narkotika jenis Tembakau Sintetis secara gratis (Cuma-cuma), kata AKP Adik.

"Sementara ini kami masih melakukan pengejaran terhadap pemasok narkotika jenis Tembakau Sintetis," imbuhnya.

Adapun barang bukti yang kami amankan yaitu : sebuah tas hitam berisi 39 klip plastik di dalamnya terdapat narkotika jenis Tembakau Sintetis berat netto ± 58,372 gram, sebuah plastik besar di dalamnya berisi narkotika jenis Tembakau Sintetis berat netto ± 90,360 gram.

Selain itu kami juga mengamankan barang bukti lainnya seperti : sebendel klip tanpa isi, satu unit Hp beserta IMEI-nya dan nomor what's App 0813-2551-843.

Tersangka Z kami jerat dengan Pasal 114 ayat (1) Subs.111 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo. Undang-undang nomor 1 tahun 2026 tentang penyesuaian Pidana. Ancaman pidana penjara 5 (lima) tahun, pungkasnya.

(Dedy)


Share:

Polsek Nongkojajar Pantau Tanaman Bawang Putih, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional


Lini Indonesia, Pasuruan – Polsek Nongkojajar Polres Pasuruan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. 

Salah satunya melalui kegiatan pemantauan lahan tanaman bawang putih dalam Program 1 Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang dilaksanakan di Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Nongkojajar, Aiptu Setiyo Prayitno, selaku penggerak ketahanan pangan. 

Pemantauan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 09.40 WIB dengan melakukan sambang sekaligus peninjauan secara langsung terhadap kondisi tanaman bawang putih di lahan P2B.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Setiyo Prayitno melakukan pendampingan serta memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus berpartisipasi dalam mengembangkan sektor pertanian, khususnya dengan menanam berbagai komoditas bahan pokok yang dapat menunjang kebutuhan pangan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan. 

Melalui keterlibatan aktif kepolisian di tengah masyarakat, diharapkan kesadaran dan semangat warga untuk memanfaatkan lahan produktif semakin meningkat.

Polsek Nongkojajar juga mengajak masyarakat Kecamatan Tutur untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan potensi pertanian sebagai salah satu upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. 

Kehadiran Bhabinkamtibmas sebagai penggerak ketahanan pangan diharapkan dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional.

(Dedy)

Share:

Antrean BBM Mengular Di SPBU Sukodono, Polisi Pastikan Stok Dan Distribusi Aman


Lini Indonesia, Lumajang – Anggota Polsek Sukodono melakukan pemantauan terhadap aktivitas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Pemantauan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan aktivitas pelayanan BBM kepada masyarakat berjalan aman dan tertib.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Sukodono berdialog dengan petugas SPBU untuk mengetahui kondisi ketersediaan berbagai jenis bahan bakar minyak (BBM), sekaligus memastikan proses pengiriman pasokan berjalan lancar.

Dari hasil pemantauan, ketersediaan seluruh jenis BBM di SPBU terpantau dalam kondisi aman. Proses distribusi atau pengiriman BBM juga dilaporkan berjalan lancar.

Namun, tingginya aktivitas masyarakat membuat antrean kendaraan terlihat cukup panjang. Antrean terjadi pada proses pengisian berbagai jenis BBM, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kondisi tersebut menjadi perhatian petugas untuk memastikan antrean tetap tertib dan tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar SPBU.



Plt. Kapolsek Sukodono Ipda Syaiful Anwar mengatakan, pemantauan SPBU dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Anggota kami melakukan pemantauan langsung di SPBU untuk mengetahui kondisi ketersediaan BBM dan situasi pelayanan kepada masyarakat". 

"Dari hasil dialog dengan petugas SPBU, stok BBM dalam kondisi aman dan proses pengiriman juga berjalan lancar,” kata Syaiful Anwar.

Menurut dia, antrean panjang yang terjadi lebih disebabkan tingginya aktivitas masyarakat yang melakukan pengisian BBM. 

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat tetap tertib dan mengikuti arahan petugas SPBU.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre. Kami juga melakukan pemantauan untuk mengantisipasi apabila terjadi kepadatan atau gangguan kamtibmas di sekitar SPBU,” ujarnya.



Syaiful menambahkan, kehadiran personel kepolisian di SPBU tidak hanya untuk memantau ketersediaan BBM, tetapi juga memastikan proses pelayanan kepada masyarakat berlangsung aman.

“SPBU merupakan salah satu objek vital yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat'. 

"Karena itu, kami akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak SPBU apabila ditemukan perkembangan di lapangan,” katanya.

Polsek Sukodono juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas terkait ketersediaan BBM. 

Masyarakat diminta memperoleh informasi dari sumber yang dapat dipertanggung-jawabkan.

Dengan pemantauan secara langsung dan koordinasi bersama pengelola SPBU, kepolisian berharap distribusi serta pelayanan BBM di wilayah Kecamatan Sukodono tetap berjalan lancar, sementara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

(Eksan)

Share:

Kapolda Jatim Buka Pesmaba UMM, Ajak Mahasiswa Bijak Bermedia Digital Dan Jaga Jatim


Lini Indonesia, Kota Malang – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs., Nanang Avianto, M.Si., secara resmi membuka kegiatan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Tahun Akademik 2026/2027 yang diikuti sekitar 7.500 mahasiswa baru di Kampus III UMM, Selasa (8/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Nanang menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan UMM sekaligus menyambut para mahasiswa baru yang akan memulai perjalanan akademiknya.

Kapolda Jatim menekankan bahwa pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi harus disikapi secara bijak dengan mengedepankan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, serta etika dalam bermedia.

“Dalam memperoleh dan menyebarkan informasi di era digital harus diimbangi dengan kemampuan menyaring yang kuat. Jangan sampai mahasiswa justru menjadi bagian dari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, atau provokasi di ruang digital,” tegas Irjen Nanang.

Menurutnya, mahasiswa sebagai kelompok terdidik memiliki peran penting dalam membangun ruang digital yang sehat sekaligus menjaga kehidupan sosial yang aman dan kondusif.

Kapolda Jatim juga mengajak seluruh mahasiswa baru untuk mengambil peran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui semangat Jogo Jatim, baik di lingkungan kampus, tempat tinggal, maupun ruang digital.



“Jadilah generasi yang berilmu, berkarakter, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi Jawa Timur dan Indonesia. Jogo Jatim, Jogo Indonesia,” pesan Irjen Nanang.

Sementara itu, Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., mengatakan, Pesmaba tidak hanya menjadi sarana pengenalan kehidupan kampus, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter dan kepedulian mahasiswa terhadap berbagai tantangan yang berkembang di masyarakat.

Selain penguatan literasi digital, Pesmaba tahun ini juga memberikan perhatian terhadap isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

“Pesmaba kali ini turut meneguhkan perhatian kampus terhadap isu lingkungan berkelanjutan. Peristiwa bencana yang terjadi di sejumlah daerah menjadi inspirasi bagi kita untuk terus menjaga lingkungan,” ungkap Prof. Nazaruddin.

Para mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan konsep ekonomi sirkuler serta pengelolaan sampah menjadi energi sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran terhadap kelestarian lingkungan.

Melalui Pesmaba, mahasiswa baru UMM diharapkan tidak hanya siap memasuki kehidupan akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang kritis, berintegritas, bijak dalam memanfaatkan teknologi, peduli terhadap lingkungan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. 

(Dedy)

Share:

Hari Jadi Ke-78 Polwan RI, Kapolda Jatim : Polwan Harus Profesional Dn Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat


Lini Indonesia, Surabaya – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. mendorong Polisi Wanita (Polwan) untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalitas sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Irjen Nanang dalam peringatan Hari Jadi Ke-78 Polwan Republik Indonesia di Gedung Mahameru Polda Jatim, Selasa (8/9/2026).

Momentum tersebut sekaligus menjadi refleksi perjalanan panjang Polwan yang kini semakin banyak dipercaya mengemban berbagai tugas dan jabatan strategis di lingkungan Polri.

Irjen Nanang mengatakan, peran Polwan telah berkembang jauh sejak pertama kali dibentuk pada 1 September 1948. Polwan kini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Sejak kelahirannya pada 1 September 1948, eksistensi Polwan terus mengalami transformasi". 

"Kehadiran Polwan tidak lagi sekadar melengkapi organisasi, melainkan telah menjadi bagian penting dalam kekuatan dan pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Irjen Nanang.

Menurutnya, kesempatan bagi Polwan untuk berkembang dan menduduki jabatan strategis harus diberikan berdasarkan kompetensi, kapabilitas, dan profesionalitas.

“Kesetaraan ini bukan semata-mata tuntutan gender, melainkan murni didasarkan pada kompetensi, kapabilitas, dan profesionalitas setiap individu,” kata Irjen Nanang.

Kapolda Jatim juga mengapresiasi kiprah Polwan Polda Jatim yang telah dipercaya menjalankan berbagai tugas penting. Ia meminta seluruh Polwan terus meningkatkan kapasitas, termasuk kemampuan menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika masyarakat.

“Jalankan amanah kedinasan dengan penuh kesungguhan dan tanggung-jawab. Tunjukkan kinerja, disiplin, integritas, dan profesionalitas dalam setiap penugasan,” tegas Irjen Nanang.

Sementara itu, Ibu Asuh Polwan Polda Jatim Ny. Dewi Nanang Avianto menekankan pentingnya kepedulian dan ketulusan dalam setiap pengabdian. Menurutnya, dampak besar tidak selalu harus lahir dari tindakan besar.

“Sebuah senyum, kepedulian, tindakan sederhana yang dilakukan dengan tulus, dapat memberikan dampak yang besar bagi orang lain,” ujar Ny. Dewi.

Pesan tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi Ke-78 Polwan, “One Police Woman, Extraordinary Impact”. 

Setiap Polwan memiliki ruang untuk memberikan kontribusi melalui tugas kedinasan maupun interaksi langsung dengan masyarakat.



Ny. Dewi juga mengingatkan bahwa di luar tugas kedinasan, Polwan memiliki berbagai peran dalam keluarga. Menjalankan berbagai peran tersebut memang tidak selalu mudah, namun keluarga diharapkan dapat menjadi sumber kekuatan dalam menjalankan pengabdian.

“Namun saya percaya, keluarga bukanlah penghalang dalam pengabdian, melainkan sumber kekuatan untuk menjalankannya,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh Polwan untuk saling mendukung dan tidak membiarkan rekan sesama Polwan menghadapi persoalan sendirian. 

Polwan senior diharapkan dapat menjadi teladan dan tempat berbagi pengalaman, sementara Polwan muda membawa semangat serta gagasan baru.

“Jangan biarkan ada rekan yang merasa berjalan sendirian dalam menjalankan pengabdian,” ujar Ny. Dewi.

Peringatan Hari Jadi Ke-78 Polwan menjadi momentum untuk memperkuat profesionalitas, integritas, kepedulian, serta soliditas Polwan dalam menjalankan tugas kepolisian dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Ketahuilah, apa pun yang saudari hadapi dalam menjalankan pengabdian, selalu ada kami yang senantiasa peduli, mendampingi, dan memberikan dukungan,” pungkas Ny. Dewi. 

(Dedy)

Share:

Satgas Pangan Polrestabes Surabaya Sidak Pasar, Stok Dan Harga Beras Terpantau Aman


Lini Indonesia, Surabaya - Satgas Pangan Satreskrim Polrestabes Surabaya bersama Satgas Pangan Polda Jawa Timur melakukan inspeksi (sidak) untuk memeriksa ketersediaan stok dan harga beras di Pasar Pucang Anom dan Pasar Genteng, Surabaya, Selasa (8/9/2026).

Sidak dipimpin Unit 5 Tindak Pidana Ekonomi (Tipidek) Satreskrim Polrestabes Surabaya, yakni Kanit 5 Tipidek AKP Tony Hariyanto, S.H., M.H., Kasubnit Tipidek Iptu Ranggi Putra Perdana, S.H., M.H.; Kasubnit Tipidek Ipda Natanael V., S.Kom. dan Tim Operasional Unit 5 Tipidek.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras jenis Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), medium, dan premium sekaligus mencegah penjualan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP David Manurung, S.E., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, kebutuhan beras masyarakat di wilayah Kota Surabaya sejauh ini masih tercukupi.

“Untuk wilayah Surabaya, ketersediaan stok maupun harga beras secara umum masih terpantau aman. Harga beras SPHP dan medium juga masih relatif normal serta sesuai dengan ketentuan HET,” kata AKP Hadi.

Di Pasar Pucang Anom, petugas melakukan pemeriksaan di Toko Mitra Barokah, Toko Anas, dan Toko Sumber Makmur. Berdasarkan hasil pemantauan, beras SPHP dijual pada kisaran Rp 58.000 hingga Rp60.000 per-kemasan lima kilogram.

Petugas juga memeriksa harga beras medium dan premium. Harga jual beras medium tercatat bervariasi sesuai dengan jenis dan ukuran kemasannya, sedangkan harga beras premium berada pada kisaran yang berbeda berdasarkan merek dan jalur distribusi masing-masing pedagang.

Sementara itu, di Pasar Genteng, pengecekan dilakukan di sejumlah titik penjualan, antara lain TPID, Toko Iskandar, Toko Asat M10, serta Toko Rochman B17–18. Beras SPHP di pasar tersebut dijual pada kisaran Rp 59.000 hingga Rp 60.000 per- kemasan lima kilogram.

Untuk beras premium, harga jual ditemukan bervariasi berdasarkan merek, kualitas, ukuran kemasan, serta harga dari pemasok. 

Beberapa produk tercatat dijual di atas HET karena pedagang memperoleh barang dari tengkulak atau pemasok dengan harga yang berbeda.

Meski demikian, Satgas Pangan memastikan bahwa secara keseluruhan kondisi stok dan harga beras di dua pasar tersebut masih aman dan terkendali. 

Petugas juga mengingatkan para pedagang agar tidak mengambil keuntungan secara tidak wajar serta tetap mematuhi ketentuan harga yang ditetapkan pemerintah.

Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala PD Pasar Genteng Ida dan Kepala PD Pasar Pucang Anom Farah.

AKP Hadi menambahkan, pemantauan stok dan harga bahan pangan dilaksanakan secara rutin setiap hari oleh Satgas Pangan Polrestabes Surabaya atas perintah Kapolrestabes Surabaya melalui Kasat Reskrim. 

"Pelaksanaannya dilakukan oleh Unit 5 Tipidek Satreskrim Polrestabes Surabaya".

“Pengawasan ini bertujuan menjaga ketersediaan stok beras SPHP, medium, dan premium, sekaligus memastikan tidak ada pihak yang menjual beras melampaui batas HET yang ditetapkan pemerintah,” tegasnya.

(Dedy)

Share:

Dukung Asta Cita, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Berdayakan Kelompok Tani Tanam Golden Melon


Lini Indonesia, Surabaya – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Polda Jawa Timur sekaligus menyukseskan Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman melon kuning atau golden melon di lahan Lapangan Colombo, Jalan Ikan Dorang Baru, RT 08/RW 03, Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto mengatakan kegiatan ini dilaksanakan oleh personel penggerak ketahanan pangan Polsek Krembangan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dengan menggandeng Dinas Pertanian Kota Surabaya, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta Kelompok Tani Colombo Garden.

"Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan milik Pemerintah Kota Surabaya agar lebih produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," tutur Iptu Suroto, pada Selasa (8/9).



Iptu Suroto menjelaskan pemilihan golden melon sebagai komoditas yang dibudidayakan mempertimbangkan nilai ekonomis dan kualitas buah yang dihasilkan. 

Melalui pendampingan dari tenaga penyuluh pertanian, proses budidaya diharapkan berjalan dengan baik sehingga mampu menghasilkan buah segar unggulan dengan kualitas panen yang optimal.

"Program ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi bentuk pemberdayaan kelompok tani serta penguatan partisipasi masyarakat dalam mendukung ketersediaan pangan di wilayah perkotaan," katanya.

Kehadiran personel penggerak ketahanan pangan diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani juga menjadi salah satu kunci keberhasilan program tersebut.

Melalui penanaman golden melon ini, Polres Pelabuhan Tanjung Perak berharap gerakan ketahanan pangan dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kelurahan Perak Barat dan Kecamatan Krembangan.

Iptu Suroto menegaskan bahwa dukungan terhadap ketahanan pangan memerlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat kepolisian, tenaga pendamping, hingga masyarakat sebagai pelaksana utama di lapangan.

(Dedy)

Share:

Senin, 07 September 2026

Polri : Salus Populi Suprema Lex Esto, Keselamatan Masyarakat Adalah Hukum Tertinggi


Lini Indonesia, Cikeas – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan bencana maupun konflik sosial. Prinsip tersebut menjadi landasan Polri dalam menyiapkan kekuatan personel dan sarana prasarana melalui Operasi Aman Nusa I dan Operasi Aman Nusa II.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, kesiapan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden yang kemudian diteruskan Kapolri melalui apel gelar pasukan yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo di Lapangan Satlat Brimob Cikeas, Jawa Barat, Senin (7/9/2026).

“Secara prinsip, keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi. Salus Populi Suprema Lex Esto. Ini menjadi salah satu prinsip dari kita,” ujar Isir dalam keterangannya di Cikeas, Senin (7/9/2026).

Isir menjelaskan, Polri menggelar dua operasi kontingensi sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi dinamika yang berkembang. Operasi Aman Nusa I disiapkan untuk menghadapi potensi konflik sosial, sedangkan Operasi Aman Nusa II difokuskan pada penanganan bencana alam.

Kesiapan tersebut dilakukan menyusul berbagai potensi bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Polri terus mengawal proses pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur yang kini mulai memasuki tahap pemulihan.

Di sisi lain, Polri juga terus menangani ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah prioritas, salah satunya Kalimantan Barat. Penguatan dilakukan melalui satuan tugas penyuluhan dan edukasi untuk memetakan serta menangani akar persoalan karhutla.

Selain itu, Polri mencermati peningkatan aktivitas vulkanik sejumlah gunung api di Indonesia, mulai dari Gunung Sinabung di Sumatera Utara, Gunung Anak Krakatau, Gunung Semeru, Gunung Lewotobi di Nusa Tenggara Timur hingga Gunung Ibu di Maluku Utara.

“Polda-Polda yang di mana ada gunung-gunung berapi yang menunjukkan aktivitas vulkanik itu kemudian sudah dalam kondisi yang siap siaga untuk melakukan langkah-langkah penanggulangan,” kata Isir.

Untuk memastikan kesiapan tersebut, Polri melakukan pengecekan kekuatan personel serta berbagai sarana dan prasarana pendukung. Kesiapan itu mencakup satuan tugas sosialisasi dan edukasi, pencarian dan pertolongan, hingga dukungan teknis untuk penanganan bencana maupun konflik sosial.

Waastamaops Kapolri Irjen Pol. Laksana mengatakan, dalam apel tersebut sebanyak 5.582 personel dari Mabes Polri disiapkan untuk diperbantukan atau di-BKO-kan kepada Polda yang membutuhkan dukungan dalam menghadapi bencana.

“Jumlah dari anggota yang diapelkan itu adalah 5.582. Jumlah ini adalah kekuatan yang ada di Mabes Polri untuk nantinya di-BKO-kan kepada Polda yang memerlukan perbantuan dari Mabes Polri,” ujar Laksana dalam keterangannya di Cikeas, Senin (7/9/2026).

Menurut Laksana, dukungan yang diberikan Polri tidak hanya berupa personel, tetapi juga berbagai peralatan untuk mendukung penanganan bencana. Kekuatan tersebut meliputi helikopter, fixed wing, kendaraan operasional, dapur lapangan, water treatment, kendaraan kesehatan hingga personel psikologi untuk memberikan layanan trauma healing.

“Bukan hanya personel yang dibackupkan di sana, tetapi peralatan juga. Baik itu heli, baik itu fixed wing, baik itu kendaraan yang tadi rekan-rekan bisa lihat,” jelasnya.

Laksana menambahkan, Polri juga menyiapkan personel dengan kemampuan khusus untuk mendukung proses pencarian, evakuasi dan perawatan korban. Seluruh kekuatan tersebut dapat digerakkan ke Polda yang terdampak apabila membutuhkan perbantuan.

“Dan apabila Polda yang tidak terkena dampak bencana bisa membantu Polda yang terdampak bencana,” katanya.

Pola tersebut, lanjut Laksana, telah diterapkan dalam penanganan bencana sebelumnya. Polda yang wilayahnya tidak terdampak dapat mengirimkan personel untuk memperkuat Polda yang menghadapi bencana sehingga penanganan di lapangan dapat berjalan lebih optimal.

“Polda yang tidak terdampak ini di-BKO-kan ke Polda yang terdampak untuk menambah kekuatan,” ujar Laksana.

Sementara itu, Isir mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Ia juga mengimbau masyarakat yang terdampak bencana untuk memanfaatkan layanan kepolisian melalui hotline 110.

“Kami siap untuk kemudian membantu. Silakan gunakan hotline yang kami, yaitu 110, karena kami akan siap untuk kemudian merespons dan membantu,” tutur Isir.

Isir juga mengingatkan masyarakat agar mencermati setiap informasi yang beredar di ruang digital, terutama informasi terkait aktivitas gunung api, bencana maupun penutupan bandara. Masyarakat diminta mengutamakan informasi resmi dari pemerintah dan instansi berwenang.

“Masyarakat tetap tenang karena negara dan pemerintah memastikan untuk bisa hadir,” tegasnya.

Dengan kesiapan personel, peralatan, serta dukungan lintas wilayah tersebut, Polri memastikan Operasi Aman Nusa I dan Aman Nusa II menjadi bagian dari langkah kontingensi untuk memberikan respons cepat terhadap setiap perkembangan situasi.

Seluruh kesiapan itu pada akhirnya diarahkan untuk memastikan keselamatan dan perlindungan masyarakat, sebagaimana prinsip yang ditegaskan Kadivhumas Polri, Salus Populi Suprema Lex Esto atau keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi.

(Dedy)

Share:

Polri Kerahkan Water Cannon Dan Bagikan Masker, Layani Masyarakat Terdampak Material Erupsi Gunung Anak Krakatau


Lini Indonesia, Jakarta - Polri bergerak cepat memberikan pelayanan kepada masyarakat menyusul dampak material erupsi Gunung Anak Krakatau yang dirasakan di sejumlah wilayah, Senin (7/9/2026).

Sejumlah langkah pelayanan dilakukan jajaran Polri, mulai dari penyemprotan ruas jalan yang terdampak endapan abu vulkanik menggunakan Armoured Water Cannon (AWC), pembagian masker, kesiapan layanan kesehatan, hingga penyiapan personel SAR dan patroli Sabhara.

Langkah tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak material erupsi, khususnya mengurangi endapan abu vulkanik yang berpotensi kembali beterbangan akibat aktivitas kendaraan serta mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Pelayanan dilakukan di sejumlah wilayah, antara lain Lampung, Banten, Jakarta dan sekitarnya, serta sejumlah wilayah di Jawa Barat. Jajaran Polri terus menyesuaikan langkah penanganan berdasarkan perkembangan situasi dan kondisi di lapangan.

Di Bandar Lampung, Ditsamapta Polda Lampung mengerahkan 1 unit AWC, 1 unit R-4 Karhutla dan 2 unit R-4 pengawalan/patroli untuk melakukan penyemprotan di sejumlah ruas jalan, yakni Jl. ZA Pagar Alam, Jl. Teuku Umar, Jl. Raden Intan, Jl. Ahmad Yani dan Jl. Jenderal Sudirman.

Tidak hanya melakukan penyemprotan, jajaran Polda Lampung juga memperkuat mitigasi kesehatan dan membagikan masker kepada masyarakat. Personel Polresta Bandar Lampung bersama Bhayangkari turun langsung membagikan masker kepada pengendara di kawasan Tugu Adipura.

Pembagian masker juga dilakukan jajaran Polres Lampung Utara kepada masyarakat dan pengguna jalan di kawasan Tugu Payan Mas, Kotabumi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dari potensi paparan abu vulkanik saat beraktivitas di luar ruangan.

Polda Lampung melalui Biddokkes juga menyiapkan langkah mitigasi kesehatan, termasuk kesiapan tim medis, koordinasi pelayanan kesehatan, evakuasi apabila diperlukan serta fasilitas kesehatan rujukan.

Sementara di wilayah hukum Polda Banten, respons dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan 6 unit AWC yang didukung 4 unit R-4 pengawalan/patroli dan 2 unit R-2 pengawalan/patroli.

Penyemprotan dilakukan jajaran Polres dan Polresta di sejumlah titik prioritas. Polres Pandeglang melakukan penyemprotan di Jl. Bhayangkara dan jalur sekitar Alun-Alun Pandeglang. Polres Cilegon menyasar kawasan Jl. Jenderal Sudirman–Bank BJB Cilegon dan Simpang PCI Cilegon.

Kemudian Polresta Serang Kota melakukan penyemprotan di Jl. Protokol Ahmad Yani. Polres Lebak menyasar Jl. RA Kartini, Jl. Iko Jatmiko, Alun-Alun Rangkasbitung, Balong Ranca Lentah, Jl. Insinyur Juanda dan Jl. Siliwangi.

Adapun Polres Serang melakukan penyemprotan di jalur Arteri–Tangerang, sedangkan Polresta Tangerang melakukan langkah serupa di Jl. Protokol dan Jl. Pemda Kabupaten Tangerang.

Penyemprotan dilakukan untuk membantu mengurangi endapan debu vulkanik di ruas jalan sekaligus mendukung keselamatan pengguna jalan dan menjaga kelancaran lalu lintas. 

Selama kegiatan berlangsung, personel mengedepankan keselamatan masyarakat serta memastikan aktivitas dan mobilitas warga tetap berjalan tertib, aman dan kondusif.

Di wilayah Jakarta, Tangerang Selatan dan Kabupaten Bekasi, jajaran Polda Metro Jaya turut mengerahkan AWC berkapasitas 6.000 liter untuk membasahi sejumlah ruas jalan. 

Lokasi tersebut meliputi jalur Patung Kuda–Bank Indonesia–Sarinah–Bundaran HI, Cipinang–Rawamangun–Pulogadung, Jl. RE Martadinata, Jl. Pondok Cabe Raya serta Jl. Raya Tegal Danas, Cikarang Pusat.

Selain melakukan penyemprotan, personel Brimob Polda Metro Jaya juga membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap paparan abu vulkanik.

Di wilayah Jawa Barat, Polres Bogor mengerahkan kendaraan AWC untuk membersihkan endapan abu vulkanik pada sejumlah ruas jalan sekaligus membagikan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan.

Langkah serupa juga dilakukan Polres Cianjur dengan membagikan sekitar 2.000 masker medis kepada pengguna jalan sebagai bentuk pelayanan dan upaya mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

Selain langkah penanganan di tingkat kewilayahan, Kakorsabhara Baharkam Polri juga menyiapkan personel dan sarana SAR serta patroli Sabhara untuk mendukung penanganan apabila dibutuhkan.

Kesiapan tersebut mencakup dukungan pencarian dan pertolongan, evakuasi, pengamanan lokasi terdampak, pengaturan lalu lintas serta patroli di wilayah yang berpotensi mengalami gangguan akibat material erupsi.

Personel SAR dan patroli Sabhara disiapkan untuk bergerak sesuai perkembangan situasi dan kebutuhan di lapangan. 

Mereka juga siap membantu masyarakat, melakukan pemantauan jalur, mengantisipasi potensi gangguan serta memastikan aktivitas masyarakat tetap berlangsung aman dan tertib.

Pelayanan juga diberikan kepada masyarakat di Bandara Soekarno-Hatta. Personel Polri membagikan masker, melakukan pemeriksaan kesehatan, menyediakan vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan, serta membagikan makanan ringan kepada penumpang yang terdampak penundaan penerbangan.

Seluruh langkah tersebut merupakan tindak lanjut kesiapsiagaan Polri dalam menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. 

Jajaran dari tingkat pusat hingga kewilayahan terus melakukan pemantauan dan menyiapkan sumber daya yang dapat digerakkan sesuai perkembangan situasi.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan jajaran Polri terus bergerak berdasarkan perkembangan situasi dan kondisi di masing-masing wilayah.

“Polri hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan pengamanan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan bantuan dan pelayanan. 

Water Cannon dikerahkan untuk membantu menangani endapan abu di jalan, masker dibagikan, pelayanan kesehatan diberikan, serta personel SAR dan patroli Sabhara disiapkan untuk mendukung penanganan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan sekaligus kepedulian Polri untuk memastikan masyarakat mendapatkan bantuan dan pelayanan di tengah situasi yang dapat mengganggu mobilitas serta aktivitas sehari-hari.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Personel di lapangan terus memantau kondisi, memberikan edukasi, membantu pengguna jalan maupun masyarakat yang terdampak, serta siap melakukan langkah berikutnya sesuai kebutuhan,” katanya.

Trunoyudo menegaskan, tidak menutup kemungkinan jajaran Polda dan Polres lainnya akan melakukan langkah serupa apabila terdapat wilayah yang turut terdampak material erupsi.

“Setiap wilayah memiliki kondisi yang berbeda. Karena itu, jajaran Polda dan Polres terus melakukan pemantauan. Apabila terdapat dampak terhadap masyarakat, personel siap bergerak memberikan pelayanan dan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

Polri mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kesehatan, menggunakan masker apabila diperlukan serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Masyarakat juga diharapkan terus mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi, seperti PVMBG/Badan Geologi, BMKG, BNPB, BPBD dan pemerintah daerah.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi Layanan Polisi 110. Sementara untuk kondisi yang membutuhkan pencarian, pertolongan maupun evakuasi, laporan masyarakat akan dikoordinasikan dengan personel dan unsur SAR terkait.

Polri terus memantau perkembangan situasi dan memastikan seluruh jajaran di wilayah yang terdampak maupun berpotensi terdampak siap bergerak memberikan pelayanan kepada masyarakat.

(Dedy)

Share:

Satgas Pangan Polda Jatim Sidak Pasar Pucang, Usut Beras Premium Di Atas HET



Lini Indonesia, Surabaya – Satgas Pangan Polda Jawa Timur bersama Perum Bulog dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Pucang, Surabaya, pada Senin (7/9/2026). 

Langkah taktis ini diambil untuk memantau langsung ketersediaan pasokan serta pergerakan harga komoditas pokok, khususnya beras dan Minyakita di tingkat pengecer. 

Tim gabungan menyisir sejumlah lapak pedagang guna merespons laporan masyarakat terkait lonjakan harga beras premium belakangan ini.

Dir. Reskrimsus Polda Jatim sekaligus Kasatgas Pangan Jatim, Kombes Pol. Dodi Ruyatman, mengungkapkan, bahwa operasi gabungan ini sangat krusial untuk memvalidasi kondisi riil suplai pangan di lapangan.

"Satgas Pangan turun bersama untuk mengecek suplai beras, terutama varian premium". 

"Kami mengonfirmasi adanya informasi mengenai kelangkaan dan tingginya harga beras premium di pasar," ujar Kombes Pol. Dodi Ruyatman di sela-sela sidak.

Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Pucang, stok beras premium sebenarnya relatif aman dan tersedia. Beberapa merek dagang terpantau masih dijual sesuai ketentuan standar. 

Meski begitu, petugas tidak menampik adanya beberapa merek lain yang harganya sudah melambung di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Menyikapi temuan tersebut, Kombes Pol Dodi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Ditreskrimsus Polda Jatim berkomitmen melakukan pendalaman intensif terhadap rantai pasok hilir guna mengurai pemicu utama lonjakan harga tersebut.

"Kami akan menelusuri dari mana asal pasokan beras yang dijual di atas HET ini. Kita harus tahu rantai distribusinya hingga harganya bisa melonjak di tingkat pedagang," tegasnya.

Selain mengawasi pergerakan harga, Satgas Pangan Jatim juga memperketat pengawasan untuk mengantisipasi praktik curang dan spekulan. 

Salah satu yang diwaspadai adalah modus pengoplosan atau repacking, di mana beras medium dikemas ulang menggunakan karung premium demi meraup keuntungan sepihak.

"Kami memonitor ketat potensi perilaku menyimpang dari oknum pengusaha. Misalnya, memanipulasi beras medium menjadi kemasan beras premium. Namun, khusus di Pasar Pucang hari ini, kami belum menemukan indikasi kecurangan tersebut. Monitoring akan terus kami lakukan secara berkala," jelas Kombes Pol Dodi.

Sementara itu, perwakilan Bulog Divre Jatim memastikan distribusi pangan tetap normal dan lancar. Untuk meredam gejolak harga, Bulog terus menggelontorkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ke pasar-pasar. 

"Suplai dari kami lancar dan beras premium tetap tersedia di pasar. Selain itu, beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) terus kami gelontorkan secara masif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di seluruh wilayah Jawa Timur," kata perwakilan Bulog.

Menurut Bulog, kenaikan harga beras premium saat ini lebih dipicu oleh faktor musiman akibat penurunan volume produksi pasca-panen raya terlewati.

Tak hanya beras, tim gabungan juga memastikan pasokan Minyakita aman di tingkat hilir dengan harga dari Bulog sebesar Rp 15.700 demi menjaga keterjangkauan masyarakat. 

(Dedy)

Share:

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Ungkap Pengedar, Sabunya Disimpan Di Kontrakan Sambikerep


Lini Indonesia, Surabaya – Sebuah kamar kontrakan di kawasan Bringin Harapan Gang Buntu, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan narkotika sabu. 

Aktivitas tersebut terbongkar setelah polisi menindaklanjuti informasi yang disampaikan masyarakat.

Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Rabu, 12 Agustus 2026 itu, petugas mengamankan seorang pengedar berinisial BN. (29 tahun) asal Kabupaten Lamongan tersebut terlibat dalam peredaran narkotika sejak Juni 2026.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Dodi Irawan melalui Kasi Humas, AKP Hadi Ismanto, mengatakan, pengungkapan perkara tersebut tidak terlepas dari kepedulian masyarakat dalam memberikan informasi kepada kepolisian.

“Petugas memperoleh informasi dari masyarakat mengenai aktivitas peredaran narkotika". 

"Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui penyelidikan hingga akhirnya dilakukan penangkapan terhadap tersangka di sebuah kamar kontrakan Sambikerep,” ujar AKP Hadi, pada Senin (7/9).



Berdasarkan hasil penyelidikan, BN sengaja menyewa satu kamar kontrakan yang digunakan sebagai tempat menyimpan sabu. Kamar tersebut berfungsi sebagai gudang sebelum barang terlarang itu diedarkan kepada pembeli.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan tiga bungkus plastik klip berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu. Masing-masing memiliki berat bersih sekitar 8,032 gram, 0,981 gram, dan 0,557 gram.

Dengan demikian, total barang bukti sabu yang diamankan mencapai kurang lebih 9,57 gram.

Selain sabu, polisi menyita satu timbangan elektronik merek Camry, dua pak plastik klip, serta dua buku berisi catatan transaksi penjualan sabu, uang tunai sebesar Rp900 ribu dan HP.

BN mendapatkan sabu sebanyak 10 gram dari seseorang berinisial CA yang hingga kini belum tertangkap. Transaksi tersebut disebut berlangsung melalui perantara berinisial AYP yang telah diamankan polisi.

BN telah melakukan transaksi pembelian sabu melalui jaringan tersebut sebanyak lima kali. Barang terlarang itu selanjutnya dipecah menjadi beberapa paket kecil untuk dijual kembali.

“Dari pemeriksaan awal, tersangka menjual sabu dalam paket kecil dengan harga sekitar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu. Untuk setiap setengah gram, sabu dijual dengan harga sekitar Rp650 ribu,” pungkas AKP Hadi.

(Dedy)

Share: