#Attribution1 {height:0px; visibility:hidden; display:none}

Breaking News

Warga Beserta Tokoh Masyarakat Bongkar Bisnis Esek-esek Berkedok Dijadikan LC

Pasuruan, LINDO - Praktek perdagangan manusia (Human Traffiking) anak dibawah umur untuk dijadikan LC sebagai pemuas laki-laki hidung belang masih marak dan berulang kali terjadi di dalam masyarakat.

Kapolres Madiun Sambangi Masjid Terowongan, Ajak Jamaah Jaga Kamtibmas Lewat Jum’at Curhat

Lini Indonesia, Madiun – Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama Polres Madiun melaksanakan ibadah Sholat Jum’at sekaligus kegiatan Jum’at Curhat di Masjid Terowongan, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Jum'at (12/12/2025)

Jelang Nataru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Cek Kesehatan Gratis Di Gate Pelabuhan Jamrud

Lini Indonesia, Surabaya - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat memastikan keamanan dan keselamatan transportasi publik

Do'a Bersama HUT Reserse, Kapolres : Spiritual Perkuat Mental

Lini Indonesia, Pasuruan - Polres Pasuruan memperingati Hari Jadi Reserse Ke-78 dengan menggelar doa bersama dan santunan anak yatim di Masjid Polres Pasuruan, Kamis (4/12/2025)

Patroli Jalan Kaki Kapolrestabes Surabaya Di KBS, Bagi Cokelat Dan Jamin Keamanan Pengunjung

Lini Indonesia, Surabaya – Suasana Lebaran masih terasa di Surabaya. H+5 Idul Fitri, Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Lutfi Sulistiawan, tak hanya memimpin patroli rutin, tetapi juga melakukan patroli kaki di Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Jum'at siang (3/4/2025)

Senin, 13 Juli 2026

Aksi Heroik Satlantas Polres Gresik Selamatkan Wanita Yang Hendak Melahirkan


Lini Indonesia, Gresik - Aksi heroik kembali ditunjukkan personel Satlantas Polres Gresik Polda Jatim dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. 

Dengan sigap, Dua personel Satlantas Polres Gresik,Aipda Bambang S dan Aipda Enrou Amalex melakukan pengawalan darurat terhadap sebuah mobil yang membawa seorang wanita yang hendak melahirkan, hingga tiba dengan selamat di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Peristiwa dramatis tersebut terjadi ketika personel Satlantas Polres Gresik sedang melaksanakan patroli rutin di kawasan Jalan Dr. Wahidin - Gresik, Sabtu malam (11/7/2026).

Saat itu, sebuah mobil Toyota Avanza berwarna hitam yang berada di depan kendaraan patroli mendadak menepi. 

Pengemudi mobil kemudian membuka kaca jendela dan melambaikan tangan sambil meminta pertolongan.

Petugas yang menghampiri kendaraan tersebut mendapati seorang wanita warga asal Sidoarjo, sedang mengalami proses persalinan di dalam kabin mobil. 

"Saat kami cek, kondisinya sudah sangat darurat dan membutuhkan penanganan medis secepatnya," ujar Aipda Bambang, Senin (13/7/2026).

Menyadari setiap detik sangat berharga bagi keselamatan ibu dan bayi, anggota Satlantas Polres Gresik segera menyalakan sirine mobil patroli dan membuka jalan di tengah kepadatan lalu lintas Kota Gresik. 

Setibanya di depan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Ibnu Sina, Aipda Bambang dan Aipda Enrou langsung berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan memanggil tim medis untuk memberikan pertolongan pertama di dalam mobil. 

Proses evakuasi berlangsung menegangkan, namun berkat kerja sama yang cepat antara petugas kepolisian, petugas keamanan dan tenaga medis rumah sakit, ibu dan bayi berhasil dievakuasi dengan selamat.

Setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi ibu dan bayi dilaporkan dalam keadaan sehat dan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, memberikan apresiasi atas kesigapan anggotanya dalam menangani situasi darurat tersebut. 

Menurutnya, tindakan cepat yang dilakukan personel di lapangan merupakan wujud nyata tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, terlebih dalam situasi darurat medis yang mengancam keselamatan jiwa, sudah menjadi kewajiban setiap anggota Polri,” tegas AKP Nur Arifin.

Kasat Lantas Polres Gresik mengimbau kepada pengguna jalan agar tidak ragu meminta bantuan kepada petugas kepolisian apabila menghadapi kondisi darurat di jalan raya.

Ucapan haru juga disampaikan keluarga Arfrida Anggraeni kepada jajaran Satlantas Polres Gresik. 

Mereka mengaku sangat bersyukur atas kesigapan para personel yang tanpa ragu memberikan pengawalan hingga ibu dan bayi selamat.

"Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak polisi Satlantas Polres Gresik'. 

"Terima kasih atas respon cepat langsung dibantu dan dikawal menuju rumah sakit. Alhamdulillah ibu dan bayi selamat,"ungkap salah satu anggota keluarga. 

(Dedy) 

Share:

Kapolri Perkuat Soliditas TNI-Polri Lewat Silaturahmi Dengan Panglima TNI Di Mabes TNI


Lini Indonesia, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri melakukan silaturahmi dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/7). 

Pertemuan berlangsung di Aula Gatot Subroto mulai pukul 13.00 WIB tersebut menjadi momentum memperkuat soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri sebagai dua institusi utama penjaga kedaulatan negara.

Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Panglima TNI yang didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, KSAU Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono, Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, serta sejumlah pejabat utama Mabes TNI lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolri hadir bersama Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono, Kalemdiklat Polri Komjen RZ Panca Putra, Dankorbrimob Polri Komjen Ramdani Hidayat, dan Astamarena Kapolri Komjen Wahyu Hadiningrat.

Turut mendampingi Kapolri, antara lain Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri, As SDM Kapolri Irjen Anwar, Aslog Kapolri Irjen Suwondo Nainggolan, Koorsahli Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak, Kadivpropam Polri Irjen Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, Kadivkum Polri Irjen Agus Nugroho, Kadivhubinter Polri Irjen Amur Chandra Juli Buana, Kakorlantas Polri Irjen Wibowo. 

Kadensus 88 AT Polri Irjen Sentot Prasetyo, Kakortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, Waastamaops Kapolri Irjen Laksana, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen M. Nazly Harahap, Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen R. Firdaus Kurniawan, Kapusjarah Polri Brigjen Abas Basuni, serta pejabat utama Polri lainnya.

Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menegaskan, silaturahmi tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya soliditas TNI dan Polri sebagai pilar utama dalam menjaga kedaulatan bangsa.

"Tentunya menyambung apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden, bahwa TNI-Polri sebagai pilar utama penjaga kedaulatan bangsa. Yang tentunya, kita memiliki kewajiban untuk terus terjaga agar TNI-Polri tetap solid," ujar Jenderal Sigit.

Menurutnya, kekompakan kedua institusi menjadi fondasi penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai program dan kebijakan pemerintah.

"Karena ini adalah kunci utama agar negara kita, sebagaimana apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden, terus bisa menjalankan program-program kebijakan dari Bapak Presiden. Dan itu semuanya bisa berjalan kalau TNI dan Polri solid," lanjutnya.

Kapolri juga mengingatkan adanya berbagai upaya dari pihak-pihak tertentu yang berpotensi memecah belah hubungan TNI dan Polri. Oleh karena itu, 

Ia menegaskan komitmen seluruh jajaran Polri untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kerja sama dengan TNI.

"Karena banyak yang memiliki kepentingan untuk memecah belah TNI dan Polri. Jadi di kesempatan ini, tentunya kami bersama para pejabat utama dalam hal ini akan terus meningkatkan sinergitas, soliditas dengan TNI," katanya.

Ia juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya apabila terdapat persoalan yang perlu dibahas bersama demi menjaga keharmonisan hubungan kedua institusi.

"Dan tentunya terkait dengan hal-hal yang mungkin harus dibicarakan, harus dikomunikasikan karena ada hal-hal yang mungkin berusaha untuk memecah belah TNI-Polri, silakan untuk bisa langsung berkomunikasi dengan seluruh pejabat utama yang ada. Kami terbuka untuk itu," tutup Jenderal Sigit.

(Dedy) 

Share:

Minggu, 12 Juli 2026

Gugus Tugas Polsek Rembang Pantau Lahan P2L, Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Implementasi Asta Cita Presiden RI


Lini Indonesia, Pasuruan – Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polsek Rembang, Polres Pasuruan, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan. 

Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemantauan lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang berada di belakang Markas Komando (Mako) Polsek Rembang, Senin (13/7/2026).

Kegiatan pemantauan dilaksanakan mulai pukul 09.30 WIB oleh Aiptu Hendro selaku anggota Polsek Rembang. 

Pemantauan dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman sayuran di lahan P2L berjalan dengan baik, sehingga mampu menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif sekaligus mendukung ketersediaan pangan di lingkungan sekitar.

Kapolsek Rembang AKP Supriyanto, S.H., menjelaskan bahwa program P2L merupakan salah satu langkah nyata Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. 

Selain memanfaatkan lahan kosong agar lebih produktif, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mengembangkan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga.

Hasil pemantauan menunjukkan kondisi tanaman sayuran di lahan P2L Polsek Rembang tumbuh dengan baik, sehat, dan mendapatkan perawatan secara rutin. 

"Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan lahan secara berkelanjutan mampu menghasilkan tanaman yang produktif dan bermanfaat".

Polsek Rembang berkomitmen untuk terus melakukan pemeliharaan, pemantauan, serta pengembangan lahan Pekarangan Pangan Lestari sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah. Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan upaya mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dapat terus terwujud.

(Dedy) 

Share:

Bhabin Kamtibmas Polsek Sukorejo Pantau Pertumbuhan Jagung, Dukung Asta Cita Presiden Di Bidang Ketahanan Pangan


Lini Indonesia, Pasuruan – Bhabin Kamtibmas Polsek Sukorejo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan. 

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemantauan pertumbuhan tanaman jagung di lahan produktif milik warga yang berada di Dusun Karanglo, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bhabin Kamtibmas Desa Sukorejo, Aipda Eko WS, bersama anggota Kelompok Tani yang dipimpin Bapak Krista. 

Lahan persawahan seluas kurang lebih 1.000 meter persegi tersebut merupakan tanah milik perorangan yang dimanfaatkan oleh warga sebagai lahan budidaya tanaman jagung.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabin Kamtibmas tidak hanya melakukan pemantauan perkembangan tanaman, tetapi juga memberikan motivasi kepada para petani agar terus memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan di wilayahnya.

Selain itu, Bhabin Kamtibmas berperan sebagai pendamping sekaligus problem solver bagi kelompok tani. 

Berbagai masukan dan saran disampaikan terkait pengelolaan lahan, serta kesiapan untuk menjembatani komunikasi dengan instansi terkait apabila di kemudian hari terdapat kendala dalam proses budidaya.

Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung tumbuh dengan baik dan sehat. Sebagian lahan telah ditanami, sementara sebagian lainnya masih dalam proses penanaman dari persemaian. 

Hingga saat ini tidak ditemukan kendala berarti, baik dari sisi ketersediaan pupuk, serangan hama maupun penyakit tanaman. Sarana dan peralatan pertanian juga dinilai masih memadai sehingga belum memerlukan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Kapolsek Sukorejo Iptu Bakti Adi Prayogo, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. 

Diharapkan hasil panen nantinya dapat maksimal serta memberikan manfaat ekonomi bagi para petani dan turut memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Pasuruan.

(Dedy) 

Share:

Polres Gresik Tetapkan Oknum Staf PMD sebagai Tersangka Kasus Penipuan PPPK


Lini Indonesia, Gresik - Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim mengungkap dugaan kasus penipuan dan pemalsuan dalam proses penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Dalam kasus ini Polisi menetapakan seorang oknum staf di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pemerintah Kabupaten Gresik berinisial AP (56) sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan tersangka AP diduga berperan membantu aksi penipuan dengan meyakinkan para korban bahwa mereka dapat diloloskan menjadi PPPK melalui jalur tidak resmi.

AKP Arya Widjaya menerangkan, kasus ini bermula dari laporan polisi yang diterima pada 13 April 2026. 

Dalam penyelidikan terungkap bahwa AP memperkenalkan para korban kepada seseorang, yang sebelumnya telah mengaku memiliki akses untuk meloloskan peserta seleksi PPPK dengan imbalan sejumlah uang.

"Tersangka tidak hanya mempertemukan korban dengan pelaku utama, tetapi juga terus meyakinkan korban bahwa proses pengurusan PPPK sedang berjalan sehingga korban tetap percaya dan tidak segera meminta uangnya kembali," jelas AKP Arya, Sabtu (11/7/2026).

Dalam penyidikan, Satreskrim Polres Gresik telah memeriksa sebanyak 20 orang saksi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekening koran, enam lembar salinan legalisir surat keputusan (SK) yang diduga palsu, serta percakapan WhatsApp antara tersangka dengan para korban.

Berdasarkan hasil penyidikan, AP diduga memberikan kesempatan, sarana, serta keterangan yang mempermudah tindak pidana penipuan sehingga dijerat sebagai pembantu tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 492 KUHP juncto Pasal 21 ayat (1) huruf a dan b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Nasional.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku mampu meloloskan seseorang menjadi PPPK maupun PNS dengan meminta imbalan uang. 

"Apabila menemukan praktik serupa, masyarakat diminta segera melapor kepada kepolisian," tegas AKP Arya Widjaya. 

(Dedy) 

Share:

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Gerakan Pangan Murah, Hasil Panen Dari Lahan Ketahanan Pangan Tambak Wedi


Lini Indonesia, Surabaya – Komitmen mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan terus diwujudkan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak. 

Melalui Polri Penggerak Ketahanan Pangan, jajaran kepolisian berkolaborasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Pertanian Kota Surabaya serta Kelompok Tani (Poktan) Nandur Makmur binaan Polsek Kenjeran.

Saat ini menggelar Gerakan Pangan Murah di Balai Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya.

Kapolsek Kenjeran Surabaya Kompol Yuyus mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

"Gerakan Pangan Murah menghadirkan berbagai hasil panen segar yang berasal dari lahan ketahanan pangan binaan Polres Pelabuhan Tanjung Perak".



"Produk yang dipasarkan berupa aneka sayuran dan buah-buahan yang dibudidayakan secara terpadu di sela-sela lahan tanaman jagung," tutur Kompol Yuyus, pada Minggu (12/7).

Melalui pemanfaatan lahan tersebut, hasil pertanian tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas lahan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial karena hasil panennya dapat langsung dinikmati masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.

"Kehadiran hasil panen lokal yang segar diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat," katanya.

Sinergi antara Polri, PPL Pertanian Kota Surabaya, serta Poktan Nandur Makmur menjadi bukti bahwa upaya menjaga ketahanan pangan memerlukan kolaborasi berbagai pihak. 

Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga memastikan hasil panen dapat didistribusikan secara langsung kepada masyarakat.



Perwakilan penyelenggara menjelaskan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah merupakan implementasi nyata dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di sektor ketahanan pangan.

"Melalui Gerakan Pangan Murah ini, hasil panen buah dan sayuran dari lahan ketahanan pangan dapat langsung dimanfaatkan masyarakat dengan harga yang terjangkau". 

"Kami berharap kegiatan ini mampu membantu menjaga stabilitas harga pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat kemandirian pangan di lingkungan masyarakat," ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Perak berharap budaya memanfaatkan lahan produktif terus berkembang di tengah masyarakat. 

Selain meningkatkan hasil pertanian, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan sebagai salah satu pilar penting dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

(Dedy) 

Share:

Jumat, 10 Juli 2026

Polres Pasuruan Tanamkan Disiplin kepada 340 Siswa Baru MAN 1 Pasuruan, Bekal Wujudkan Generasi Berkarakter


Lini Indonesia, Pasuruan - Sebanyak 340 siswa baru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pasuruan mendapat pembekalan karakter dari Polres Pasuruan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026–2027. 

Dengan mengusung tema "Disiplin" kegiatan ini bertujuan membentuk karakter siswa sejak hari pertama menempuh pendidikan di tingkat Madrasah Aliyah. Pembekalan berlangsung di Aula MAN 1 Pasuruan, Sabtu (11/7/2026).

Materi disampaikan oleh Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno, S.H., di hadapan para peserta yang terbagi dalam 12 kelas.

Ia menekankan bahwa disiplin merupakan modal utama untuk meraih cita-cita sekaligus membentuk pribadi yang bertanggung jawab dan taat terhadap peraturan.

"Disiplin yang kita tanamkan hari ini akan menjadi bekal saat kalian melangkah ke jenjang kehidupan yang lebih jauh. Apa yang kalian lakukan hari ini akan kembali kepada diri kalian sendiri, baik manfaat maupun konsekuensinya," ujar Iptu Joko Suseno.

Menurutnya, kebiasaan disiplin harus dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menghargai waktu, menaati tata tertib sekolah, menghormati orang tua dan guru, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan. 

Kebiasaan tersebut akan menjadi fondasi dalam membentuk karakter yang kuat dan berintegritas.

Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum. Menurutnya, kedisiplinan menjadi benteng awal yang mampu menghindarkan generasi muda dari berbagai perilaku negatif.

"Jangan pernah berurusan dengan pelanggaran hukum di tingkat mana pun. Disiplinkan diri, disiplinkan sikap, dan disiplinkan cita-cita kalian. Kesuksesan lahir dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara disiplin setiap hari," pesannya.



Sementara itu, Guru Bidang Kesiswaan MAN 1 Pasuruan, Heri S., S.Pd., mengapresiasi kehadiran Polres Pasuruan yang memberikan pembinaan kepada peserta didik baru. 

Menurutnya, sinergi antara sekolah dan kepolisian menjadi langkah penting dalam membangun karakter siswa sekaligus mencegah kenakalan remaja.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut. Terkadang ketika siswa hanya dinasihati oleh guru, tidak semuanya didengar dan diindahkan. 

Karena itu, kami berharap pihak kepolisian dapat lebih sering hadir memberikan pembinaan, motivasi, serta edukasi hukum kepada para siswa agar mereka semakin memahami pentingnya disiplin dan menjauhi perilaku yang melanggar aturan," ujar Heri.

Melalui kegiatan MPLS ini, MAN 1 Pasuruan berharap para siswa baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga membawa nilai-nilai disiplin dalam kehidupan sehari-hari. 

Dengan karakter yang kuat, mereka diharapkan mampu meraih prestasi, menjaga nama baik sekolah, serta menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

(Dedy) 

Share: