#Attribution1 {height:0px; visibility:hidden; display:none}

Breaking News

Warga Beserta Tokoh Masyarakat Bongkar Bisnis Esek-esek Berkedok Dijadikan LC

Pasuruan, LINDO - Praktek perdagangan manusia (Human Traffiking) anak dibawah umur untuk dijadikan LC sebagai pemuas laki-laki hidung belang masih marak dan berulang kali terjadi di dalam masyarakat.

Kapolres Madiun Sambangi Masjid Terowongan, Ajak Jamaah Jaga Kamtibmas Lewat Jum’at Curhat

Lini Indonesia, Madiun – Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama Polres Madiun melaksanakan ibadah Sholat Jum’at sekaligus kegiatan Jum’at Curhat di Masjid Terowongan, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Jum'at (12/12/2025)

Jelang Nataru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Cek Kesehatan Gratis Di Gate Pelabuhan Jamrud

Lini Indonesia, Surabaya - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat memastikan keamanan dan keselamatan transportasi publik

Do'a Bersama HUT Reserse, Kapolres : Spiritual Perkuat Mental

Lini Indonesia, Pasuruan - Polres Pasuruan memperingati Hari Jadi Reserse Ke-78 dengan menggelar doa bersama dan santunan anak yatim di Masjid Polres Pasuruan, Kamis (4/12/2025)

Patroli Jalan Kaki Kapolrestabes Surabaya Di KBS, Bagi Cokelat Dan Jamin Keamanan Pengunjung

Lini Indonesia, Surabaya – Suasana Lebaran masih terasa di Surabaya. H+5 Idul Fitri, Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Lutfi Sulistiawan, tak hanya memimpin patroli rutin, tetapi juga melakukan patroli kaki di Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Jum'at siang (3/4/2025)

Rabu, 08 Juli 2026

Wakapolri Raih Penghargaan The Visionary Leader of National Security, Akademisi Apresiasi Reformasi Dan Transformasi Polri


Lini Indonesia, Jakarta – Wakapolri di dampingi Kasatgas Pusat Studi Kepolisian (Ijp Dr Susilo Teguh R, M.Si, ), Sekretaris Percepatan Refirmasi Polri (Ijp Kristiono, S.Ik., M.Si) dan Dir PPA-PPO (Bjp Dr Nurul Azizah, M.Si) menerima kunjungan rektor UNISSULA beserta rombongan, 08 Juli 2026.

Komitmen Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. dalam mengakselerasi reformasi dan transformasi Polri mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. 

Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menganugerahkan penghargaan The Visionary Leader of National Security yang diserahkan langsung oleh Rektor Unissula, Prof. H. Gunarto, S.H., M.H., dalam audiensi di Ruang Rapat Wakapolri, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (8/7).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan akademik atas kepemimpinan visioner Wakapolri dalam mendorong reformasi kelembagaan Polri melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, transformasi pendidikan kepolisian, pengembangan scientific policing, serta pembangunan kolaborasi strategis antara institusi kepolisian dan perguruan tinggi sebagai fondasi penguatan sistem keamanan nasional.

Rektor Unissula, Prof. H. Gunarto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut lahir dari penilaian akademik terhadap arah pembaruan yang sedang dijalankan Polri.

“Fakultas Hukum Unissula menganugerahkan penghargaan The Visionary Leader of National Security kepada Bapak Wakapolri karena kami menilai beliau berhasil menghadirkan paradigma baru dalam pembangunan institusi Polri". 

"Reformasi pendidikan kepolisian, penguatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan scientific policing, transformasi STIK-PTIK menuju Universitas Kepolisian, hingga pembentukan jejaring Pusat Studi Kepolisian bersama perguruan tinggi merupakan langkah-langkah visioner yang menunjukkan bahwa keamanan nasional harus dibangun di atas fondasi ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi,” ujar Prof. Gunarto.

Menurutnya, kepemimpinan yang visioner bukan hanya mampu menjawab tantangan hari ini, tetapi juga menyiapkan institusi menghadapi perubahan di masa depan.

“Apa yang sedang dilakukan Bapak Wakapolri merupakan investasi jangka panjang bagi lahirnya Polri yang semakin profesional, adaptif, humanis, serta mampu menjawab dinamika keamanan global melalui kolaborasi dengan dunia akademik. Atas dasar itulah penghargaan ini kami persembahkan sebagai bentuk penghormatan akademik sekaligus dukungan terhadap arah reformasi dan transformasi Polri,” lanjutnya.

Di bawah koordinasi Wakapolri pada bidang pembinaan organisasi, Polri saat ini tengah menjalankan berbagai agenda strategis reformasi. 

Di antaranya pengembangan Laboratorium Kepemimpinan Digital di Sespim Polri untuk membentuk pemimpin adaptif di era digital, pembangunan Laboratorium Sosial di Akademi Kepolisian sebagai wahana penerapan scientific policing, transformasi STIK-PTIK menuju Universitas Kepolisian (UNIPOL).

Pembentukan Pusat Studi Kepolisian bersama 77 perguruan tinggi di Indonesia, reformasi kurikulum pendidikan yang berorientasi pada hak asasi manusia, kepemimpinan, dan pelayanan publik, serta peningkatan kompetensi penyidik melalui program sertifikasi nasional.

Berbagai transformasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan Polri dalam menghadapi tantangan keamanan kontemporer termasuk penanganan tindak pidana siber, perlindungan perempuan dan anak, pemberantasan tindak pidana perdagangan orang, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepolisian berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menerima penghargaan tersebut, Wakapolri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Fakultas Hukum Unissula. 

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan kehormatan bagi seluruh insan Polri yang terus berkomitmen melakukan transformasi institusi.

“Transformasi Polri tidak mungkin dilakukan sendiri. Kami membutuhkan kemitraan dengan perguruan tinggi agar setiap kebijakan, sistem pendidikan, dan penegakan hukum semakin berbasis riset, ilmu pengetahuan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat". 

"Kolaborasi akademik adalah bagian penting dalam membangun Polri yang semakin profesional, modern, dan dipercaya publik,” ujar Wakapolri.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unissula juga mengundang Wakapolri untuk menjadi keynote speaker pada Seminar Internasional Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang akan diselenggarakan pada 30 Juli 2026. 

Forum internasional tersebut akan menghadirkan delegasi dari 18 negara di lima benua guna membahas berbagai strategi penanganan kejahatan transnasional, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan perempuan, anak, dan perdagangan orang.

Wakapolri menyambut baik undangan tersebut dan menegaskan bahwa kolaborasi internasional maupun kemitraan dengan dunia akademik merupakan bagian penting dalam memperkuat kapasitas Polri menghadapi kejahatan yang semakin kompleks dan lintas batas negara.

Audiensi ini menjadi penegasan bahwa hubungan antara Polri dan Unissula tidak hanya sebatas kemitraan kelembagaan, tetapi berkembang menjadi kolaborasi strategis dalam pengembangan ilmu kepolisian, penguatan kebijakan berbasis riset, serta mendukung reformasi Polri menuju institusi yang semakin profesional, modern, humanis, dan presisi.

(Dedy) 

Share:

Kapolri Instruksikan Optimalkan Penanganan Karhutla Di Riau


Lini Indonesia, Riau - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau. 

Instruksi tersebut disampaikan saat meninjau langsung kesiapan Polda Riau terkait dengan penanganan sekaligus menyerahkan peralatan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026). 

"Tadi kita cek satu per-satu, dan Alhamdulillah saya lihat bahwa seluruh stakeholder yang ada, ini mulai dari Basarnas, kemudian jugq dari BNPB ya, dari BPBD", 

"TNI-Polri, Manggala Agni, kemudian juga ada perusahaan-perusahaan swasta, dan juga seluruh kekuatan yang ada, semuanya bersatu. Dan ini tentunya yang kita butuhkan untuk menghadapi potensi Karhutla," kata Sigit. 

Berdasarkan laporan BPBD, sampai saat ini ada sekitar 15 ribu Hotspot yang sudah terdeteksi. "Dan kemudian pada saat dilakukan 

pendalaman, kurang lebih ada titik api 329 titik yang perlu dilakukan pemadaman. Dan sampai saat ini, termonitor beberapa titik api tersebut ada di luasan kurang lebih 15.000 hektar ya," ujar Sigit. 

Dalam hal ini, Sigit mengingatkan kepada seluruh personel dan elemen terkait untuk memaksimalkan penanganan karhutla khususnya di Riau. Apalagi, Indonesia juga akan dilanda El Nino. 

"Karena memang di Riau ini kebakaran hutannya berbeda dibandingkan dengan wilayah lain. Jadi ada dua kali potensi kebakaran hutan, dan salah satunya yang kita hadapi adalah di bulan Juli, Agustus, mungkin sampai September," ucap Sigit. 

Untuk mengoptimalkan penanganan karhutla, Sigit menekankan kepada personel untuk memperkuat seluruh peralatan yang ada. "Yang tentunya kita semua, khususnya Riau, dan juga saya ingatkan pada seluruh jajaran untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik," tutur Sigit.

Menurut Sigit, personel harus mempersiapkan sumber air ketika terjadinya potensi kekeringan. Kemudian, memperkuat edukasi serta sosialisasi soal pencegahan dan bahaya akan karhutla. 

"Peraturan dari Pemerintah Daerah saya kira sudah ada, dari Pemerintah Pusat sudah ada, bagaimana terkait dengan tata aturan terkait dengan pembukaan kawasan ya, apalagi untuk dilakukan penanaman-penanaman yang tentunya semua ada aturannya," tegas Sigit. 

Di sisi lain, Sigit memaparkan sudah memberikan peralatan pendukung tambahan kepada Polda Riau untuk mengoptimalisasi Karhutla. 

Kemudian, Sigit juga menyinggung soal jalur komunikasi yang diharapkan tak putus agar dapat terus berkoordinasi dengan Command Center. 

"Juga tadi ada beberapa peralatan mulai dari kendaraan roda dua yang bisa digunakan cepat untuk datang ke tempat yang terjadi potensi adanya titik api, dan juga alat berat". 

"Saya kira beberapa alat yang juga bisa digunakan untuk membuat sumur bor, sehingga kemudian ini bisa digunakan untuk mempersiapkan sumber-sumber air baru," ujar Digital. 

"Saya kira ini sebagai bagian dari bentuk kesiapan dari jajaran. Dan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang ada di wilayah Riau yang terus melakukan

berbagai macam upaya dan yang paling utama adalah bagaimana menjaga sinergitas dan menjaga kolaborasi. 

Bagaimana kemudian ini kita sosialisasikan agar masyarakat sama-sama menjaga, merawat hutan kita, sehingga kemudian semuanya bisa terjaga untuk masyarakat, untuk anak-anak cucu kita, untuk generasi yang akan datang," tambah Sigit mengakhiri.

(Dedy) 

Share:

Jagung Petani Sukorejo Tembus Bulog, Polisi Kawal Pengiriman Hasil Panen


Lini Indonesia, Pasuruan – Hasil panen jagung milik petani di Kecamatan Sukorejo berhasil dipasarkan ke Perum Bulog dengan pendampingan dari Polsek Sukorejo. 

Pengiriman tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Selasa (7/7/2026).

Pengiriman hasil panen dipimpin Ps. Kanit Binmas Polsek Sukorejo AIPDA Budi Harsono bersama perwakilan Bulog Pasuruan, M. Irianto dan Moh. Ali. Sebelum pengiriman dilakukan, petugas bersama pihak Bulog terlebih dahulu mengecek kadar air jagung pipil milik petani di Dusun Doyong, Desa Kenduruan.

Dari hasil pemeriksaan, kadar air jagung tercatat sebesar 17 persen sehingga memenuhi syarat untuk dilakukan penimbangan dan pembelian oleh Bulog. Setelah proses penimbangan selesai, total hasil panen yang dikirim mencapai 44 karung dengan berat keseluruhan 2.793 kilogram atau sekitar 2,79 ton.

Kapolsek Sukorejo Iptu Bakti Adi Prayogo mengatakan, pendampingan yang dilakukan personelnya merupakan bentuk dukungan Polri terhadap petani agar hasil panen dapat terserap dengan baik melalui Bulog.

"Kami terus mendampingi para petani, mulai dari proses budidaya hingga pemasaran hasil panen. Harapannya, petani memperoleh kepastian pasar dan semakin termotivasi meningkatkan produksi sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional," ujarnya.

Jagung pipil dengan kadar air 17 persen tersebut dibeli Bulog Pasuruan dengan harga Rp6.300 per kilogram. Penyerapan hasil panen ini diharapkan mampu memberikan kepastian harga bagi petani sekaligus menjaga ketersediaan stok pangan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Polsek Sukorejo bersama Bulog berkomitmen terus bersinergi mendampingi petani agar hasil panen dapat terserap secara optimal dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

(Dedy) 

Share:

Komplotan Begal Diringkus Resmob Sat-Reskrim Polrestabes Surabaya


Lini Indonesia, Surabaya - Unit Resmob Sat-Reskrim Polrestabes Surabaya Polda Jatim berhasil mengungkap komplotan dugaan pelaku tindak pidana pencurian dan pemberatan.

Dua pelaku dari komplotan tersebut inisial M.R. (34) warga Dupak Masigit PJKA Surabaya dan M.J. (30) warga Jl. Rembang Bubutan Surabaya berhasil diringkus Unit Resmob Sat-Reskrim Polrestabes Surabaya. 

Kedua pelaku diringkus di sebuah warung kopi di Jl. Parang Kusumo, Kemayoran, Kec. Krembangan, Kota Surabaya, usai melakukan aksi kejahatannya bersama rekannya.

Menurut Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto S.H., mengatakan, awalnya korban bersama temannya berangkat bermain bola di lapangan Putra Agung Surabaya dengan memakai motor sendiri-sendiri. 

Ditengah perjalanan, tiba-tiba korban diberhentikan oleh komplotan pelaku berjumlah 4 orang yang tidak kenalnya, lanjut Kasi Humas (08/07/2026).

Salah seorang pelaku mengatakan bahwa korban mirip dengan orang yang ikut tawuran di Kenjeran, katanya. 

AKP Hadi menyampaikan, salah seorang pelaku kemudian naik motor bersama korban (Berboncengan), korban dibawa ke suatu tempat sambil diikuti 3 orang rekan pelaku dari belakang sedangkan teman korban dibiarkan kabur. 

Setelah diajak berputar-putar pelaku, mulai dari melintasi Jl. WR. Supratman kemudian putar balik menuju lampu merah Kenjeran lalu belok ke kanan ke arah Tambang Boyo hingga sampai di lampu merah belok kanan arah Pacar Keling, setelah itu sampai di rel Kereta Api daerah Ambengan Surabaya, bebernya. 



AKP Hadi menjelaskan, di daerah Ambengan Surabaya tersebut pelaku menyuruh korban turun dari motornya kemudian disuruh mengeluarkan Hp, STNK dan kunci motor keyless.

"Namun korban tidak mau, akhirnya salah seorang pelaku langsung memukul wajah korban kemudian mengambil barang milik korban," tegasnya. 

Kasi Humas menerangkan, setelah itu korban dipaksa naik motor lagi kemudian dibawa pelaku ke arah Jl. Kusuma Bangsa Surabaya. Setelah tiba di Jl. Kusuma Bangsa Surabaya korban dipaksa turun dari motornya tapi tidak mau. 

Akhirnya pelaku mengeluarkan senjata tajam (Sajam) dari saku celananya sehingga korban ketakutan lalu turun dari motor. Di tempat tersebut pelaku juga memukul korban mengenai kepalanya, tambahya.

"Setelah kejadian ditempat tersebut akhirnya komplotan pelaku membawa kabur motor, handphone, dan kunci korban," imbuhnya.

Menurut pengakuan pelaku bahwa mereka telah melakukan aksi pencurian dengan pemberatan dan atau pencurian dengan kekerasan di beberapa tempat (TKP) berbeda-beda di Kota Surabaya yakni di depan kantor pos Jl. Kebonrojo Surabaya dan disamping Masjid Rahmat Kembang Kuning Surabaya, tuturnya. 

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni : 3 unit Hp beserta IMEI, dua unit motor dan sebilah pisau/belati. Selain itu pelaku dijerat dengan Pasal Pasal 477 KUHP dan atau 479 KUHP, pungkasnya. 

(Dedy) 

Share:

Selasa, 07 Juli 2026

Polres Pasuruan Ukir Prestasi di Polda Jatim, Juara II Tertib Administrasi Pelaporan DORS Dan Ungkap Kasus


Lini Indonesia, Pasuruan - Polres Pasuruan meraih penghargaan Juara II Tertib Administrasi Pelaporan Laporan Polisi pada Aplikasi DORS Polri tingkat Polda Jawa Timur. 

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Polres Pasuruan dalam menjaga kualitas administrasi pelaporan. Penghargaan diserahkan di Gedung Rupatama Polda Jawa Timur, Selasa (7/7/2026).

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menerima penghargaan tersebut usai mengikuti Analisa dan Evaluasi (Anev) Sitkamtibmas Triwulan II Tahun 2026 yang dipimpin Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto. 

Kegiatan ini diikuti para pejabat utama Polda Jatim dan seluruh Kapolres jajaran.

Selain menjadi forum evaluasi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Anev juga membahas capaian Kinerja Operasional, Penegakan Hukum, pemeliharaan Kamtibmas, hingga Peningkatan Kualitas Pelayanan kepada masyarakat.

Berdasarkan hasil evaluasi, Polres Pasuruan mencatat 435 perkara kejahatan dengan 442 perkara berhasil diselesaikan. Capaian tersebut menghasilkan tingkat penyelesaian perkara sebesar 101,61 persen dengan rata-rata waktu penyelesaian 5 hari 1 jam 14 menit.



Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan, penghargaan yang diterima merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh personel Polres Pasuruan dalam meningkatkan kualitas administrasi pelaporan.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan administrasi pelaporan sesuai ketentuan yang berlaku. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polres Pasuruan," ujarnya.

Ia berharap seluruh fungsi di lingkungan Polres Pasuruan dapat mempertahankan prestasi tersebut sekaligus terus meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

(Dedy) 

Share:

Senin, 06 Juli 2026

Polisi Di Rembang Bantu Bibit Jagung Dan Dampingi Petani Kelola Lahan


Lini Indonesia, Pasuruan - Peran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan nasional. 

Melalui Bhabin Kamtibmas, Polsek Rembang melakukan pemantauan pengolahan lahan sekaligus menyalurkan bantuan bibit jagung kepada petani binaan sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Rembang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Senin (6/7/2026).

Kegiatan dilaksanakan oleh Bhabin Kamtibmas Polsek Rembang AIptu Indra Juli Trianto. 

Selain memantau kesiapan lahan yang akan ditanami jagung, ia juga menyerahkan bantuan bibit jagung kepada petani binaan Polsek Rembang sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.

Kapolsek Rembang AKP Supriyanto mengatakan, pendampingan kepada petani merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

"Melalui pendampingan dan pemberian bantuan bibit jagung, kami berharap masyarakat semakin termotivasi memanfaatkan lahan pertanian sehingga mampu meningkatkan hasil produksi dan mendukung ketahanan pangan nasional," ujar AKP Supriyanto.

Hasil pemantauan menunjukkan kondisi lahan pertanian milik petani binaan Polsek Rembang dalam keadaan baik dan siap untuk ditanami jagung. 

Bantuan bibit yang disalurkan diharapkan dapat mempercepat proses penanaman sekaligus meningkatkan produktivitas lahan.

"Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar". 

Polsek Rembang berharap sinergi antara Polri dan masyarakat terus terjalin sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi para petani di wilayah Kecamatan Rembang.

(Dedy) 

Share:

Polres Pasuruan Amankan Tiga Tersangka Kasus Pencurian Sapi Di Tutur


Lini Indonesia, Pasuruan – Satreskrim Polres Pasuruan Polda Jatim bersama Unit Reskrim Polsek Nongkojajar berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dua ekor sapi yang terjadi di Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. 

Dalam pengungkapan tersebut, Tiga orang terduga pelaku berhasil diamankan pada Minggu (5/7/2026) dini hari di lokasi yang berbeda.

Kasus ini bermula dari laporan seorang peternak yang kehilangan Dua ekor sapi miliknya di kandang yang berada di area ladang. 

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Kamis (2/7/2026) malam dan baru diketahui korban keesokan paginya. 

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 35 juta. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sapi diduga diangkut menggunakan sebuah mobil pikap berwarna hitam.

Menindak-lanjuti laporan masyarakat, Tim Opsnal Unit I Satreskrim Polres Pasuruan bersama Unit Reskrim Polsek Nongkojajar melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan Tiga tersangka berinisial PS, AP, dan H. 

Selain mengamankan para tersangka, Polisi juga mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno menyampaikan bahwa saat ini ketiga tersangka telah diamankan di Mapolres Pasuruan. 

"Penyidik masih terus mendalami peran masing-masing tersangka guna proses hukum lebih lanjut," kata Iptu Joko, Selasa (7/7/2026).

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Polres Pasuruan Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan agar dapat segera ditindaklanjuti. 

(Dedy) 

Share: