#Attribution1 {height:0px; visibility:hidden; display:none}

Breaking News

Warga Beserta Tokoh Masyarakat Bongkar Bisnis Esek-esek Berkedok Dijadikan LC

Pasuruan, LINDO - Praktek perdagangan manusia (Human Traffiking) anak dibawah umur untuk dijadikan LC sebagai pemuas laki-laki hidung belang masih marak dan berulang kali terjadi di dalam masyarakat.

Kapolres Madiun Sambangi Masjid Terowongan, Ajak Jamaah Jaga Kamtibmas Lewat Jum’at Curhat

Lini Indonesia, Madiun – Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama Polres Madiun melaksanakan ibadah Sholat Jum’at sekaligus kegiatan Jum’at Curhat di Masjid Terowongan, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Jum'at (12/12/2025)

Jelang Nataru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Cek Kesehatan Gratis Di Gate Pelabuhan Jamrud

Lini Indonesia, Surabaya - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat memastikan keamanan dan keselamatan transportasi publik

Do'a Bersama HUT Reserse, Kapolres : Spiritual Perkuat Mental

Lini Indonesia, Pasuruan - Polres Pasuruan memperingati Hari Jadi Reserse Ke-78 dengan menggelar doa bersama dan santunan anak yatim di Masjid Polres Pasuruan, Kamis (4/12/2025)

Patroli Jalan Kaki Kapolrestabes Surabaya Di KBS, Bagi Cokelat Dan Jamin Keamanan Pengunjung

Lini Indonesia, Surabaya – Suasana Lebaran masih terasa di Surabaya. H+5 Idul Fitri, Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Lutfi Sulistiawan, tak hanya memimpin patroli rutin, tetapi juga melakukan patroli kaki di Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Jum'at siang (3/4/2025)

Senin, 18 Mei 2026

Lemkapi Apresiasi Bidhumas Polda Jatim, Cepat Dan Tepat Sajikan Informasi Publik


Lini Indonesia, Surabaya – Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) memberikan penghargaan kepada Bidhumas Polda Jatim atas kinerja dalam merespon setiap informasi terkait Kepolisian Daerah Jawa Timur secara cepat, tepat, dan terukur berdasarkan fakta yang dapat dipertanggung-jawabkan.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya Bidhumas Polda Jatim dalam membangun komunikasi publik yang efektif serta menjaga keterbukaan informasi kepada masyarakat. 

Kinerja tersebut dinilai turut berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Hasibuan, menegaskan bahwa saat ini fungsi kehumasan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Di era keterbukaan informasi seperti sekarang, kecepatan dan ketepatan dalam menyampaikan informasi menjadi sesuatu yang sangat penting,” kata Edi Hasibuan, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, masyarakat membutuhkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan, terutama terkait isu-isu yang berkembang di lingkungan kepolisian.

“Kami melihat Bidhumas Polda Jawa Timur mampu menjalankan peran tersebut dengan baik. Respon terhadap berbagai informasi yang berkembang dilakukan secara cepat, tepat dan terukur kebenarannya,” ujar Edi.

Ia menilai langkah yang dilakukan Bidhumas Polda Jatim juga menjadi bagian penting dalam mengantisipasi munculnya informasi yang tidak benar atau menyesatkan di tengah masyarakat.

“Informasi yang cepat saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah informasi itu harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami menilai apa yang dilakukan oleh Kabid Humas beserta jajaran staf Polda Jatim sudah berjalan sangat baik,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan Lemkapi kepada Bidhumas Polda Jatim.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Lemkapi atas penghargaan yang diberikan kepada Bidhumas Polda Jatim,” ujar Kombes Abast.

Menurutnya, apresiasi tersebut akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.

“Hal ini akan menjadi penyemangat agar kami selalu bekerja keras dan berkomitmen untuk menghadirkan informasi yang benar, akurat dan mudah diakses masyarakat sebagai bagian dari pelayanan publik,” pungkasnya. 

(Dedy) 

Share:

Kapolri Buka Judo Cup : Tanamkan Nilai Sportivitas Hingga Persiapkan SDM Tangguh


Lini Indonesia, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri pembukaan 'Judo Kapolri Cup 2026' di Gor Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Ia menekankan untuk mengutamakan nilai sportivitas dalam pelaksanaannya. 

Sigit menjelaskan, kejuaraan judo ini juga dibuka untuk kategori umum. Menurut Sigit, kegiatan ini diharapkan bisa membuka kesempatan untuk melahirkan atlet-atlet talenta baru. 

"Tentunya harapan kita selain kita mendapatkan talenta-talenta baru yang kemudian bisa dipersiapkan untuk mendukung program-program yang terkait dengan event-event kejuaraan Judo, baik nasional maupun internasional untuk terus menjaga dan mengelola, dan juga mendapatkan atlet-atlet baru," kata Sigit, Senin (18/5/2026). 

Di sisi lain, Sigit berharap, kegiatan ini juga bisa mendorong masyarakat yang memiliki UMKM untuk bisa juga dikolaborasikan. Sehingga kemudian ini menjadi satu kegiatan yang tentunya bermanfaat bagi semua lapisan unsur warga. 

"Jadi tentunya ini adalah bentuk dari kolaborasi dari Polri dengan PJSI (Persatuan Judo Seluruh Indonesia) dan juga masyarakat dan pemerintah daerah untuk mendukung program-program olahraga agar semua yang dilakukan ini tentunya ke depan akan terus kita laksanakan untuk bisa memilih atlet-atlet yang baik," ujar Sigit. 

Selain meningkatkan perekonomian di wilayah, Sigit menuturkan bahwa kegiatan ini bisa dijadikan bekal untuk menciptakan sumber daya manusia (sdm) yang tangguh dalam menghadapi segala bentuk tantangan. 

"Di satu sisi juga menghidupkan ekonomi daerah, dan juga kita menanamkan nilai-nilai disiplin, nilai-nilai semangat, nilai-nilai sportivitas, nilai-nilai fair play, dan tentunya ini menjadi penting untuk bekal bagi generasi-generasi kita dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Dan kita harus mempersiapkan SDM-SDM yang tangguh," tutup Sigit.

(Dedy) 

Share:

DPRD Kab. Pasuruan Sahkan Raperda Non-APBD Jadi Perda



Lini Indonesia, Pasuruan - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan resmi mengesahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD menjadi Peraturan Daerah (Perda). 

Pengesahan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna Persetujuan Raperda Non-APBD Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan pada Senin (18/05/2026).

Rapat yang dihadiri langsung oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo tersebut dinyatakan sah dan memenuhi kuorum. 

Dari total 50 anggota dewan, sebanyak 37 anggota hadir secara fisik, sehingga memenuhi ketentuan Pasal 123 Peraturan DPRD Kabupaten Pasuruan Nomor 1 Tahun 2024 tentang Tata Tertib.

Adapun tiga Raperda yang disahkan tersebut meliputi :

- Raperda Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.

- Raperda Pemberdayaan Organisasi Masyarakat.

- Raperda Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat menyampaikan, apresiasi serta rasa syukur atas kelancaran acara tersebut. 

Pada kesempatan yang sama, Ia juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji kepada (Wabup) Wakil Bupati Pasuruan serta seluruh jema'ah haji asal Kabupaten Pasuruan tahun 2026.

"Setelah melalui proses yang cukup panjang, bahkan sempat mengalami stagnasi selama kurang lebih 2,5 tahun, hari ini kita dapat menyetujui tiga raperda penting". 

"Ini adalah bukti kepedulian dan komitmen kita bersama dalam melaksanakan fungsi DPRD, khususnya dalam pembentukan produk hukum daerah yang transparan dan akuntabel," ujar Samsul Hidayat.

Ia menjelaskan, proses penyusunan ketiga Raperda ini telah melewati berbagai tahapan krusial.

"Mulai harmonisasi oleh Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, persetujuan bersama Perangkat Daerah terkait dan hingga fasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugiyanto, S.T., saat membacakan laporan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapem Perda) memaparkan urgensi dari masing-masing regulasi baru tersebut :

Raperda Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial, Bertujuan memberikan perlindungan dan pelayanan sosial yang tepat sasaran serta berkeadilan.

Raperda Kabupaten Layak Anak : Merupakan tindak-lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2021 untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan khusus bagi anak.

 Raperda Pemberdayaan Organisasi Masyarakat: Disusun untuk memperkuat peran ormas sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan dan penguatan demokrasi.

Setelah melalui proses pembahasan yang mendalam, rapat paripurna secara bulat menyetujui ketiga Raperda tersebut menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Pasuruan. 

Penetapan resmi ini tertuang dalam Keputusan DPRD Kabupaten Pasuruan Nomor 3 Tahun 2026.

Di ruangan yang sama, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran DPRD, Sekretaris Daerah, serta Perangkat Daerah terkait atas kerja keras yang telah dilakukan.

"Raperda Kabupaten Layak Anak adalah bentuk komitmen kita melindungi generasi penerus bangsa". 

"Raperda Pemberdayaan Ormas menjadi pengakuan dan penguatan peran masyarakat". 

"Raperda Kesejahteraan Sosial adalah wujud nyata kita untuk mengurangi kesenjangan serta memberikan kehidupan yang layak bagi seluruh warga Kabupaten Pasuruan," tutur Rusdi Sutejo.

Bupati berharap, dengan disetujuinya ketiga Perda ini, dapat tercipta kepastian hukum, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan. 

Ia juga berharap sinergi yang baik antara pihak eksekutif dan legislatif dapat terus dipertahankan demi kemajuan daerah. 

(Dedy)

Share:

Ketua Bhayangkari Jatim Tinjau UMKM Dan Serahkan Tali Asih Di Polres Pasuruan


Lini Indonesia, Pasuruan – Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke Mako Polres Pasuruan, Senin (18/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, perhatian terhadap pemberdayaan UMKM dan kepedulian sosial menjadi agenda utama.

Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur bersama rombongan hadir di Mako Polres Pasuruan sekitar pukul 08.00 WIB. Kedatangan disambut dengan pengalungan selendang, pemberian bucket bunga, serta tarian tradisional dari Pengurus Cabang Bhayangkari Pasuruan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Dewi Nanang Avianto, Ibu Vitha Pasma Royce, Ibu Abel Harto Agung, serta para pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Daerah Jawa Timur.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan, foto bersama, doa, hingga pemberian tali asih kepada anak yatim Polri dan warakawuri. Suasana berlangsung hangat saat jajaran Bhayangkari menyerahkan bantuan secara langsung kepada penerima.

Kapolres Pasuruan Artha Agung Cahyono mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian organisasi terhadap keluarga besar Polri sekaligus dukungan terhadap pengembangan ekonomi anggota Bhayangkari.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan organisasi sekaligus wujud kepedulian sosial kepada anak yatim Polri dan warakawuri, serta dukungan terhadap UMKM Bhayangkari di Pasuruan,” ujarnya.

Usai agenda utama, Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur meninjau bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk hasil karya anggota Bhayangkari Cabang Pasuruan. Peninjauan berlangsung interaktif dengan melihat langsung produk yang dipamerkan para pelaku UMKM.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama jajaran Polres Pasuruan dan pengurus Bhayangkari. Seluruh rangkaian acara selesai sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

(Dedy) 

Share:

Minggu, 17 Mei 2026

Menanamkan Kesadaran Generasi Muda, Satbinmas Polres pasuruan Lakukan Pembinaan Humanis di SMPN 1 Gempol


Lini Indonesia, Pasuruan – Halaman SMP Negeri 1 Gempol menyajikan suasana yang berbeda pada Senin (18/5/2026) pagi. 

Sejak pukul 07.00 WIB, lebih dari seribu siswa berbaur dengan para guru, berkumpul bukan untuk belajar rutin, melainkan mengikuti pembinaan humanis yang digelar oleh Satbinmas Polres Pasuruan.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 09.00 WIB ini dipusatkan di lapangan sekolah. Dipandu oleh KBO Binmas Polres Pasuruan, Iptu Bambang Hariyadi, S.Sos sebagai narasumber utama, pembinaan berlangsung dalam kehangatan tanpa sekat antara aparat dan pelajar.

Didampingi Pengtu Teguh Warsito, Iptu Bambang disambut hangat oleh Kepala Sekolah Muhammad Hasadullah beserta jajaran dewan guru. 

Lebih dari 1.140 perwakilan siswa tampak antusias dan tertib menyimak setiap pesan yang disampaikan, menciptakan dialog yang hidup di pagi hari.



Dalam arahannya, Iptu Bambang dengan lantang mengingatkan agar generasi muda waspada terhadap bahaya laten narkoba dan psikotropika. 

"Ancaman ini tak mengenal usia. Sekali terjerumus, masa depan bisa hancur," tegasnya, seraya mendorong siswa bersikap bijak dalam memilih lingkungan pergaulan.

Perhatian juga diarahkan pada fenomena bullying yang masih menghantui dunia pendidikan. Para siswa, khususnya pengurus OSIS, diajak menjadi garda terdepan dalam menolak perundungan. 

Iptu Bambang menekankan bahwa sekolah semestinya menjelma menjadi rumah kedua yang penuh empati dan rasa hormat.



Tak berhenti di situ, berbagai praktik negatif seperti judi online dan pinjaman online yang kian merajaleta turut menjadi sorotan. Para pelajar diingatkan untuk tidak mudah terpengaruh oleh bujuk rayu yang berujung pada jeratan hukum. 

Sesi tanya jawab yang interaktif pun menjadi ruang diskusi terbuka bagi siswa dan guru tentang kenakalan remaja, kriminalitas, hingga tantangan pergaulan modern.

Kegiatan yang berlangsung kondusif ini diharapkan melahirkan agen-agen perubahan berkarakter positif. Kepala Sekolah Muhammad Hasadullah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satbinmas Polres Pasuruan. 

"Sinergitas seperti ini mendekatkan polisi dengan pelajar, sekaligus membangun generasi yang dewasa, bertanggung jawab, dan mencintai aparat penegak hukum," pungkasnya.

(Dedy) 

Share:

Polri Perkuat Ketahanan Pangan Dan Pemenuhan Gizi Nasional, Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi Tahun 2026


Lini Indonesia, Tuban — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat dukungan terhadap program prioritas pemerintah dalam bidang ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan ekosistem pangan nasional menuju Indonesia Emas.

Pada momentum kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Polri mendukung agenda peresmian operasional 166 SPPG di 24 Polda jajaran yang dilaksanakan secara serentak dan terhubung secara daring dari masing-masing wilayah.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, hingga saat ini Polri telah mengembangkan 1.376 SPPG di seluruh Indonesia. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 736 SPPG telah beroperasi, 172 SPPG dalam tahap persiapan operasional, dan 468 SPPG masih dalam proses pembangunan, termasuk 33 SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberikan manfaat bagi 3,44 juta masyarakat dan menyerap 68.000 tenaga kerja,” ujar Kapolri saat menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal II di Tuban.

Kapolri menegaskan, Polri menargetkan pembangunan 1.500 SPPG pada tahun 2026 guna memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi dan menghadirkan dampak nyata terhadap peningkatan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat.

“Pada tahun 2026, Polri menargetkan melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia". 

"Hal ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Kapolri.

Sementara itu, Kasatgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri, Irjen Pol. Nurworo Danang, menyampaikan bahwa Program MBG tidak hanya berfokus pada distribusi makanan bergizi, namun juga membangun ekosistem pangan berkelanjutan melalui keterlibatan petani, peternak, UMKM, koperasi lokal, hingga penguatan rantai pasok pangan nasional.

“Program ini bukan sekadar menghadirkan makanan bergizi kepada masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat melalui rantai pasok pangan yang inklusif. Karena itu, keberlanjutan program menjadi prioritas utama yang terus diperkuat Polri,” jelas Irjen Pol. Nurworo Danang.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas layanan, seluruh operasional SPPG Polri menerapkan standar keamanan pangan yang ketat mulai dari produksi hingga distribusi. 

Setiap fasilitas didukung sertifikat penjamah makanan, sertifikat laik higiene sanitasi, sertifikasi halal, sertifikat uji laboratorium air, serta pemeriksaan food safety oleh tenaga kesehatan Dokkes Polri guna memastikan makanan yang didistribusikan aman, higienis, layak konsumsi, dan bebas kontaminasi zat berbahaya.

Polri juga menghadirkan inovasi operasional melalui penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai bahan bakar utama yang lebih efisien dan ramah lingkungan untuk mendukung layanan memasak skala besar.

Selain memperkuat pemenuhan gizi masyarakat, Polri bergerak dari hulu hingga hilir dalam membangun ketahanan pangan nasional. Sebanyak 714 kelompok tani jagung binaan Polri di 42 Polres pada 8 Polda telah memperoleh akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total penyaluran mencapai Rp 30,3 miliar guna mendukung pengolahan lahan hingga pembelian pupuk.

Untuk menjaga stabilitas pasokan hasil panen, Polri bersama mitra terkait juga memperkuat infrastruktur logistik pangan. Saat ini telah dibangun 18 gudang ketahanan pangan di 12 Polda, dan pada tahun 2026 akan ditambah 10 gudang baru, sehingga total mencapai 28 gudang. 

Gudang-gudang tersebut diproyeksikan memiliki kapasitas 1.000 ton per unit, ditambah satu gudang utama berkapasitas 10.000 ton yang ditargetkan selesai pada Juni 2026.

Agenda Presiden RI di Tuban juga dirangkaikan dengan Panen Raya Jagung Kuartal II dan peletakan batu pertama pembangunan gudang ketahanan pangan, sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan nasional.

Mengutip arahan Presiden RI, Kapolri menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan bangsa.

“Sebagaimana amanat Bapak Presiden, menghasilkan pangan dan makanan adalah melanjutkan peradaban". 

"Kami memahami bahwa penyediaan pangan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” tutur Kapolri.

Seluruh langkah strategis tersebut menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap Asta Cita Presiden RI, sekaligus menegaskan, peran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan gizi, penguatan ketahanan pangan dan pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas.

(Dedy) 

Share:

Kapolri Pimpin Pelantikan Dan Sertijab Sejumlah PJU Mabes Polri Dan Kapolda


Lini Indonesia, Jakarta — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama Mabes Polri serta beberapa Kapolda di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Minggu (17/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri melantik Komjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra, S., M.Si. sebagai Kalemdiklat Polri. Selain itu juga dilakukan pelantikan Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara, serta Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Maluku Utara.

Sementara itu, Sertijab juga dilaksanakan terhadap Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. sebagai Kapolda NTB menggantikan Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si., 

Brigjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., sebagai Kapolda Bengkulu menggantikan Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., serta Kombes Pol. Yudi Arkara Oktabera, S.I.K., M.H. sebagai Kayanma Polri menggantikan Brigjen Pol. Abas Basuni, S.I.K., M.H.



Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier serta penguatan kelembagaan.

“Mutasi jabatan pada institusi polri merupakan bentuk penyegaran sekaligus pengembangan karier personel". 

Diharapkan para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat langsung bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Johnny kepada wartawan di Jakarta Minggu (17/05/2026).

Johnny menambahkan, pergantian pejabat di lingkungan Polri juga menjadi bagian dari upaya institusi untuk terus meningkatkan profesionalitas, soliditas internal, dan efektivitas pelaksanaan tugas di berbagai wilayah.

“Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki para pejabat yang dilantik maupun melaksanakan sertijab hari ini, kami optimistis kinerja organisasi akan semakin baik dan mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan,” tutupnya.

(Dedy) 

Share: