#Attribution1 {height:0px; visibility:hidden; display:none}

Breaking News

Warga Beserta Tokoh Masyarakat Bongkar Bisnis Esek-esek Berkedok Dijadikan LC

Pasuruan, LINDO - Praktek perdagangan manusia (Human Traffiking) anak dibawah umur untuk dijadikan LC sebagai pemuas laki-laki hidung belang masih marak dan berulang kali terjadi di dalam masyarakat.

Kapolres Madiun Sambangi Masjid Terowongan, Ajak Jamaah Jaga Kamtibmas Lewat Jum’at Curhat

Lini Indonesia, Madiun – Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama Polres Madiun melaksanakan ibadah Sholat Jum’at sekaligus kegiatan Jum’at Curhat di Masjid Terowongan, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Jum'at (12/12/2025)

Jelang Nataru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Cek Kesehatan Gratis Di Gate Pelabuhan Jamrud

Lini Indonesia, Surabaya - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat memastikan keamanan dan keselamatan transportasi publik

Do'a Bersama HUT Reserse, Kapolres : Spiritual Perkuat Mental

Lini Indonesia, Pasuruan - Polres Pasuruan memperingati Hari Jadi Reserse Ke-78 dengan menggelar doa bersama dan santunan anak yatim di Masjid Polres Pasuruan, Kamis (4/12/2025)

Patroli Jalan Kaki Kapolrestabes Surabaya Di KBS, Bagi Cokelat Dan Jamin Keamanan Pengunjung

Lini Indonesia, Surabaya – Suasana Lebaran masih terasa di Surabaya. H+5 Idul Fitri, Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Lutfi Sulistiawan, tak hanya memimpin patroli rutin, tetapi juga melakukan patroli kaki di Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Jum'at siang (3/4/2025)

Rabu, 12 Agustus 2026

Perkuat Sinergi Jaga Surabaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Silaturahmi Ke Wali Kota Surabaya


Lini Indonesia, Surabaya - Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan melakukan kunjungan silaturahmi ke Balai Kota Surabaya, Rabu (12/8). 

Pertemuan dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menjaga keamanan dan kondusivitas kota.

Irwan datang bersama Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Anindita Harcahyaningdiyah, jajaran kapolsek serta pejabat utama (PJU) Polres Pelabuhan Tanjung Perak. 

Rombongan diterima langsung Eri Cahyadi di ruang kerja Wali Kota Surabaya, lantai II Gedung Balai Kota.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ajang perkenalan Irwan sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak yang baru. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas dinamika keamanan, khususnya di wilayah Surabaya Utara yang menjadi bagian dari wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Eri menyampaikan selamat datang sekaligus selamat bertugas kepada Irwan. Dia menilai kawasan Surabaya Utara memiliki karakteristik tersendiri karena merupakan wilayah padat dengan dinamika masyarakat dan potensi kerawanan yang cukup tinggi.

“Surabaya Utara ini wilayah yang cukup padat dengan kondisi masyarakat dan kerawanan yang cukup tinggi. Semoga bisa diatasi dengan baik,” kata Eri dalam pertemuan tersebut.

Menurut dia, koordinasi lintas instansi menjadi kunci menjaga keamanan Surabaya. Terlebih, Agustus menjadi bulan yang memiliki banyak agenda masyarakat dalam rangka menyambut dan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Eri berharap koordinasi antara Pemkot Surabaya, TNI dan Polri terus diperkuat sehingga berbagai kegiatan masyarakat dapat berlangsung aman dan lancar.

“Semoga dengan adanya koordinasi yang baik antar-Forkopimda di Kota Surabaya, potensi kerawanan di bulan Agustus ini dapat berjalan dengan baik dan agenda-agenda ke depan dapat berlangsung dengan lancar,” ujarnya.

Eri juga menegaskan bahwa Pemkot Surabaya tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan wilayah. Dukungan TNI-Polri, menurut dia, menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi kota yang aman dan kondusif.

Sementara itu, Irwan mengatakan kunjungannya bersama jajaran PJU merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri setelah dipercaya memimpin Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Dia berharap hubungan kelembagaan antara Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Pemkot Surabaya semakin solid sehingga setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat ditangani melalui koordinasi yang cepat.

“Semoga sinergitas antara Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Pemerintah Kota Surabaya dapat terjalin dengan baik,” kata Irwan. 

Irwan juga menyinggung sejumlah kejadian menonjol yang terjadi setelah dirinya menjabat. Salah satunya terkait kedatangan korban kebakaran kapal KM Mutiara Sentosa 2.

“Semoga kejadian-kejadian yang ada ke depan dapat berjalan dengan aman dan kondusif dengan koordinasi yang baik antarinstansi terkait,” ujarnya.

Irwan menegaskan Polres Pelabuhan Tanjung Perak akan berupaya maksimal menjaga keamanan wilayah hukum yang menjadi tanggung jawabnya. 

Upaya tersebut dikemas dalam semangat Jogo Perak, sebagai komitmen kepolisian menjaga keamanan kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dan sekitarnya.

“Kita akan berupaya semaksimal mungkin agar menciptakan Surabaya aman dengan tagline kami, Jogo Perak. Semoga Kota Surabaya dalam keadaan aman dan kondusif,” tegasnya.

Pertemuan kemudian ditutup dengan foto bersama dan pemberian cinderamata. Seluruh rangkaian kunjungan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak ke Balai Kota Surabaya berakhir dalam situasi aman dan kondusif. 

(Dedy)

Share:

Kapolresta Malang Kota Ajak Media Dan Suporter Jaga Kamtibmas, Dorong Aremania-Bonek Rawat Kedamaian Sepak Bola


Lini Indonesia, Malang Kota - Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Danang Setyo Pambudi Soekarno mengajak seluruh insan media memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Malang.

Ajakan tersebut disampaikan saat Kapolresta Malang Kota ngopi bersama awak media di Media Corner Polresta Malang Kota, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan itu menjadi ruang komunikasi dua arah untuk bertukar gagasan mengenai kebutuhan informasi publik, dinamika Kota Malang, sekaligus memperkuat peran media sebagai mitra strategis kepolisian.

Kombes Pol. Danang menilai karakter Kota Malang yang unik, dinamis dan memiliki berbagai potensi membutuhkan pola komunikasi publik yang terbuka.

“Kami siap menerima ide, saran dan gagasan dari teman-teman media agar Polresta Malang Kota lebih informatif dan aplikatif dalam memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Kombes Danang.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh awak media, sinergitas yang sudah terbangun perlu dipertahankan dan ditingkatkan.

Untuk memperkuat kebutuhan publikasi, Kombes Pol. Danang memastikan koordinasi dapat dilakukan melalui Kasi Humas, Kapolsek maupun personel jajaran sesuai dengan bidang dan kompetensinya.

“Kebutuhan narasumber silakan dikoordinasikan dengan Humas. Kami akan berupaya memberikan informasi yang diperlukan agar masyarakat mendapatkan penjelasan yang jelas,” kata Kombes Danang.

Selain membahas kemitraan dengan media, Kombes Danang juga menyoroti dinamika sepak bola dan rivalitas antara Aremania dengan Bonek Mania.

Ia berharap perbedaan dukungan klub tidak berkembang menjadi konflik yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Kombes Danang menegaskan, Polresta Malang Kota siap mengambil peran sebagai jembatan komunikasi untuk mendorong kedua kelompok suporter membangun hubungan yang lebih baik.

“Kita ingin rivalitas tetap berada dalam konteks olahraga. Kalau ada kesempatan, saya ingin mempertemukan Aremania dan Bonek untuk membangun persahabatan,” ungkap Kombes Danang.

Gagasan tersebut diharapkan dapat diwujudkan dalam momentum pertandingan mendatang, termasuk agenda laga kandang pada 29 November 2026.

Kombes Danang juga mendorong semangat persahabatan antarsuporter diperluas, tidak hanya antara Aremania dan Bonek, tetapi juga dengan kelompok suporter klub lain.

Pertemuan di Media Corner tersebut sekaligus mempertegas komitmen Polresta Malang Kota untuk memperkuat kolaborasi dengan seluruh platform media.

Di sisi lain, ajakan kepada Aremania dan Bonek untuk menjaga kedamaian menjadi bagian dari upaya membangun budaya sepak bola yang lebih dewasa.

“Rivalitas di lapangan tetap menjadi warna olahraga, sementara persaudaraan dan keamanan masyarakat harus menjadi kepentingan bersama,”pungkas Kombes Danang. 

(Dedy)

Share:

Polda Jatim Bongkar Arisan Online Fiktif Transaksi Capai Rp 71 Miliar


Lini Indonesia, Surabaya - Direktorat Reserse Siber (Dit. Resiber) Polda Jawa Timur (Jatim) membongkar dugaan penipuan online berkedok arisan fiktif. 

Dalam kasus ini, Polisi menetapkan dan menahan tersangka seorang perempuan berinisial JNK yang disebut sebagai pemilik sekaligus pengelola arisan online tersebut.

Direktur Reserse Siber (Dir. Resiber) Polda Jatim Kombes Pol. Bimo Ariyanto, S.H., S.I.K. mengatakan tersangka menjalankan aksinya dengan mempromosikan berbagai program arisan melalui media sosial dengan menggunakan sejumlah klaim untuk membangun kepercayaan calon member.

“Dalam promosi tersebut dicantumkan berbagai keterangan mengenai keamanan, kepercayaan dan legalitas arisan, seperti 100 persen bersertifikasi, arisan paling aman, terpercaya dan konsisten, owner amanah serta testimoni riil,” kata Kombes Bimo, Rabu (12/8/2026).

Menurut Kombes Bimo, calon member yang tertarik kemudian diarahkan bergabung ke grup What's App sesuai program yang dipilih dan diwajibkan mengisi data identitas, termasuk foto KTP dan akun media sosial.

Program yang ditawarkan antara lain arisan menurun dan program dengan iming-iming keuntungan tertentu. 

Dalam menjalankan aktivitas tersebut, JNK memiliki kewenangan menentukan program, waktu serta besaran keuntungan.

Kombes Bimo mengungkapkan, tersangka juga menggunakan nama member fiktif untuk mengisi slot arisan yang kosong. 

Hal itu dilakukan agar calon member percaya bahwa arisan tersebut berjalan normal dan seluruh slot telah terisi.

Untuk menjaga kepercayaan member, tersangka membuat seolah-olah seluruh slot arisan terisi oleh member nyata, padahal ada nama yang digunakan untuk mengisi slot kosong atau fiktif. 

"Transaksi atas nama tersebut dilakukan menggunakan dana milik tersangka sendiri sehingga terlihat sebagai member yang aktif,” jelas Kombes Bimo.

Tersangka JNK disebut mengelola transaksi menggunakan sejumlah rekening miliknya, sedangkan dalam operasionalnya, tersangka dibantu Tiga admin yang bertugas melakukan verifikasi data, promosi, menjaga grup WhatsApp serta mengingatkan member mengenai pembayaran.

Dari hasil penyidikan dan pendalaman terhadap sejumlah grup arisan online, Polisi menemukan sekitar 140 korban. 

Mereka tersebar di berbagai wilayah Indonesia, di antaranya Jawa Timur, Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Bali hingga Papua.

"Berdasarkan penelusuran transaksi keuangan periode Juni 2025 hingga Juli 2026, nilai transaksi yang berkaitan dengan arisan fiktif itu mencapai Rp71 miliar,” ungkap Kombes Bimo.

Sejumlah barang bukti telah disita, di antaranya iPhone 15 Pro Max, iPhone 13 Pro Max, Samsung Galaxy Fold, beberapa telepon seluler lainnya, laptop, sejumlah rekening bank serta akun media sosial yang digunakan dalam aktivitas arisan.

Polisi turut menyita Tiga mobil yang diduga berkaitan dengan hasil kejahatan, yakni satu unit BMW, Toyota Rush dan Honda Brio. Penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya aset lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.

“Kami akan terus melakukan penelusuran terkait aset dan akan menyita semua aset yang berhubungan atau yang dihasilkan dari kegiatan arisan fiktif tersebut,” pungkas Kombes Bimo.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. 

Salah satu ketentuan yang diterapkan berkaitan dengan penyebaran informasi bohong yang mengakibatkan kerugian material dalam transaksi elektronik, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar. 

Sementara itu Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Jatim dalam melindungi masyarakat dari kejahatan siber dan kejahatan ekonomi digital.

“Kemajuan teknologi dan media sosial tentu membawa banyak manfaat. Namun, hal ini juga kerap digunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan online dengan berbagai modus, termasuk promosi investasi palsu dan pengelolaan arisan online fiktif,” ujar Kombes Abast.

Kabid Humas Polda Jatim menegaskan promosi maupun pengelolaan arisan online yang tidak sesuai dengan kesepakatan dan merugikan peserta dapat diproses secara hukum.

“Setiap tindakan penipuan online, termasuk promosi dan pengelolaan arisan online yang tidak sesuai dengan kesepakatan atau menipu peserta, adalah perbuatan melawan hukum yang dapat dikenai pidana sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Kombes Abast.

Kabid Humas Polda Jatim mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati sebelum mengikuti arisan maupun investasi yang ditawarkan melalui media sosial.

“Pastikan terlebih dahulu legalitas, transparansi dan rekam jejak pengelola sebelum bergabung. Jangan mudah tergiur dengan keuntungan besar dalam waktu singkat,” pungkas Kombes Abast. 

(Dedy)

Share:

Kapolrestabes Surabaya Berbagi Sembako Ke Warga Gubeng Masjid


Lini Indonesia, Surabaya - Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polrestabes Surabaya melalui program Luthfie Daily Berbagi. 

Kegiatan sosial tersebut menyasar warga yang membutuhkan di kawasan Jalan Gubeng Masjid Gang 2, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Rabu (12/8/2026).

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr Luthfie Sulistiawan bersama jajaran Sat Binmas dan sejumlah pejabat utama Polrestabes Surabaya turun langsung dalam kegiatan tersebut. 

Bantuan berupa kebutuhan pokok disalurkan kepada warga sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu, bantuan sembako diberikan kepada sejumlah warga di sekitar Gang 2 Jalan Gubeng Masjid. Paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung dengan menyambangi warga. Cara tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan sosial dengan masyarakat.

Sejumlah warga yang menerima bantuan di antaranya Ratmi, 62 tahun, yang sehari-hari berjualan makanan. Ada pula Wati, 59 tahun, seorang pedagang sayur, serta Untung, 61 tahun, yang bekerja sebagai tukang becak.

Selain kepada beberapa warga tersebut, bantuan juga dibagikan kepada masyarakat yang ditemui di sepanjang Gang 2 Jalan Gubeng Masjid.

Program Luthfie Daily Berbagi menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial Polrestabes Surabaya terhadap kondisi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pelayanan kepolisian tidak sebatas menjaga keamanan dan menangani persoalan hukum. 

Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat membangun rasa kebersamaan serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Melalui kegiatan berbagi tersebut, jajaran Polrestabes Surabaya berupaya menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat. 

Bantuan yang diberikan memang sederhana, namun diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari warga penerima.

Kegiatan sosial seperti Luthfie Daily Berbagi juga memiliki nilai penting dalam membangun komunikasi antara polisi dan masyarakat. 

Interaksi secara langsung memungkinkan petugas melihat lebih dekat kondisi warga sekaligus mendengarkan berbagai kebutuhan yang berkembang di lingkungan masyarakat.

Polrestabes Surabaya diharapkan dapat terus menghadirkan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Dengan semangat membantu sepenuh hati, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan manfaat nyata bagi warga Surabaya.

(Dedy)

Share:

Selasa, 11 Agustus 2026

Polres Lumajang Ringkus Tiga Anggota Komplotan Pencurian Berkedok Investasi Fiktif



Lini Indonesia, Lumajang – Tim Resmob Satreskrim Polres Lumajang meringkus tiga orang yang diduga terlibat dalam komplotan penipuan dan pencurian berkedok investasi fiktif dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

Ketiga terduga pelaku diamankan di sebuah hotel di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Minggu (9/8/2026) malam.

Kasus tersebut terungkap setelah seorang warga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kun Subroto Wiyono (62) menjadi korban pencurian uang tunai sebesar Rp 1 miliar.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (6/8/2026) di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang.

“Korban awalnya berkomunikasi dengan seseorang terkait rencana investasi. Selanjutnya disepakati untuk bertemu di Lumajang,” kata Riki.

Menurutnya, korban kemudian dijemput dari Hotel Cantik Lumajang dan bersama-sama menuju sebuah rumah di Desa Meleman, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

Di lokasi tersebut, korban bertemu dengan AWA yang disebut sebagai koordinator investasi.

Korban Dijanjikan Keuntungan Rp 4,8 Miliar. Sebelum bertemu para pelaku, korban telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 1 miliar.

Uang tersebut rencananya diserahkan untuk investasi menggunakan nama sebuah yayasan pendidikan yang berada di Yogyakarta.

Dalam skenario investasi tersebut, korban dijanjikan uangnya akan dikelola untuk proyek pembangunan fasilitas dan infrastruktur yayasan di bidang pendidikan.

Korban juga dijanjikan pengembalian modal sekaligus keuntungan dengan total mencapai Rp 4,8 miliar atau sekitar 60 persen dalam jangka waktu 10 tahun.

Setelah berbincang mengenai investasi, korban kemudian diminta memperlihatkan uang yang dibawanya.

Saat itu, uang Rp 1 miliar berada di dalam koper dan dibungkus menggunakan dua plastik. Masing-masing plastik berisi uang tunai sebesar Rp 500 juta.

“Setelah uang diperlihatkan, dua plastik berisi uang tersebut langsung dibawa oleh AWA yang kemudian melarikan diri ke arah belakang rumah,” ujar AKBP Riki

Pada saat bersamaan, seorang lainnya yang berada di lokasi juga melarikan diri melalui bagian depan rumah.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Lumajang.

"Polisi Lacak Pelaku hingga Pasuruan".

Menindak-lanjuti laporan tersebut, Tim Resmob Satreskrim Polres Lumajang melakukan pemeriksaan terhadap korban.

Dalam pemeriksaan, korban menunjukkan tangkapan layar hasil video call yang diduga menampilkan salah satu orang yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Dari hasil penelusuran, polisi memperoleh identitas AWA, warga Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.

“Personel kemudian melakukan pengembangan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan jaringan informan,” jelas AKBP Riki.

Polisi memperoleh informasi bahwa AWA berada di sekitar Kabupaten Jombang.

Pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, personel Resmob berangkat menuju wilayah Jombang untuk melakukan pelacakan.

Namun, berdasarkan hasil analisis dan informasi yang diperoleh di lapangan, keberadaan terduga pelaku diketahui telah berpindah ke wilayah Kabupaten Pasuruan. Petugas kemudian bergerak menuju Pasuruan.

"Tiga Orang Diamankan di Hotel".

Pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, polisi mendapatkan informasi bahwa para terduga pelaku berada di sebuah hotel di Kabupaten Pasuruan.

"Tim Resmob kemudian mendatangi lokasi".

“Ketika personel memasuki hotel, tiga orang tersebut sedang berada di teras depan kamar. Selanjutnya ketiganya diamankan secara persuasif dan humanis,” kata AKBP Riki.

Ketiga orang yang diamankan masing-masing berinisial AWA, AM, dan AS.

Polisi masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap ketiganya untuk mengungkap peran masing-masing serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.

"Pelaku Berbagi Peran".

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, komplotan tersebut diduga memiliki pembagian tugas di dalam menjalankan aksinya.

(Eksan)

Share:

Polri Dampingi Program Pekarangan Pangan Bergizi Di Desa Pungging


Lini Indonesia, Pasuruan - Polri melalui Bhabin Kamtibmas Desa Pungging, Polsek Nongkojajar, Polres Pasuruan, melakukan pendampingan dan pemantauan lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Desa Pungging, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang dilakukan Aipda Daud tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan untuk menanam berbagai komoditas bahan pangan.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabin Kamtibmas melakukan sambang dan meninjau perkembangan tanaman pangan di lahan P2B. 

Pendampingan juga dilakukan untuk memberikan motivasi kepada masyarakat agar turut berperan dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Tutur.

Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati mengatakan, keterlibatan Bhabin Kamtibmas dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketersediaan pangan.

“Melalui kegiatan ini, kami terus memotivasi masyarakat untuk ikut berpartisipasi menanam komoditas bahan pokok guna mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Budi Luhur.

Menurutnya, pemanfaatan lahan di lingkungan masyarakat dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam program ketahanan pangan.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.10 hingga 11.45 WIB tersebut berjalan aman, lancar, dan kondusif.

(Dedy)

Share:

Apresiasi Kreasi Polri Untuk Masyarakat, Wujud Komitmen Polri Dorong Kreativitas Dan Inovasi


Lini Indonesia, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan bertajuk Apresiasi Kreasi "Polri untuk Masyarakat" di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

Kegiatan ini menjadi momentum Polri untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat maupun satuan kerja Polri yang menghasilkan karya, inovasi, dan prestasi melalui berbagai bidang perlombaan. 

Selain memberikan apresiasi, kegiatan ini juga dirancang untuk mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi berkelanjutan, memperkuat citra positif Polri yang Presisi, serta meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat tidak sekadar menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga ruang untuk mempertemukan berbagai prestasi, inovasi, dan pengabdian yang lahir dari kolaborasi Polri bersama masyarakat.

“Apresiasi dan kreasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan ruang untuk mempertemukan prestasi, inovasi, maupun pengabdian yang lahir dari kegiatan yang dilakukan bersama-sama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Trunoyudo di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Polri memberikan penghargaan kepada para pemenang dari puluhan kategori lomba yang melibatkan berbagai bidang, mulai dari kreativitas dan komunikasi publik, pembinaan potensi masyarakat, ketahanan pangan, perlindungan anak dan masyarakat, hingga pemanfaatan ruang digital dan kreativitas generasi muda.

Khusus bidang kreasi dan komunikasi publik yang diselenggarakan Divhumas Polri, terdapat berbagai kategori seperti cerpen, melukis difabel, cipta lagu, TikTok, mendongeng, fotografi, video edukasi, infografis, artikel jurnalistik, dan animasi AI. 

Sementara itu, sejumlah kategori lainnya mencakup Mobile Legends: Bang Bang, Character Defile, KOL (Influencer) Hunt, Capture the Flag, Kampung Bebas dari Narkoba, hingga kearifan lokal dan kebersihan.

Trunoyudo mengatakan, keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan tersebut menjadi perhatian penting Polri, khususnya dalam membuka ruang kreativitas bagi generasi Z dan Alpha yang akan menjadi bagian penting dari Generasi Emas Indonesia 2045.

“Bapak Kapolri hari ini memberikan awarding. Tentu hal ini menjadi satu rangkaian yang bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan pertemuan atau mempertemukan ruang bagi prestasi, inovasi, maupun pengabdian,” katanya.

Ia menegaskan, Polri akan terus memberikan penghargaan terhadap karya dan prestasi terbaik sebagai bentuk komitmen untuk mendorong kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan apresiasi dan kreasi ini, Polri akan terus memberikan penghargaan atas karya dan prestasi terbaik untuk mendorong lahirnya kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan, meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat, serta mempererat hubungan Polri dengan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua Dewan Pakar Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Prof. Dr. Seto Mulyadi. 

Ia menilai komitmen Polri dalam melibatkan dan memberikan ruang kepada anak-anak melalui kegiatan kreatif merupakan langkah positif untuk membangun kedekatan antara polisi dengan generasi muda.

“Intinya adalah agar polisi tidak ditakuti oleh anak-anak; polisi menjadi sahabat anak, polisi bisa menanamkan karakter yang baik, dalam hal ini adalah akhlak mulia dan sebagainya kepada anak-anak,” kata Seto.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Dr. Aris Adi Leksono. Menurutnya, pemberian penghargaan melalui berbagai lomba dapat memotivasi anak untuk terus tumbuh, berkembang, dan berkreasi sesuai minat serta bakatnya.

“Saya kira ke depan apresiasi untuk anak-anak perlu diberi ruang yang lebih luas lagi dengan berbagai macam mata lomba dan seterusnya, sehingga memberikan ruang bagi anak untuk terus berkreasi berdasarkan minat dan bakatnya sesuai dengan tumbuh kembang mereka,” ujar Aris.

Ia pun mengapresiasi langkah Polri yang memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kreatif sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Generasi Emas Indonesia.

(Dedy)

Share: