#Attribution1 {height:0px; visibility:hidden; display:none}

Breaking News

Warga Beserta Tokoh Masyarakat Bongkar Bisnis Esek-esek Berkedok Dijadikan LC

Pasuruan, LINDO - Praktek perdagangan manusia (Human Traffiking) anak dibawah umur untuk dijadikan LC sebagai pemuas laki-laki hidung belang masih marak dan berulang kali terjadi di dalam masyarakat.

Kapolres Madiun Sambangi Masjid Terowongan, Ajak Jamaah Jaga Kamtibmas Lewat Jum’at Curhat

Lini Indonesia, Madiun – Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama Polres Madiun melaksanakan ibadah Sholat Jum’at sekaligus kegiatan Jum’at Curhat di Masjid Terowongan, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Jum'at (12/12/2025)

Jelang Nataru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Cek Kesehatan Gratis Di Gate Pelabuhan Jamrud

Lini Indonesia, Surabaya - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat memastikan keamanan dan keselamatan transportasi publik

Do'a Bersama HUT Reserse, Kapolres : Spiritual Perkuat Mental

Lini Indonesia, Pasuruan - Polres Pasuruan memperingati Hari Jadi Reserse Ke-78 dengan menggelar doa bersama dan santunan anak yatim di Masjid Polres Pasuruan, Kamis (4/12/2025)

Patroli Jalan Kaki Kapolrestabes Surabaya Di KBS, Bagi Cokelat Dan Jamin Keamanan Pengunjung

Lini Indonesia, Surabaya – Suasana Lebaran masih terasa di Surabaya. H+5 Idul Fitri, Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Lutfi Sulistiawan, tak hanya memimpin patroli rutin, tetapi juga melakukan patroli kaki di Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Jum'at siang (3/4/2025)

Minggu, 17 Mei 2026

Wujudkan Ketahanan Pangan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026


Lini Indonesia, Surabaya - Dalam rangka mendukung penuh program ketahanan pangan nasional, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar aksi nyata melalui Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026. 

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (16/5/2026) ini dipusatkan di Lahan Jagung Jalan Tambak Wedi Baru I, Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran.

Aksi panen raya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan lokal, melainkan juga bagian dari agenda besar berskala nasional. Selain panen serentak, dalam waktu yang bersamaan turut diresmikan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta Launching Operasional 166 SPPG Polri. 

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 15.30 WIB ini dihadiri langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, didampingi Wakapolres Kompol Anindita Harcahyaningdyah, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran.

Hadir pula memperkuat sinergi ini, Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto, serta kelompok tani (Poktan) Nandur Makmur. 

Rombongan Kapolres disambut hangat oleh jajaran Muspika Kecamatan Kenjeran sebelum memulai rangkaian acara utama.

Tepat pukul 14.00 WIB, seluruh undangan yang hadir di lokasi bersama-sama mengikuti jalannya kegiatan Zoom Meeting terpusat dari Kabupaten Tuban.

Agenda nasional tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Kapolri, Menteri Pertanian RI, Ibu Gubernur Jawa Timur, serta Ketua Komisi IV DPR RI. 

Melalui sambungan virtual ini, dilakukan peresmian Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan peluncuran operasional 166 SPPG Polri sebagai komitmen jangka panjang Korps Bhayangkara dalam menjaga stabilitas pangan sedari hulu hingga hilir.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto menjelaskan, keberhasilan panen raya ini merupakan buah dari kolaborasi yang solid antara Polri, Dinas Pertanian Kota Surabaya, dan para petani lokal.

"Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini adalah hasil kemitraan strategis dengan Kelompok Petani Nandur Makmur. 

Ini menjadi langkah konkret kami dalam memanfaatkan lahan tidur milik Pemkot Surabaya seluas 1 Hektare demi memperkuat ketahanan pangan," ujar Iptu Suroto.

Dari total lahan yang dikelola, pemanenan pada kuartal II ini dilakukan di area seluas 400 meter persegi dan berhasil menghasilkan 1.200 kg jagung pipil berkualitas tinggi.

Iptu Suroto menambahkan bahwa seluruh hasil panen tersebut tidak ditimbun, melainkan langsung didistribusikan habis untuk membantu pasokan pangan masyarakat. 

Sebagian besar hasil panen diserap langsung oleh BULOG Kanwil Jatim untuk menjaga stabilitas stok, sementara sebagian lainnya dibagikan langsung kepada warga masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi lahan.

Melalui program ini, Polres Pelabuhan Tanjung Perak membuktikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga hadir membawa dampak ekonomi riil demi kesejahteraan dan kedaulatan pangan masyarakat Surabaya.

(Dedy) 

Share:

Presiden Prabowo : Ketahanan Pangan Jadi Fondasi Kedaulatan Bangsa


Lini Indonesia, Tuban - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi fondasi utama dalam menjaga kedaulatan bangsa. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara pada acara panen raya jagung serentak kuartal II dan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, (16 Mei 2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut penguatan ketahanan pangan dilakukan melalui sinergi berbagai program strategis pemerintah, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, hingga Pembangunan Desa nelayan yang didukung sektor pertanian, peternakan, dan perikanan nasional.

“Dengan Koperasi Merah Putih, MBG, Desa Nelayan ditopang oleh kemampuan pertanian kita, ditopang oleh perikanan kita, produksi pangan kita aman. Aman karbohidrat, aman protein, aman ternak. Jagung strategis untuk pakan ternak. Jadi kedaulatan kita terjaga dan diamankan,” ujar Presiden.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa program MBG akan terus dilanjutkan karena memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Namun, Kepala Negara mengingatkan agar pelaksanaannya dilakukan secara tertib dan bebas dari penyelewengan.

“MBG akan kita teruskan, tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan karena MBG begitu penting, begitu strategis untuk rakyat,” imbuh Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara turut mengapresiasi langkah Polri dalam memperkuat infrastruktur pangan nasional melalui pembangunan gudang ketahanan pangan dan pengoperasian SPPG di berbagai daerah. Presiden Prabowo mengatakan bahwa keberadaan fasilitas tersebut akan mendukung stabilitas pasokan pangan sekaligus pemenuhan gizi masyarakat.

“Groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan ditambah yang 18 sudah kau bangun, luar biasa. Launching Operasional 166 SPPG baru juga terima kasih. Sehingga saudara nanti akan berperan penting,” tutur Presiden Prabowo.

Selain memperkuat ketahanan pangan, Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan. 

Pemerintah, lanjut Presiden, akan terus memperbaiki fasilitas pendidikan, memperluas Sekolah Rakyat, hingga menghadirkan teknologi pembelajaran digital di seluruh sekolah Indonesia agar seluruh anak bangsa memiliki kesempatan belajar yang setara.

“Kita bertekad untuk memperbaiki seluruh sekolah Indonesia untuk anak-anak rakyat kita. Kita bertekad semua anaknya orang yang paling lemah bisa sekolah dengan baik. Kita bangun sekolah rakyat". 

"Kalau tidak salah di Tuban sudah ada sekolah rakyat. Akan kita tingkatkan jumlahnya dan kemampuannya,” pungkas Kepala Negara.

(Dedy) 

Share:

UMKM Binaan Polres Gresik Olah Limbah Pertanian Tembus Pasar Mancanegara


Lini Indonesia, Gresik - Limbah pertanian yang selama ini dianggap tak bernilai, di tangan kreatif pelaku usaha lokal justru berubah menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi.

Inovasi itu ditunjukkan PT. Aji Bakuh Anugrah (ABA), UMKM binaan Polres Gresik yang sukses mengolah sekam padi dan limbah organik menjadi produk ramah lingkungan berdaya saing internasional.

Keberhasilan tersebut menjadi perhatian dalam kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo disela agenda peninjauan kesiapan pengamanan kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto di Museum Marsinah di Nganjuk dan panen raya jagung di Tuban.

Kapolri bersama pejabat utama Mabes Polri dan Kapolda Jawa Timur  Irjen Pol. Nanang Avianto turut mengapresiasi langkah pembinaan ekonomi kerakyatan yang dilakukan Polres Gresik Polda Jatim.

Kapolres Gresik,AKBP Ramadhan Nasution yang mendampingi kunjungan tersebut menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu tumbuh secara ekonomi melalui sektor usaha produktif.

AKBP Ramadhan menyebut, UMKM binaan Polres Gresik berhasil menembus pasar mancanegara lewat dua produk unggulannya, yakni arang sekam (bio-carbon) dan feedmeal. 

Produk tersebut diolah dari limbah pertanian yang melimpah di wilayah agraris menjadi bahan bernilai tinggi untuk kebutuhan industri dan peternakan global.

Pemanfaatan sekam padi sebagai bahan baku utama dinilai menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekonomi berbasis keberlanjutan. 

Limbah yang sebelumnya terbuang kini diubah menjadi produk biomass, material insulasi industri baja, hingga pakan ternak alternatif yang diminati pasar luar negeri.

Produk mereka disebut telah memenuhi spesifikasi pasar Jepang, Korea Selatan hingga Timur Tengah, baik dari sisi kadar air, kualitas karbon, maupun kandungan nutrisi untuk kebutuhan pakan ternak.

Keunggulan lainnya terletak pada efisiensi distribusi. Lokasi Gresik yang dekat dengan Pelabuhan Tanjung Perak memberikan keuntungan logistik sehingga pengiriman ekspor dapat dilakukan lebih cepat dan kompetitif.

Selain itu, legalitas ekspor yang lengkap seperti Certificate of Origin (COO) turut meningkatkan kepercayaan pembeli internasional terhadap produk asal Gresik tersebut.

Keberhasilan UMKM binaan Polres Gresik ini menjadi bukti bahwa inovasi lokal mampu bersaing di tingkat dunia. 

Di tengah isu keberlanjutan yang terus menguat, langkah mengubah limbah menjadi produk bernilai ekspor tidak hanya mendatangkan keuntungan ekonomi, tetapi juga membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat luas. 

(Dedy) 

Share:

Sabtu, 16 Mei 2026

Polri Miliki 28 Gudang Ketahanan Pangan, Maksimalkan Hasil Panen

 


Lini Indonesia, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa Polri bakal memiliki 28 gudang ketahanan pangan yang tersebar di beberapa titik wilayah Indonesia. Tempat penyimpanan itu bertujuan untuk memaksimalkan hasil panen. 

"Seiring dengan adanya potensi peningkatan volume hasil panen, melalui kerja sama dengan Perum Bulog, Polri telah membangun 18 gudang penyimpanan pada lahan Polri di 12 provinsi," kata Sigit saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Untuk hari ini, Sigit memaparkan, Presiden Prabowo Subianto juga akan melakukan groundbreaking pembangunan 10 gudang ketahanan Polri. 

"Pada hari ini akan dilaksanakan groundbreaking secara serentak pembangunan 10 gudang ketahanan pangan, sehingga total gudang ketahanan pangan Polri nantinya akan mencapai 28 unit," ujar Sigit. 

Menurut Sigit, gudang itu berkapasitas masing-masing sebesar 1.000 ton, dan 1 unit dengan kapasitas 10.000 ton yang akan selesai pada Juni 2026.

Sigit memastikan, pembangunan gudang tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan guna menjaga stabilitas pasokan bahan pangan di berbagai wilayah, tidak hanya jagung namun juga beras dan berbagai komoditas pangan lainnya.

"Polri berkomitmen untuk terus mendukung dan mewujudkan ekosistem pertanian jagung secara menyeluruh, mulai dari hulu sampai dengan hilir, meliputi penyiapan lahan, penyediaan bibit, penanaman, perawatan, hingga memastikan penyerapan hasil panen," tutup Sigit.

(Dedy) 

Share:

Kapolri Sampaikan Aspirasi Petani Ke Presiden Prabowo

 


Lini Indonesia, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerap dan menyampaikan langsung aspirasi dari para petani kepada Presiden Prabowo Subianto. Hal itu berkaitan dengan kesejahteraan dan meningkatkan jumlah produksi. 

Sigit awalnya mengungkapkan bahwa, Polri telah bekerjasama dengan Bank Himbara terkait memfasilitasi penyaluran kredit usaha rakyat dalam rangka pemenuhan kebutuhan produksi petani. 

"Yang digunakan untuk pembelian bibit dan pupuk, obat-obatan seperti herbisida, fungisida, insektisida, pembiayaan sewa traktor untuk penggemburan tanah, pengolahan lahan, pembayaran upah buruh, serta berbagai kebutuhan operasional lainnya," kata Sigit saat menyampaikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara panen raya jagung serentak kuartal II, Groundbreaking 10 gudang ketahanan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Terkait hal itu, Sigit berharap Presiden Prabowo berkenan untuk mendukung penguatan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), baik dari sisi kemudahan maupun peningkatan jumlah kredit yang kelak akan digunakan untuk membuka lahan baru, serta mendukung proses dari hulu hingga hilir. 

"Sehingga para petani dapat meningkatkan kapasitas produksi, kemandirian usaha, dan pertumbuhan ekonomi pedesaan," ujar Sigit.

Di sisi lain, Sigit memaparkan, hingga saat ini, ada 714 Poktan jagung binaan Polri di 42 Polres pada 8 Polda telah memanfaatkan fasilitas tersebut, dengan total pinjaman mencapai Rp30,03 miliar.

Lebih dalam, Sigit pun menyampaikan aspirasi para petani di hadapan Presiden Prabowo. Di antaranya, kelompok tani berharap mendapatkan lebih banyak alsintan, bibit hingga pupuk.  

"Di samping itu, para petani berharap kiranya dapat menerima bantuan yang lebih banyak lagi terkait dengan bibit, pupuk, dan alsintan, sehingga dapat mendukung peningkatan produksi," tutup Sigit.

(Dedy) 

Share:

Jumat, 15 Mei 2026

Gelar Kesenian Gong Gumbeng Rangkaian Kegiatan Bersih Desa Wringinanom

Ritual Kenduri Adat Di Telaga Mantili Dirja

Lini Indonesia, Ponorogo - Gong Gumbeng merupakan kesenian musik tradisional khas Ponorogo yang sakral dan berasal dari Dukuh Banyuripan, Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit. 

Kesenian ini selalu menjadi instrumen utama dalam upacara Bersih Desa (Merti Desa) sebagai wujud syukur dan penghormatan kepada Leluhur (Danyang) yang diwariskan secara turun temurun sejak dulu.

Seperti tahun-tahun sebelumnya bersama-sama masyarakat, Pemerintah Desa Wringinanom menggelar acara Bersih Desa sebagai wujud syukur dan tolak bala agar terhindar dari Musibah dan Paceklik.

Maka digelar ritual adat telaga Mantili Dirja, kesenian Gong Gumbeng, bertempat di Telaga Mantili Dirja, Jum'at, (15/05/2026).

Dalam tradisi tersebut diadakan kesenian Tari Tayub dengan diiringi irama musik Gong Gumbeng.


Sutini Kepala Desa Wringinanom Memberi Sambutan

Tampak hadir pada acara tersebut, Camat Sambit, Boby Aji Antoni Andy Charolli, S.STP, M.Si. beserta jajaran Forkopimcam Sambit, Kepala Desa Wringinanom, Sutini, beserta jajaran Perangkatnya, Tokoh Masyarakat, beserta Masyarakat Desa Wringinanom.

Dalam kesempatan ini Kepala Desa Wringinanom, Sutini menyampaikan, Rangkaian acara Bersih Desa tahun ini kami menggelar berbagai acara tradisi mulai, Khataman Al'quran, Dzikir Ghofilin, Ziarah Makam Leluhur, Ritual Adat Duk Sumur, Istighosah.

Selain itu Ritual Adat Jatiroso, Ritual Adat Telaga Mantili Dirja. Puncak ruwatan  dilanjutkan dengan kesenian wayang kulit.

Sutini juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan warga masyarakat yang telah mendukung jalannya acara tersebut. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, yang telah kompak, bekerja keras sehingga acara demi acara berjalan lancar dan juga kepada masyarakat Desa Wringinanom yang telah mendukung semua kegiatan ini sehingga sukses," ujar Sutini.


Camat Sambit, Boby Aji Antoni Andy Charolli, S.STP, M.Si., Memberi Sambutan Dalam Rangka Bersih Desa Wringinanom

Sementara Camat Sambit, Boby Aji Antoni Andy Charolli, S.STP, M.Si., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Wringinanom, karena musik Gong Gumbeng tersebut satu-satunya di Ponorogo. 

"Apresiasi kepada Pemerintah Desa Wringinanom dan masyarakat, telah melestarikan kesenian Gong Gumbeng, merupakan satu-satunya budaya yang ada di Kabupaten Ponorogo,"  ujar  Boby Aji Antoni Andy Charolli, S.STP, M.Si.


Tarian Tayub Diiringi Irama Musik Dari Gong Gumbeng Asal Desa Wringinanom, Sambit, Ponorogo

"Marilah, satu-satunya kesenian yang ada di Ponorogo ini kita lestarikan dan kita kembangkan kepada generasi muda agar kesenian ini nantinya tidak hilang," pungkasnya.

(Gst)

Share:

Presiden Resmikan Museum Marsinah Dan Rumah Singgah Di Nganjuk, Simbol Penghormatan Perjuangan Buruh


Lini Indonesia, Nganjuk - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian tersebut menjadi momentum bersejarah sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan kaum buruh sekaligus mengenang sosok Marsinah yang dikenal sebagai pejuang hak-hak pekerja.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, unsur Forkopimda Jawa Timur, Forkopimka Nganjuk, Ketua MUI, Ketua KSPSI, serta sekitar 7.000 buruh yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut kehadiran Museum Marsinah sebagai sebuah peristiwa yang langka dan memiliki makna besar, bahkan mungkin menjadi yang pertama di dunia sebagai museum yang secara khusus didedikasikan untuk perjuangan kaum buruh.

"Ini saya kira peristiwa yang langka dan luar biasa. Mungkin di seluruh dunia baru sekarang ada museum buruh," kata Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, museum tersebut bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol dan tonggak sejarah untuk mengenang keberanian seorang pejuang perempuan muda yang memperjuangkan hak-hak kaum pekerja.

Presiden menegaskan perjuangan Marsinah sesungguhnya menjadi lambang perjuangan seluruh masyarakat kecil dan kelompok yang selama ini berada pada posisi lemah.

"Perjuangan tersebut adalah lambang perjuangan mereka yang berada di pihak yang lemah, orang-orang miskin, orang-orang yang tidak memiliki kekuasaan," ujarnya.

Presiden juga mengingatkan bahwa peristiwa tragis yang dialami Marsinah seharusnya tidak perlu terjadi apabila nilai-nilai dasar bangsa Indonesia dijalankan secara utuh. 

Menurutnya, Indonesia dibangun dengan landasan Pancasila yang menempatkan keadilan sosial dan semangat kekeluargaan sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa.

Presiden menekankan bahwa sila kelima Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, serta Pasal 33 Undang-undang Dasar 1945 telah menegaskan bahwa bangsa Indonesia dibangun atas asas kekeluargaan.

"Yang kaya harus menarik yang miskin, yang kuat membantu yang lemah. Buruh adalah anak bangsa, petani anak bangsa, nelayan anak bangsa, semuanya adalah anak bangsa," tegasnya.

Presiden juga menegaskan bahwa aparat negara, termasuk TNI dan Polri, pada hakikatnya merupakan pelayan rakyat yang diberikan amanah untuk menjaga dan mengabdi kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Presiden mengungkapkan bahwa dirinya mendapat kehormatan untuk menetapkan Marsinah sebagai pahlawan nasional setelah seluruh organisasi buruh secara bulat mengusulkan nama tersebut.

"Saya mendapat kehormatan untuk menjadikan beliau sebagai pahlawan nasional," ungkap Presiden.

Menutup sambutannya, Presiden secara resmi meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini Sabtu, 16 Mei 2026, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur," ucap Presiden.

Peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah tersebut diharapkan menjadi pengingat sejarah perjuangan kaum buruh sekaligus menjadi simbol semangat keadilan sosial serta penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan di Indonesia. 

(Dedy) 

Share: