#Attribution1 {height:0px; visibility:hidden; display:none}

Breaking News

Warga Beserta Tokoh Masyarakat Bongkar Bisnis Esek-esek Berkedok Dijadikan LC

Pasuruan, LINDO - Praktek perdagangan manusia (Human Traffiking) anak dibawah umur untuk dijadikan LC sebagai pemuas laki-laki hidung belang masih marak dan berulang kali terjadi di dalam masyarakat.

Kapolres Madiun Sambangi Masjid Terowongan, Ajak Jamaah Jaga Kamtibmas Lewat Jum’at Curhat

Lini Indonesia, Madiun – Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama Polres Madiun melaksanakan ibadah Sholat Jum’at sekaligus kegiatan Jum’at Curhat di Masjid Terowongan, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Jum'at (12/12/2025)

Jelang Nataru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Cek Kesehatan Gratis Di Gate Pelabuhan Jamrud

Lini Indonesia, Surabaya - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat memastikan keamanan dan keselamatan transportasi publik

Do'a Bersama HUT Reserse, Kapolres : Spiritual Perkuat Mental

Lini Indonesia, Pasuruan - Polres Pasuruan memperingati Hari Jadi Reserse Ke-78 dengan menggelar doa bersama dan santunan anak yatim di Masjid Polres Pasuruan, Kamis (4/12/2025)

Patroli Jalan Kaki Kapolrestabes Surabaya Di KBS, Bagi Cokelat Dan Jamin Keamanan Pengunjung

Lini Indonesia, Surabaya – Suasana Lebaran masih terasa di Surabaya. H+5 Idul Fitri, Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Lutfi Sulistiawan, tak hanya memimpin patroli rutin, tetapi juga melakukan patroli kaki di Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Jum'at siang (3/4/2025)

Minggu, 02 Agustus 2026

Pantau Tanaman Jagung Di Pohgading, Bhabin Kamtibmas Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan


Lini Indonesia, Pasuruan – Tanaman jagung milik warga di Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, menjadi sasaran pemantauan Bhabin Kamtibmas Polsek Pasrepan sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. 

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat sekaligus memastikan pemanfaatan lahan pertanian terus berjalan, Sabtu (1/8/2026).

Pemantauan dilaksanakan oleh Kanit Binmas Polsek Pasrepan Aipda Yudha S., S.H. di lahan jagung milik warga Desa Pohgading. 

Selain melihat perkembangan tanaman, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun komunikasi dengan petani agar terus memanfaatkan lahan pertanian secara produktif dalam mendukung implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.

Kapolsek Pasrepan AKP Marti, S.H., M.H. mengatakan, kehadiran Bhabin Kamtibmas di tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah sekaligus memperkuat kemitraan dengan warga.

"Melalui kegiatan pemantauan ini, kami ingin terus menjalin komunikasi dengan masyarakat serta memberikan motivasi agar pemanfaatan lahan pertanian dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi ketahanan pangan," ujar AKP Marti.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan, Polri akan terus mendukung berbagai program yang berdampak positif bagi masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan kolaboratif.

"Kehadiran anggota Polri di lapangan diharapkan dapat memperkuat kemitraan dengan masyarakat serta mendorong partisipasi warga dalam mendukung program ketahanan pangan nasional," tegas AKBP Harto Agung Cahyono.

Kegiatan pemantauan berlangsung aman dan lancar. Melalui komunikasi dan pendampingan yang terus dilakukan, diharapkan semangat masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian semakin meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Pasuruan.

(Dedy) 

Share:

Karnaval Akulturasi Budaya Desa Pagowan Berlangsung Meriah, Kapolsek Pasrujambe Ajak Warga Jaga Ketertiban


Lini Indonesia, Lumajang – Ribuan warga memadati ruas jalan di Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, untuk menyaksikan Pagowan Karnaval Akulturasi Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang digelar sejak Sabtu (1/8/2026) sore hingga Minggu (2/8/2026) pagi itu berlangsung meriah dengan menampilkan beragam atraksi seni budaya, mulai dari tarian tradisional hingga tari modern yang dibawakan oleh para peserta karnaval.



Sebanyak 16 peserta mengikuti pawai budaya dengan menempuh rute sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer, dimulai dari depan Kantor Kecamatan Pasrujambe menuju Dusun Pakurejo, Dusun Pagowan, Dusun Krajan, hingga berakhir di SP3 Kampung KB Dusun Krajan.

Acara dihadiri Camat Pasrujambe Muhammad Saiful, S.AP., Kapolsek Pasrujambe AKP Sujianto, S.H., perwakilan Koramil Pasrujambe, Kepala Desa Pagowan Mat Salim beserta Jajaran Perangkat Desa, panitia pelaksana, serta sekitar seribu warga yang memadati sepanjang jalur karnaval.



Kapolsek Pasrujambe AKP Sujianto mengatakan, pihaknya menerjunkan personel untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

"Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI." 

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif berkat kerja sama semua pihak, mulai dari panitia, Pemerintah Desa, TNI, Polri, Linmas, hingga masyarakat," ujar AKP Sujianto.



Ia menambahkan, sebelum kegiatan dimulai, kepolisian juga memberikan imbauan kepada peserta maupun penonton agar tidak mengonsumsi minuman keras serta selalu menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya karnaval.

"Kami mengingatkan seluruh peserta dan penonton untuk menghindari minuman keras karena dapat memicu gangguan keamanan". 



Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat agar memastikan rumah dalam keadaan aman sebelum berangkat menonton, seperti : "mengunci pintu, mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, dan memastikan kompor sudah dalam kondisi aman untuk mencegah terjadinya kebakaran," jelasnya.

Selain pengamanan dari 11 personel Polsek Pasrujambe, kegiatan juga didukung 10 personel Koramil Pasrujambe serta 30 anggota Linmas yang ditempatkan di sejumlah titik sepanjang jalur karnaval guna mengatur arus Lalu Lintas dan menjaga keamanan masyarakat.



Berbagai penampilan seni budaya yang dipadukan dengan kreativitas warga menjadi daya tarik utama dalam Pagowan Karnaval Akulturasi Budaya. 

Penampilan tarian tradisional berpadu dengan tari modern serta iringan musik dari sound system menghibur ribuan masyarakat yang memadati lokasi sejak sore hingga acara berakhir.



AKP Sujianto berharap semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat melalui kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari pelestarian budaya sekaligus mempererat persatuan.

"Karnaval budaya seperti ini bukan hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan menjaga persatuan antar warga". 

Kami berharap kegiatan positif seperti ini terus dilaksanakan dengan tetap mengutamakan keamanan, ketertiban, dan keselamatan bersama," pungkasnya.

(Eksan) 

Share:

Sabtu, 01 Agustus 2026

Serentak Jelang HUT RI Ke-81, Polsek Bangil Kerahkan Personel Bersama Tiga Pilar Bangkitkan Nasionalisme Lewat Gerakan Bendera Merah Putih


Lini Indonesia, Pasuruan - Polsek Bangil mengerahkan seluruh jajaran personel bersama TNI, unsur Tiga Pilar, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Tim Penggerak (TP) PKK, KOMPAKK, tokoh agama (Toga), dan tokoh masyarakat (Tomas) menggelar Gerakan Pembagian dan Pemasangan Bendera Merah Putih secara serentak di wilayah Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan diawali dengan apel gabungan di halaman Mapolsek Bangil yang dipimpin Kapolsek Bangil, Kompol Ahmad Firman, S.H. Dalam arahannya, Kapolsek menegaskan, seluruh personel harus bersinergi mengajak masyarakat mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai wujud cinta Tanah Air sekaligus memperkuat semangat persatuan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.

Usai apel, para Bhabinkamtibmas langsung bergerak ke wilayah binaan masing-masing untuk berkoordinasi dengan lurah dan Babinsa, kemudian membagikan serta memasang Bendera Merah Putih di rumah-rumah warga. 

Seluruh proses dilakukan secara humanis, mulai dari meminta izin kepada pemilik rumah hingga mengajak warga bersama-sama menghormati Sang Merah Putih setelah berkibar.

Sementara itu, personel Polsek Bangil lainnya bersama unsur Muspika, Bhayangkari, Persit, TP PKK, dan KOMPAKK melaksanakan pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat di kawasan pasar. 

Untuk menjamin kelancaran kegiatan, Unit Lalu Lintas Polsek Bangil melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan tertib.

Sebagai bagian dari publikasi kegiatan, Polsek Bangil juga mendokumentasikan seluruh rangkaian, mulai dari apel, pembagian bendera, hingga pemasangan Bendera Merah Putih di rumah-rumah warga sebagai bentuk edukasi sekaligus ajakan kepada masyarakat agar turut menyemarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan di Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, dengan penyerahan Bendera Merah Putih kepada warga oleh jajaran Polri bersama TNI dan Pemerintah Kelurahan. 

Kehadiran aparat disambut antusias masyarakat yang secara sukarela ikut memasang bendera sebagai simbol penghormatan kepada jasa para pahlawan dan wujud nyata semangat nasionalisme.

Melalui gerakan serentak tersebut, Polsek Bangil berharap kesadaran masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih semakin meningkat sehingga nilai-nilai persatuan, gotong-royong, dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia terus terpelihara di tengah kehidupan bermasyarakat.

(Dedy) 

Share:

Tanaman Mentimun Di Siyar Tumbuh Baik, Bhabin Kamtibmas Dukung Ketahanan Pangan Bersama Warga


Lini Indonesia, Pasuruan - Tanaman mentimun milik warga di Desa Siyar, Kecamatan Rembang, menunjukkan pertumbuhan yang baik berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan Bhabin Kamtibmas Polsek Rembang. 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Jum'at (31/7/2026).

Pemantauan dilakukan oleh Kanit Binmas Polsek Rembang Aiptu Rizal Chairul Kalam di lahan tanaman mentimun milik warga binaan Polsek Rembang. 

Selain memantau perkembangan tanaman, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat komunikasi dengan petani sekaligus memberikan motivasi agar lahan pertanian terus dimanfaatkan secara produktif.

Kapolsek Rembang AKP Supriyanto, S.H., mengatakan, kehadiran Bhabin Kamtibmas di tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah sekaligus memperkuat kemitraan dengan warga.

"Melalui kegiatan pemantauan ini, kami ingin terus membangun komunikasi dengan masyarakat serta memberikan semangat kepada para petani agar terus mengembangkan potensi pertanian yang dimiliki sehingga dapat mendukung ketahanan pangan," ujar AKP Supriyanto.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan, Polri akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata dan memperkuat sinergi dengan warga.

"Kehadiran anggota Polri di lapangan diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah serta mendorong partisipasi warga dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional," tegas AKBP Harto Agung Cahyono.

Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi tanaman mentimun di lahan milik warga binaan Polsek Rembang terpantau tumbuh dengan cukup baik. 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar sebagai bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Pasuruan.

(Dedy) 

Share:

Jumat, 31 Juli 2026

"Satgas Unit Reaksi Cepat Ditreskrimum Polda Jatim," Ungkap 178 Kasus Dan 206 Pelaku 3C Di Bulan Juli 2026


Lini Indonesia, Surabaya - Jajaran Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim beserta Polres Jajaran berhasil ungkap tindak pidana kasus Curat, Curas dan Curanmor (3C) di wilayah Jawa Timur selama periode bulan Juli  2026, yang sangat meresahkan bagi masyarakat.

Hasil pengungkapan ini merupakan komitmen dari Ditreskrimum Polda Jatim dan Polres Jajaran di dalam memberantas segala jenis kejahatan khususnya kasus tindak pidana 3C yang terjadi di wilayah hukum Polda Jatim.

"Di dalam pemberantasan kasus 3C, Ditreskrimum Polda Jatim dan Polres Jajaran telah membentuk "Tim Satgas (Satuan Petugas) Unit Reaksi Cepat," untuk menangkap para pelaku 3C di wilayah Jawa Timur," tutur Kombes Pol. Jules Abraham Abast, Kabid Humas Polda Jatim bersama Dir. Reskrimum Polda Jatim Kombes Pol. Roy H.M. Sihombing, S.I.K., dan Wadir Reskrimum Polda Jatim AKBP Umar serta Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Zumhur, Jum'at (31/07/2026).

Kombes Pol. Roy H.M. Sihombing, S.I.K., Dir. Reskrimum Polda Jatim melanjutkan, hasil pengungkapan tindak pidana (3C) ini dalam periode bulan Juli 2026. 

Setiap bulannya, kami akan mengiformasikan kepada masyarakat terkait pengungkapan kasus tindak pidana 3C, yang terjadi di wilayah Jawa Timur, sambungnya.

Kombes Pol. Roy H.M. Sihombing, S.I.K., menuturkan, kami membentuk "Satgas (Satuan Petugas) Reaksi Cepat," bersama Polres Jajaran untuk menangkap para pelaku kejahatan pencurian, baik dalam bentuk Kekerasan, Pemberatan maupun Pencurian Kendaraan Bermotor.

Pelaku kejahatan yang ditangkap ini baik dilakukan secara kelompok, perorangan maupun sindikat atau jaringan, tambahnya. 

Kombes Pol. Roy H.M. Sihombing, S.I.K., menerangkan, adapun hasil pengungkapan kasus tindak pidana 3C dalam periode bulan Juli 2026, "Satgas Unit Reaksi Cepat Ditreskrimum Polda Jatim," berhasil mengungkap sebanyak 178 kasus.

"Dari 178 kasus, kami menangkap pelaku kejahatan (3C) di wilayah hukum Polda Jatim dengan jumlah pelaku sebanyak 206 orang terdiri dari 199 laki-laki dan 7 orang perempuan," tegas Dir. Reskrimum Polda Jatim.



Kombes Pol. Roy H.M. Sihombing menjelaskan, adapun hasil ungkap 3C dengan perincian yaitu : Curat (Pencurian Pemberatan) sebanyak 98 kasus, Curas (Pencurian Kekerasan) sebanyak 29 kasus dan serta Curanmor sebanyak 51 kasus.

Selain itu kami juga mengamankan barang bukti yaitu : uang tunai senilai Rp 9.495.500., kendaraan roda empat sebanyak 7 unit, kendaraan roda dua sebanyak 104 unit (8 unit terlibat dalam kasus pencurian kekerasan dan 96 unit terlibat dalam kasus pencurian pemberatan).

Barang bukti elektronik ada 7 unit, emas 5,58 gram, Kunci letter T sebanyak 41 buah, Sajam (Senjata Tajam) sebanyak 7 bilah, senjata api satu pucuk, 3 sapi, kambing se-ekor, bebek 78 ekor dan 10 ekor ayam, bebernya.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Roy mengatakan, pengungkapan tindak pidana kasus barang elektronik, kunci letter T, Sajam dan senjata api berhasil diungkap Polresta Malang. 

Sedangkan kasus tindak pidana pengungkapan hewan ternak diungkap Polres Lumajang, Nganjuk, Blitar Kota dan Banyuwangi.



Berdasarkan hasil evaluasi pengungkapan tindak pidana 3C di bulan Juli 2026, terbanyak yakni : Polrestabes Surabaya kemudian Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Polres Malang, ungkapnya. 

Dengan terbentuknya "Tim Satgas Unit Reaksi Cepat Ditreskrimum Polda Jatim beserta Polres Jajaran".

"Kami selalu berkomitmen untuk melakukan peneggakan hukum secara konsisten dalam pengungkapan kasus 3C yang sangat meresahkan masyarakat". 

"Disamping itu kami mengharapkan kerjasama dan dukungan masyarakat untuk memberikan informasi terkait kasus tindak pidana 3C".

"Selain itu kami melakukan tindakan tegas dan terukur, terhadap pelaku 3C, agar ada efek jera kepada para pelaku 3C serta memberikan rasa aman di wilayah Jawa Timur, "Jogo Jatim," pungkasnya. 

(Dedy)


Share:

Kamis, 30 Juli 2026

Budidaya Lele Warga Tambakan Berkembang Baik, Bhabin Kamtibmas Dukung Program Pekarangan Bergizi


Lini Indonesia, Pasuruan – Budidaya ikan lele milik warga di Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, menunjukkan perkembangan yang baik sebagai bagian dari Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dalam mendukung ketahanan pangan. 

Bhabin Kamtibmas Desa Tambakan turut melakukan pemantauan dan pendampingan guna memastikan program berjalan optimal, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan berlangsung di pekarangan milik warga di Jalan Citra Karya RT 05 RW 03, Desa Tambakan. 

Bhabin Kamtibmas Desa Tambakan, Aiptu Suryadi, bersama pemilik budidaya, Suryono, meninjau kondisi kolam lele sekaligus memantau perkembangan budidaya yang menjadi salah satu upaya pemanfaatan pekarangan produktif.

Dalam pemantauan tersebut, personel memastikan kondisi kolam tetap terawat dan mendukung kegiatan pembersihan kolam agar pertumbuhan ikan lele berlangsung optimal. 

Hasil pemantauan menunjukkan budidaya ikan lele berkembang dengan baik dan diharapkan mampu memberikan hasil panen yang melimpah sehingga dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga maupun masyarakat sekitar.

Kapolsek Bangil Kompol Ahmad Firman Wahyudi, S.H., S.E. mengatakan, keterlibatan Bhabin Kamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus mempererat kemitraan dengan masyarakat.

"Bhabin Kamtibmas hadir untuk memberikan motivasi dan memastikan program ketahanan pangan di masyarakat berjalan dengan baik". 

"Sinergi seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian pangan sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan warga," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Polres Pasuruan terus mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

"Pemanfaatan pekarangan untuk budidaya perikanan merupakan langkah positif yang perlu terus didorong". 

"Kehadiran Bhabin Kamtibmas diharapkan mampu memberikan semangat kepada masyarakat agar terus mengembangkan potensi yang dimiliki sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan," kata AKBP Harto Agung Cahyono.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Program budidaya lele di Desa Tambakan diharapkan dapat menjadi salah satu contoh pemanfaatan pekarangan produktif yang memberikan nilai ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan di tingkat keluarga.

(Dedy) 

Share:

Tingkatkan Respons Kasus Narkoba, Satresnarkoba Polres Lumajang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim


Lini Indonesia, Lumajang – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lumajang mencatatkan pencapaian signifikan dalam upaya penegakan hukum dan pemberantasan narkotika sepanjang paruh pertama tahun 2026. 

Atas keaktifan dan hasil penindakan di lapangan, Polres Lumajang memboyong dua penghargaan sekaligus dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, Kamis  (30/7/2026).

Dalam evaluasi kinerja Semester I Tahun 2026 tingkat Polda Jatim, Satresnarkoba Polres Lumajang berhasil menembus jajaran 10 besar pengungkapan kasus terbanyak di tingkat provinsi, sekaligus menyabet peringkat kedua untuk kategori Polres Tipe B.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas intensitas penindakan serta komitmen kepolisian setempat dalam menekan angka peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kabupaten Lumajang.

Kasatresnarkoba Polres Lumajang, Iptu Dwi Sugiyanto menyampaikan, pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras seluruh personel serta dukungan informasi yang aktif dari masyarakat.

"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel yang menjalankan tugas di lapangan dengan penuh dedikasi. Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari peran masyarakat yang turut memberikan informasi," ujar Iptu Dwi Sugiyanto.

Meski meraih apresiasi dari pimpinan instansi, pihak kepolisian menegaskan tidak akan mengendurkan pengawasan. Capaian ini justru menjadi evaluasi internal untuk terus meningkatkan efektivitas penegakan hukum.

"Kami berkomitmen untuk tidak memberi ruang bagi para pelaku kejahatan. Penghargaan ini bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Lumajang," tuturnya.

Selain mengedepankan langkah represif atau penindakan hukum terhadap para pelaku, Polres Lumajang juga mengimbangi strategi pemberantasan melalui jalur preventif. 

Sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika secara berkala terus digencarkan ke sekolah-sekolah, kelompok pemuda, dan berbagai elemen masyarakat guna menekan angka permintaan (demand).

Melalui pendekatan hukum yang profesional, transparan, serta diimbangi langkah pencegahan yang edukatif, kepolisian berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Lumajang tetap aman dan kondusif.

"Dengan semangat Presisi, Polres Lumajang berkomitmen untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Prestasi ini diharapkan menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, penegakan hukum, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri," pungkas Iptu Dwi.

(Eksan)  

Share: