#Attribution1 {height:0px; visibility:hidden; display:none}

Breaking News

Warga Beserta Tokoh Masyarakat Bongkar Bisnis Esek-esek Berkedok Dijadikan LC

Pasuruan, LINDO - Praktek perdagangan manusia (Human Traffiking) anak dibawah umur untuk dijadikan LC sebagai pemuas laki-laki hidung belang masih marak dan berulang kali terjadi di dalam masyarakat.

Kapolres Madiun Sambangi Masjid Terowongan, Ajak Jamaah Jaga Kamtibmas Lewat Jum’at Curhat

Lini Indonesia, Madiun – Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama Polres Madiun melaksanakan ibadah Sholat Jum’at sekaligus kegiatan Jum’at Curhat di Masjid Terowongan, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Jum'at (12/12/2025)

Jelang Nataru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Cek Kesehatan Gratis Di Gate Pelabuhan Jamrud

Lini Indonesia, Surabaya - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat memastikan keamanan dan keselamatan transportasi publik

Do'a Bersama HUT Reserse, Kapolres : Spiritual Perkuat Mental

Lini Indonesia, Pasuruan - Polres Pasuruan memperingati Hari Jadi Reserse Ke-78 dengan menggelar doa bersama dan santunan anak yatim di Masjid Polres Pasuruan, Kamis (4/12/2025)

Patroli Jalan Kaki Kapolrestabes Surabaya Di KBS, Bagi Cokelat Dan Jamin Keamanan Pengunjung

Lini Indonesia, Surabaya – Suasana Lebaran masih terasa di Surabaya. H+5 Idul Fitri, Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Lutfi Sulistiawan, tak hanya memimpin patroli rutin, tetapi juga melakukan patroli kaki di Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Jum'at siang (3/4/2025)

Jumat, 21 Agustus 2026

Kapolri Resmikan Gedung KSPSI AGN Jatim



Lini Indonesia, Surabaya - Setelah melalui proses pembangunan dan penataan, Gedung DPD KSPSI AGN Jawa Timur kini hadir dengan wajah baru dan fasilitas yang lebih lengkap. 

Gedung tersebut resmi diresmikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., sebagai wujud komitmen dalam mendukung aktivitas, pelayanan, serta pemberdayaan buruh di Jawa Timur.

Pembangunan Gedung DPD KSPSI AGN Jawa Timur pertama kali dimulai pada tahun 1988 melalui semangat swadaya dan gotong royong para anggota yang dipelopori oleh Dendy Prayitno bersama rekan-rekan. 

Namun, sejak 1990, pembangunan terhenti akibat berbagai persoalan dan hambatan sehingga gedung belum dapat diselesaikan dan difungsikan secara optimal.

Setelah lebih dari tiga dekade, upaya penataan dan revitalisasi kembali dilakukan pada pertengahan tahun 2025 atas prakarsa Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea. Proses tersebut kemudian dilanjutkan hingga gedung akhirnya rampung pada 2026.

Peresmian oleh Kapolri menjadi penanda dimulainya pemanfaatan gedung yang selama puluhan tahun belum dapat berfungsi secara optimal. 

Gedung tersebut kini dilengkapi ruang organisasi, ruang rapat, aula yang dapat digunakan sebagai tempat pelatihan, klinik kesehatan, minimarket, serta ruang pemberdayaan UMKM.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dan seluruh jajaran KSPSI AGN Jawa Timur yang telah mendorong penyelesaian pembangunan dan revitalisasi gedung tersebut.

Kapolri berharap keberadaan gedung tidak hanya menjadi pusat aktivitas organisasi, tetapi juga menjadi rumah besar bagi buruh untuk memperjuangkan hak, meningkatkan kesejahteraan, serta membangun komunikasi yang konstruktif.

"Saya berharap gedung ini benar-benar menjadi rumah besar, tidak hanya bagi anggota KSPSI AGN Jawa Timur, namun juga bagi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia," ujar Kapolri.

Kapolri juga mendorong agar pascapembentukan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di tingkat pusat, penguatan basis buruh dapat terus dikembangkan hingga tingkat provinsi. 

Pembentukan Sekretariat Bersama KBPBI pun diharapkan tidak hanya dilakukan di pusat, tetapi juga dikembangkan hingga daerah.

Menurut Kapolri, gedung tersebut perlu terus dioptimalkan sebagai sarana memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan buruh, memberikan pelayanan dan konseling, serta menjadi ruang untuk mendiskusikan berbagai persoalan ketenagakerjaan secara konstruktif.

Selain itu, gedung tersebut diharapkan dapat menjadi ruang dialog antara pengusaha dan buruh dalam menyelesaikan berbagai persoalan sehingga tercipta hubungan industrial yang kondusif serta iklim investasi yang lebih baik.

Kapolri menegaskan bahwa optimalisasi pemanfaatan gedung memerlukan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. 

Dalam hal ini, Polri berkomitmen hadir sebagai mitra strategis untuk menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mendukung terwujudnya hubungan industrial yang berkeadilan.

Peresmian Gedung DPD KSPSI AGN Jawa Timur tersebut sekaligus menjadi momentum baru setelah puluhan tahun pembangunan sempat terhenti, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi penguatan pelayanan, pemberdayaan, dan perjuangan buruh di Jawa Timur.

(Dedy)


Share:

Polres Pacitan Amankan Montir Tersangka Curanmor Di Tiga Lokasi


Lini Indonesia, Pacitan - Satreskrim Polres Pacitan Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga. 

Seorang tersangka berinisial SA (24), pemuda asal Kecamatan Tulakan yang sehari-hari bekerja sebagai montir bengkel, berhasil diamankan petugas setelah melancarkan aksinya di tiga Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda.

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, menjelaskan bahwa penangkapan tersangka bermula dari laporan kehilangan motor rental milik salah satu korban di sebuah tempat kos di Kelurahan Ploso pada  8 Agustus 2026. 

Beruntung, motor jenis Honda Beat tersebut dilengkapi dengan perangkat pelacak GPS, sehingga petugas langsung melakukan penyelidikan setelah melacak sinyal GPS kendaraan korban. 

"Tersangka akhirnya berhasil dibekuk di tempat kontrakannya di wilayah Surakarta (Solo), Jawa Tengah, tanpa perlawanan," ujar AKBP Ayub, Jum'at (21/8/2026).

Dari hasil pemeriksaan mendalam, tersangka mengakui telah menggasak tiga unit sepeda motor di wilayah hukum Polres Pacitan Polda Jatim menggunakan modus merusak rumah kunci kontak dengan kunci letter T. 

Adapun ketiga lokasi yang pernah menjadi sasaran aksi kejahatan tersangka adalah halaman kos di depan Kantor Pengadilan Agama Pacitan (Desa Bangunsari), terjadi pada Rabu, 18 Februari 2026.

Lokasi kedua di halaman parkir Warung Opera Van Java (Kelurahan Pacitan), saat korban sedang menonton festival Rontek Pacitan pada Minggu, 19 Juli 2026.

Lokasi ketiga di Area parkir Kos Mulya Abadi Sejahtera (Lingkungan Blumbang, Kelurahan Ploso), pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Selain mengamankan tersangka, Polisi menyita barang bukti berupa tiga unit sepeda motor Honda Beat, kunci T, serta beberapa pelat nomor kendaraan. 

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 ayat (2) Jo Pasal 127 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun.

Kapolres Pacitan mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan kendaraan.

(Dedy)

Share:

Kamis, 20 Agustus 2026

Hari Juang Polri, Merawat Semangat Perjuangan Polisi Istimewa Surabaya


Lini Indonesia, Surabaya - Peringatan Hari Juang Polri menjadi momentum untuk mengenang kembali sejarah perjuangan Polisi Istimewa Surabaya sekaligus merefleksikan nilai-nilai pengabdian para pendahulu dalam perjalanan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Upacara Peringatan Hari Juang Polri 2026 dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di kawasan Monumen Perjuangan Polri, Jalan Raya Darmo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/8/2026).

Upacara dihadiri jajaran Pejabat Utama Mabes Polri, Polda Jawa Timur, Forkopimda Jawa Timur, para purnawirawan Polri, serta personel Polri.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, peringatan Hari Juang Polri tidak hanya memiliki arti penting bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Hari Juang Polri mengingatkan kita pada keberanian, kesetiaan dan pengabdian para pendahulu kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai perjuangan itulah yang harus terus diwariskan dan diwujudkan dalam pelaksanaan tugas Polri saat ini,” kata Kombes Pol. Abast.

Sejarah Hari Juang Polri tidak dapat dilepaskan dari peristiwa di Surabaya pada Agustus 1945.



Pada 21 Agustus 1945, Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin selaku Komandan Polisi Istimewa Surabaya memimpin pembacaan Proklamasi Polisi Republik Indonesia di hadapan anggotanya.

Momentum tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kepolisian setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Setelah Proklamasi Polisi, Polisi Istimewa Surabaya turut mengambil bagian dalam berbagai perjuangan mempertahankan kemerdekaan bersama elemen masyarakat dan pejuang lainnya.

Peran tersebut berlanjut dalam rangkaian perjuangan di Surabaya, termasuk pada masa pertempuran November 1945, serta dalam menghadapi berbagai upaya mempertahankan kemerdekaan pada periode berikutnya.

Semangat perjuangan kepolisian pada masa awal kemerdekaan juga tumbuh di berbagai daerah di Indonesia. Hal tersebut menunjukkan bahwa perjalanan Polri sejak awal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia.

Menurut Kombes Pol. Abast, nilai utama dari sejarah tersebut bukan semata-mata mengenai rangkaian peristiwa masa lalu, melainkan tentang keberanian, integritas, pengabdian dan keberpihakan kepada kepentingan bangsa dan masyarakat.

“Yang kita warisi bukan hanya sejarah, tetapi nilai perjuangan dan pengabdian. Tantangan yang dihadapi Polri hari ini tentu berbeda dengan para pendahulu, tetapi semangatnya tetap sama, yaitu memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa, negara dan masyarakat,” ujar Kombes Pol Abast.

Ia mengatakan, semangat Hari Juang Polri harus diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas yang semakin profesional, humanis dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Karena itu, peringatan Hari Juang Polri juga menjadi momentum bagi seluruh personel untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Semangat juang para pendahulu harus kita wujudkan melalui kerja nyata. Polri harus terus hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan yang semakin baik serta menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkas Kombes Pol. Abast. 

(Dedy)

Share:

Peringati HUT Ke-81 RI, Polres Pasuruan Kota Salurkan Air Bersih Untuk Warga Pesisir


Lini Indonesia, Kota Pasuruan - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia dimaknai oleh Polres Pasuruan Kota Polda Jatim lewat aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. 

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H., bersama jajarannya menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 6.500 liter kepada warga kawasan pesisir tepatnya di Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Kamis (20/8/2026).

Kawasan pesisir Panggungrejo dipilih lantaran sebagian besar warganya kerap menghadapi keterbatasan sumber air tawar yang layak, terutama saat terjadi gangguan pada distribusi air PDAM. 

Kondisi tersebut menjadikan pasokan air bersih sebagai komoditas krusial untuk konsumsi maupun keperluan rumah tangga sehari-hari.

AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo menegaskan, momentum kemerdekaan tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan harus diwujudkan dalam bentuk kepedulian yang memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.

"Momentum kemerdekaan harus kita isi dengan aksi nyata yang berdampak langsung, salah satunya adalah hadir mengulurkan tangan bagi warga yang kesulitan air bersih," ujar AKBP Arief.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga masyarakat di kawasan Panggungrejo.

Kedatangan rombongan Polres Pasuruan Kota Polda Jatim dalam kegiatan tersebut disambut hangat oleh warga setempat. 

Acara diawali dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat, sebelum akhirnya air bersih didistribusikan secara merata ke rumah-rumah warga.

Menariknya, Polres Pasuruan Kota Polda Jatim tidak hanya membawa tangki air, tetapi juga membagikan produk susu segar dari KUD Grati. 

Tambahan bantuan ini menjadi bentuk perhatian lebih terhadap pemenuhan gizi warga di kawasan pesisir tersebut.

AKBP Arief menambahkan, institusi kepolisian memikul tanggung jawab yang lebih luas dari sekadar menjaga keamanan dan menegakkan hukum. 

Menurutnya, Polri harus memiliki kepekaan sosial terhadap problem riil yang dihadapi warga di lapangan.

"Kehadiran kami di sini bukan sebatas menyerahkan bantuan, melainkan untuk merajut komunikasi yang erat agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi di sisi mereka," ungkap AKBP Arief.

Ia menilai, komunikasi yang harmonis melalui pendekatan sosial seperti ini memegang peranan vital dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. 

Kedekatan emosional antara Polri dan warga diyakini dapat membuka ruang dialog yang positif, mempermudah pertukaran informasi, serta memperkuat partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Agenda sosial ini turut dihadiri oleh Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Yokbeth Wally, S.I.K., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pasuruan Kota, Kapolsek Bugul Kidul Kompol Hudi Supriyanto, S.H., M.H., serta Lurah Panggungrejo Subhan Muzakkir, S.E.

(Dedy)

Share:

Polri Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Warga Terdampak Gempa NTT


Lini Indonesia, Jakarta – Polri terus memperkuat penanganan dan pemulihan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Kali ini, Polri melalui Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri kembali mengirimkan bantuan logistik melalui jalur udara untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.

Pada Rabu (19/8/2026), Polri mengirimkan sebanyak 1,44 ton logistik menggunakan pesawat CN 295 registrasi P-4501 dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya, menuju Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo.

Logistik tersebut terdiri atas 14 koli obat-obatan dengan berat 94 kilogram, tujuh koli selimut seberat 586 kilogram, lima koli sarung seberat 340 kilogram, serta 120 unit kasur lipat dengan berat 420 kilogram. Secara keseluruhan, total bantuan yang diangkut mencapai 1.440 kilogram.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengiriman bantuan melalui jalur udara menjadi salah satu langkah untuk mempercepat distribusi logistik ke wilayah terdampak bencana di NTT.

“Polri terus berupaya memastikan bantuan kemanusiaan dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Pengiriman melalui jalur udara ini merupakan bagian dari percepatan distribusi logistik, khususnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak dalam masa penanganan dan pemulihan pascabencana,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, Kamis (20/8/2026).

Pesawat CN 295 P-4501 yang digunakan untuk pengiriman bantuan tersebut diawaki oleh tujuh personel Polri yang bertugas memastikan proses pengiriman logistik berjalan dengan aman dan lancar.

Upaya pengiriman bantuan kembali dilanjutkan pada Kamis (20/8/2026). Polri melalui penerbangan CN 295 P-4501 kembali mengangkut bantuan kemanusiaan dari Surabaya menuju Labuan Bajo dengan total berat 2.102 kilogram.

Bantuan tersebut terdiri atas 130 kasur busa lipat seberat 420 kilogram yang merupakan bantuan dari Ibu Ketua Umum Bhayangkari. Selain itu, turut dikirimkan bantuan dari Bhayangkari Polda Kalimantan Barat berupa berbagai jenis pakaian yang dikemas dalam 38 karung besar dengan total berat 1.682 kilogram.

Dengan adanya pengiriman lanjutan tersebut, Polri terus memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat dipenuhi secara bertahap, khususnya kebutuhan dasar selama masa penanganan dan pemulihan pascabencana.

Pengiriman logistik melalui jalur udara ini melengkapi berbagai upaya kemanusiaan yang telah dilakukan Polri di wilayah terdampak gempa. Polri juga telah mengirimkan sebanyak 236 personel bantuan BKO ke Polda NTT.

Personel tersebut diperkuat dengan berbagai kemampuan, mulai dari SAR dan evakuasi, pelayanan kesehatan, K9, trauma healing, pengamanan, hingga dukungan pendistribusian bantuan kepada masyarakat terdampak.

Di sisi lain, dukungan logistik terus digerakkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Secara keseluruhan, Polri telah mengirimkan 247,66 ton bantuan logistik dan kemanusiaan yang berasal dari Mabes Polri dan lima Polda jajaran.

Bantuan tersebut terdiri atas bahan makanan, kebutuhan sandang, perlengkapan pengungsian, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya bagi masyarakat terdampak gempa.

Khusus pada kegiatan Selasa (18/8/2026), Kapolri juga telah menyalurkan 3.500 paket bantuan sosial, 500 buah mainan anak-anak, 39 buah kasur, 10 buah tandon air, serta 36 boks obat-obatan kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur.

Selain pengiriman logistik menggunakan pesawat CN 295, Polri juga terus menjangkau wilayah terdampak melalui jalur udara menggunakan Helikopter Bell 429 registrasi P-3202. 

Pada Rabu (19/8/2026), helikopter tersebut melaksanakan penerbangan dari Labuan Bajo menuju Pacuan Kuda Reo, Kabupaten Manggarai, untuk mendistribusikan bantuan logistik.

Bantuan yang dibawa mencapai sekitar 100 kilogram, terdiri atas mi instan, kopi sachet, makanan dan biskuit, ember, deterjen, sikat pakaian, hanger, plastik, serta perlengkapan lainnya. 

Helikopter tersebut juga membawa bantuan berupa tempat tidur untuk mendukung kebutuhan di lokasi penanganan bencana.

“Polri akan terus hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak, baik melalui pengerahan personel, pelayanan kemanusiaan, maupun pendistribusian bantuan logistik". 

"Kami berharap seluruh bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu percepatan pemulihan pascabencana,” tutur Brigjen Pol. Trunoyudo.

Polri berkomitmen untuk terus hadir, peduli, dan bersama masyarakat dalam menghadapi serta melewati masa pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur.

(Dedy)

Share:

Polres Tanjung Perak Salurkan Bantuan Obat, Bibit Dan Pupuk Untuk Perkuat Ketahanan Pangan Di Kenjeran


Lini Indonesia, Surabaya - Upaya memperkuat ketahanan pangan terus didorong hingga ke tingkat masyarakat. Polres Pelabuhan Tanjung Perak melalui personel penggerak ketahanan pangan Polsek Kenjeran bersama Dinas Pertanian Kota Surabaya memberikan bantuan sarana dan prasarana pertanian kepada Kelompok Tani Nandur Makmur di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.

Bantuan tersebut diserahkan langsung di lahan jagung ketahanan pangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan kepada kelompok tani agar pengelolaan lahan dapat berjalan lebih optimal sekaligus mendukung produktivitas pertanian di wilayah Kenjeran.

Kompol Yuyus Kapolsek Kenjeran Surabaya melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, mengatakan keterlibatan personel penggerak ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Melalui kegiatan itu, kami ingin ikut mendorong masyarakat dan kelompok tani agar semakin produktif dalam mengelola lahan yang tersedia. Bantuan sarana pertanian ini diharapkan dapat menunjang proses penanaman hingga perawatan tanaman,” ujar Iptu Suroto, pada Kamis (20/8)

Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan pengelolaan lahan. Sarana pertanian tersebut antara lain lima kemasan dolomit masing-masing satu kilogram untuk membantu menetralkan tingkat keasaman tanah serta empat kemasan pupuk organik masing-masing satu kilogram guna mendukung peningkatan unsur hara tanah.

Kelompok tani juga menerima berbagai benih tanaman pangan dan sayuran. Bantuan itu meliputi lima kemasan benih jagung manis hibrida F1 Golden Boy masing-masing satu kilogram, satu kemasan benih kangkung Panah Merah seberat satu kilogram, empat sachet benih bayam Maestro, serta tiga sachet benih sawi Panah Merah.

Selain pupuk dan benih, diberikan pula satu botol Roundup berkapasitas satu liter untuk pengendalian gulma serta satu botol Curacron berkapasitas 500 mililiter untuk membantu pengendalian hama tanaman. 

Penggunaan sarana pengendalian gulma dan hama tersebut diharapkan tetap dilakukan secara tepat dan sesuai petunjuk penggunaan.

Menurut Iptu Suroto, bantuan tidak semata-mata dimaknai sebagai penyerahan sarana pertanian. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun semangat bersama dalam memanfaatkan lahan secara produktif.

“Harapannya, bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi Kelompok Tani Nandur Makmur. Ketahanan pangan membutuhkan kerja bersama, mulai dari pemerintah, petani, masyarakat hingga unsur kepolisian,” pungkas Iptu Suroto.

(Dedy)

Share:

Polresta Sumenep Ajak Pelajar Cerdas Dan Bertanggung-Jawab Hadapi Era Kecerdasan Buatan


Lini Indonesia, Sumenep - Polresta Sumenep Polda Jatim melalui Bag SDM bersama Satbinmas dan Satlantas melaksanakan kegiatan Sosialisasi Edukasi Paham Artificial Intelligence (AI) di kalangan pelajar.

Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan literasi dan pemahaman generasi muda terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI.

Kapolresta Sumenep, Kombes Pol Ariek Indra Sentanu melalui Kasi Humas Polresta Sumenep, Ipda Ach. Putrawardana mengatakan, sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya Polresta Sumenep Polda Jatim dalam memberikan edukasi kepada pelajar agar mampu memahami perkembangan teknologi AI secara cerdas, bijak, produktif, dan bertanggung jawab.

"Polresta Sumenep terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah dunia pendidikan serta berkontribusi dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, adaptif terhadap teknologi, dan bertanggung-jawab dalam menggunakan kecerdasan buatan," terang Ipda Ardan, Kamis (20/8/2026).

Kasi Humas Polresta Sumenep menekankan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan sikap kritis, etis, dan bertanggung jawab. 

Para pelajar diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami manfaat, risiko, serta batasan penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami imbau kepada pelajar, untuk bijak menggunakan teknologi, cerdas memanfaatkan AI, namun tetap berkarakter dalam setiap langkah,”tambah Ipda Ardan.

Seperti diketahui, personel gabungan satuan fungsi dari Polresta Sumenep Polda Jatim menyasar para pelajar di sekolah - sekolah untuk terus memberikan edukasi tentang Artificial Intelligence, termasuk di MAN Sumenep, Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep.

Edukasi tersebut diharapkan dapat membekali generasi muda dengan pengetahuan yang memadai sehingga mampu menghadapi perkembangan era digital dengan lebih siap dan bijaksana.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ps. KBO Satlantas Polresta Sumenep Ipda Nova Apriyanto, S.H., Ps. Kasubnit Bintibsos Satbinmas Polresta Sumenep Bripka Nurmalita, S.H., Kepala Sekolah MAN Sumenep, anggota Bag SDM Polresta Sumenep, anggota Satbinmas Polresta Sumenep, anggota Satlantas Polresta Sumenep, Kasubnit 1 Kamsel, serta para siswa MAN Sumenep.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan kecerdasan buatan serta pentingnya memiliki literasi digital yang baik di tengah pesatnya kemajuan teknologi. 

Para pelajar juga didorong untuk memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung kegiatan belajar, meningkatkan kreativitas, serta mengembangkan kemampuan diri secara positif. 

(Dedy)

Share: