#Attribution1 {height:0px; visibility:hidden; display:none}

Breaking News

Warga Beserta Tokoh Masyarakat Bongkar Bisnis Esek-esek Berkedok Dijadikan LC

Pasuruan, LINDO - Praktek perdagangan manusia (Human Traffiking) anak dibawah umur untuk dijadikan LC sebagai pemuas laki-laki hidung belang masih marak dan berulang kali terjadi di dalam masyarakat.

Kapolres Madiun Sambangi Masjid Terowongan, Ajak Jamaah Jaga Kamtibmas Lewat Jum’at Curhat

Lini Indonesia, Madiun – Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama Polres Madiun melaksanakan ibadah Sholat Jum’at sekaligus kegiatan Jum’at Curhat di Masjid Terowongan, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Jum'at (12/12/2025)

Jelang Nataru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Cek Kesehatan Gratis Di Gate Pelabuhan Jamrud

Lini Indonesia, Surabaya - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat memastikan keamanan dan keselamatan transportasi publik

Do'a Bersama HUT Reserse, Kapolres : Spiritual Perkuat Mental

Lini Indonesia, Pasuruan - Polres Pasuruan memperingati Hari Jadi Reserse Ke-78 dengan menggelar doa bersama dan santunan anak yatim di Masjid Polres Pasuruan, Kamis (4/12/2025)

Patroli Jalan Kaki Kapolrestabes Surabaya Di KBS, Bagi Cokelat Dan Jamin Keamanan Pengunjung

Lini Indonesia, Surabaya – Suasana Lebaran masih terasa di Surabaya. H+5 Idul Fitri, Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Lutfi Sulistiawan, tak hanya memimpin patroli rutin, tetapi juga melakukan patroli kaki di Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Jum'at siang (3/4/2025)

Minggu, 21 Juni 2026

Ribuan Pesepeda Padati Alun-alun Lumajang, HUT Bhayangkara Ke-80 Jadi Ajang Perkuat Kedekatan Polri Dan Masyarakat


Lini Indonesia, Lumajang – Lautan pesepeda memenuhi kawasan Alun-alun Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (21/6/2026) pagi. 

Mengenakan jersey berwarna-warni khas komunitas masing-masing, ribuan peserta tampak antusias mengikuti Gowes Sepeda Gembira yang digelar Polres Lumajang dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.

Sejak matahari belum terlalu tinggi, Jalan Alun-alun Utara di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Lumajang telah dipadati peserta. 

Mereka datang tidak hanya dari berbagai wilayah di Lumajang, tetapi juga dari daerah lain seperti Probolinggo hingga Tuban.

Panitia mencatat lebih dari 2.000 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” tersebut. 

Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, komunitas sepeda, pemerintah daerah, dan jajaran kepolisian.



Suasana semakin meriah ketika Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar bersama Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma melepas peserta secara simbolis. 

Pelepasan ditandai dengan pelepasan balon ke udara yang disambut tepuk tangan ribuan peserta.

Tak lama kemudian, rombongan pesepeda bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan. Di sejumlah titik jalan, warga tampak berdiri di pinggir ruas jalan untuk menyaksikan dan memberikan dukungan kepada para peserta.

Selain menghadirkan suasana kebersamaan, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik. 

Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Beat menjadi daya tarik tersendiri yang membuat peserta semakin bersemangat mengikuti kegiatan hingga selesai.



Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, Gowes Sepeda Gembira merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara Ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Menurutnya, olahraga bersama menjadi sarana yang efektif untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat.

“Gowes Sepeda Gembira ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT Bhayangkara Ke-80". 

"Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat sesuai tema tahun ini, yakni Polri Untuk Masyarakat,” kata Alex.

Ia mengaku bersyukur melihat tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. 

Kehadiran peserta dari berbagai daerah dinilai menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan masih terjaga dengan baik.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat. Peserta yang hadir tidak hanya dari Lumajang, tetapi juga dari sejumlah daerah lain.

"Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sinergitas yang selama ini terbangun dapat terus dipelihara melalui kegiatan positif seperti olahraga bersama,” ujarnya.



Lebih jauh, Alex menegaskan, peringatan HUT Bhayangkara tidak semata menjadi momentum seremonial bagi institusi kepolisian. 

Menurut dia, peringatan tersebut harus dimaknai sebagai upaya memperkuat kolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Keamanan dan kondusivitas daerah tidak bisa diwujudkan oleh Polri sendiri. Dibutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat". 

"Karena itu kami terus berupaya membangun kedekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat,” tuturnya.



Mantan perwira yang dikenal dekat dengan masyarakat itu menambahkan, tantangan tugas kepolisian ke depan akan semakin kompleks dan dinamis. 

Karena itu, sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, TNI, komunitas, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Sinergitas yang solid antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat adalah modal dasar kita". 

Hari ini lewat kayuhan pedal bersama, kita hilangkan sekat-sekat birokrasi. Kita berbaur menjadi satu, berkeringat bersama, dan bergembira bersama.



"Inilah wujud nyata bahwa Polri adalah bagian yang tidak terpisahkan dari denyut nadi masyarakat,” ungkap Alex.

Setelah seluruh peserta mencapai garis finis, kemeriahan berlanjut dengan pengundian doorprize. Ribuan peserta bertahan di lokasi untuk menantikan pengumuman pemenang hadiah utama maupun berbagai hadiah hiburan lainnya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan HUT Bhayangkara ke-80, tetapi juga menggambarkan kuatnya kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, serta harmonis.

Melalui semangat “Polri Untuk Masyarakat” Polres Lumajang berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang mempererat hubungan dengan warga.

(Eksan) 

Share:

Kapolri Kenang Jejak Reformasi Gus Dur Melalui Ziarah Di Tebuireng Jelang Hari Bhayangkara Ke-80


Lini Indonesia, Jombang - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaksanakan ziarah ke makam Presiden Ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid, di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026. 

Selain sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh bangsa, ziarah ini juga menjadi momentum mengenang kontribusi Gus Dur dalam perjalanan reformasi nasional, termasuk penguatan institusi Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengenakan peci dan melakukan doa bersama serta menaburkan bunga di pusara Gus Dur. 

Kedatangannya disambut langsung oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, Abdul Hakim Machfudz, yang kemudian mengalungkan surban kepada Kapolri.

Kadivhumas Polri, Johnny Eddizon Isir, mengatakan, ziarah tersebut merupakan bentuk penghormatan Polri kepada tokoh bangsa yang memiliki kontribusi besar terhadap perjalanan demokrasi dan reformasi di Indonesia.

“Ziarah ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan Polri kepada para tokoh bangsa yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan demokrasi dan reformasi di Indonesia". 

"Gus Dur memiliki peran penting dalam sejarah bangsa, termasuk dalam proses penguatan institusi Polri sebagai lembaga yang profesional dan mandiri,” ujar Johnny kepada wartawan.

Diketahui, Gus Dur menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia Ke-4 sejak 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001. 

Dalam masa kepemimpinannya, beliau melanjutkan agenda reformasi dengan mendorong profesionalisme militer dan supremasi sipil dalam pemerintahan.

Salah satu tonggak penting pada era tersebut adalah dikukuhkannya pemisahan TNI dan Polri secara konstitusional melalui TAP MPR No. VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dan Polri serta TAP MPR No. VII Tahun 2000 tentang Peran TNI dan Polri.

Menurut Johnny, momentum ziarah menjelang Hari Bhayangkara Ke-80 juga menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus menjaga semangat reformasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Jejak pemikiran dan kebijakan Gus Dur tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan Polri sebagai institusi yang profesional, modern, dan mandiri. Selain itu, KH. Abdurrahman Wahid juga dikenang sebagai “Bapak Pluralisme” karena konsistensinya dalam memperjuangkan nilai-nilai toleransi dan keberagaman di Indonesia.

Melalui ziarah ini, Polri tidak hanya memberikan penghormatan kepada seorang mantan presiden, tetapi juga mengenang warisan pemikiran kebangsaan yang turut mewarnai perjalanan reformasi dan penguatan institusi negara hingga saat ini.

(Dedy) 

Share:

Peduli Sesama Di HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bagi Sembako Dan Bhakti Religi


Lini Indonesia, Surabaya - Semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga lewat aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. 

Sat-Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar rangkaian kegiatan Bhakti Sosial dan Bhakti Religi, sebagai bentuk kepedulian serta pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 11 Juni 2026, dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Imam Sayfudin Rodji, S.H., bersama KBO Lantas, para Kanit, serta seluruh personel Sat-Lantas.

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas menyasar sejumlah lokasi, mulai dari, Masjid Al Hidayat, Gereja Santo Michael, Pura Jagat Karana, hingga masyarakat di kawasan Jalan Jakarta, Surabaya.



Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Imam Sayfudin Rodji melalui Kasi Humas Iptu Suroto mengatakan, bentuk perhatian terhadap masyarakat anggota membagikan paket sembako kepada para pengemudi ojek online, ojek pangkalan, sopir truk, dan tukang becak yang berada di depan Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

"Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Polri yang selalu berupaya dekat dengan warga," tutur Iptu Suroto, pada Minggu (21/6).

Selain kegiatan sosial, personel Sat-Lantas juga melaksanakan Bhakti Religi dengan melakukan kerja bakti dan membersihkan lingkungan tempat ibadah. Kegiatan berlangsung di Masjid Al Hidayat, Gereja Santo Michael, serta Pura Jagat Karana.



 Tidak hanya membersihkan area ibadah, personel juga menyerahkan berbagai perlengkapan kebersihan kepada pengurus masing-masing tempat ibadah sebagai dukungan agar lingkungan tetap bersih, nyaman, dan terawat.

Aksi tersebut menjadi simbol bahwa semangat pengabdian Polri juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap keberagaman dan keharmonisan antarumat beragama.

Iptu Suroto menjelaskan, rangkaian Bhakti Sosial dan Bhakti Religi merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengedepankan nilai kepedulian, kebersamaan, dan pelayanan kepada masyarakat.

"Dengan kegiatan sosial ini, kami berharap hubungan Polri dengan masyarakat semakin erat, semangat kebersamaan terus tumbuh, serta kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat melalui aksi nyata yang memberi manfaat langsung," pungkas Iptu Suroto 

(Dedy) 

Share:

Sabtu, 20 Juni 2026

Usai Soekarno Dan Gus Dur, Kapolri Ziarah-Tabur Bunga Ke Makam Soeharto

 


Lini Indonesia, Jateng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali berziarah ke makam mantan Pemimpin Bangsa Indonesia. 

Kali ini, Sigit menaburkan bunga ke tempat peristirahatan terakhir Jenderal Besar TNI (Purn.) H. Muhammad Soeharto di Astana Giribangun, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng). 

Dalam rangkaian kunjungan hari ini, Sabtu (20/6/2026), Sigit juga telah melakukan ziarah ke makam mantan Presiden Soekarno dan Gus Dur. Kegiatan ini merupakan tradisi rutin yang dilaksanakan Polri menjelang Hari Bhayangkara Ke-80. 

Dalam prosesi ziarah tersebut, Sigit beserta rombongan membacakan doa hingga menaburkan bunga ke makam mantan Presiden Soeharto. 

"Tadi pagi, kami berziarah ke makam almarhum Presiden Gus Dur. Dan Alhamdulillah, sekarang kami melaksanakan ziarah ke makam almarhum Presiden Soekarno".

"Setelah ini kami akan melanjutkan ke makam Bapak Presiden Soeharto dan selanjutnya akan kami tutup ke Taman Makam Pahlawan Kalibata," kata Sigit usai berziarah di makam Soekarno.



Sigit menjelaskan, rangkaian ziarah ini untuk terus mengingat nilai-nilai yang telah diperjuangkan oleh para pemimpin Bangsa Indonesia. Menurutnya, hal tersebut juga penting untuk kemajuan institusi Polri ke depannya. 

"Rangkaian kegiatan yang kami laksanakan kali ini merupakan bagian dari tradisi kami untuk bisa menyerap dan tentunya menggali nilai-nilai dari para pemimpin bangsa yang tentunya ini sangat penting khususnya bagi institusi Polri".

"Kita memiliki satu amanah untuk terus bisa mempertahankan apa yang diwariskan, apa nilai-nilai yang telah diberikan oleh mantan-mantan Presiden kita, mantan-mantan pemimpin bangsa kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan juga terhadap institusi Polri," ujar Sigit. 

Oleh karena itu, Sigit menegaskan, nilai-nilai yang diwariskan harus dijaga dan dipertahankan. Sebagai penerus, Sigit memastikan, Polri bakal meneruskan semangat perjuangan para pemimpin bangsa terdahulu.

"Demikian juga ini menjadi sesuatu kekuatan, sesuatu hal yang positif untuk terus kami kembangkan sebagai spirit untuk institusi Polri, agar terus bisa melaksanakan apa yang menjadi amanah institusi, amanah masyarakat, bangsa, dan negara, untuk menjalankan seluruh tugas dan tanggung-jawab tersebut dengan sebaik-baiknya," ucap Sigit.

(Dedy) 

Share:

Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolri Jadikan Ziarah Ke Makam Presiden RI Terdahulu Sebagai Momentum Refleksi Nilai Kebangsaan


Lini Indonesia, Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan rangkaian ziarah ke makam para mantan Presiden Republik Indonesia menjelang Hari Bhayangkara Ke-80. 

Setelah berziarah ke makam Presiden Ke-4 RI, K.H., Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Kapolri melanjutkan perjalanan ke makam Presiden pertama RI, Soekarno, di Kota Blitar, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tradisi Polri untuk mengenang jasa para pemimpin bangsa sekaligus memperkuat semangat pengabdian dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan melayani masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kapolri menyampaikan bahwa ziarah yang dilakukan tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri dan pemimpin bangsa, tetapi juga menjadi sarana refleksi untuk mengambil pelajaran dari nilai-nilai kepemimpinan yang mereka wariskan.

“Tadi pagi, kami berziarah ke makam almarhum Presiden Gus Dur. Alhamdulillah, sekarang kami melaksanakan ziarah ke makam almarhum Presiden Soekarno, setelah ini kami akan melanjutkan ke makam Bapak Presiden Soeharto, selanjutnya akan kami tutup ke Taman Makam Pahlawan Kalibata,” kata Sigit.

Menurut Kapolri, nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pemimpin bangsa memiliki arti penting bagi perjalanan institusi Polri dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa kini maupun masa mendatang.

“Rangkaian kegiatan yang kami laksanakan kali ini merupakan bagian dari tradisi kami untuk bisa menyerap dan menggali nilai-nilai dari para pemimpin bangsa".

"Tentunya ini sangat penting khususnya bagi institusi Polri, yang kita memiliki satu amanah untuk terus bisa mempertahankan apa yang diwariskan".

"Nilai-nilai yang telah diberikan oleh mantan-mantan Presiden kita, mantan-mantan pemimpin bangsa kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan juga terhadap institusi Polri,” ujar Sigit.

Kapolri menegaskan, nilai-nilai kebangsaan, pengabdian, dan semangat perjuangan yang telah ditanamkan para pemimpin terdahulu harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi penerus, termasuk oleh seluruh anggota Polri.

“Demikian juga ini menjadi sesuatu kekuatan, sesuatu hal yang positif untuk terus kami kembangkan sebagai spirit untuk institusi Polri, agar terus bisa melaksanakan apa yang menjadi amanah institusi, amanah masyarakat, bangsa, dan negara, untuk menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab tersebut dengan sebaik-baiknya,” ucap Sigit.

Melalui rangkaian ziarah tersebut, Polri berupaya meneguhkan kembali komitmennya untuk terus mengamalkan nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa sebagai landasan dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

(Dedy) 

Share:

Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Jatim Buka Kejuaraan Karate Kapolda Cup 2026 Momentum Lahirkan Atlet Berprestasi


Lini Indonesia, Surabaya - Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jawa Timur resmi menggelar Kejuaraan Karate Kapolda Cup 2026 yang berlangsung di GOR Bola Basket UNESA Lidah Wetan Surabaya, Sabtu (20/6/2026).

Pembukaan kejuaraan tersebut dipimpin langsung oleh Wadirresnarkoba Polda Jatim AKBP Oki Ahadian Purwono dengan dihadiri Wakil Ketua II FORKI Jawa Timur, panitia penyelenggara, serta para peserta yang merupakan atlet-atlet karate terbaik dari Polres jajaran Polda Jawa Timur.

Dalam sambutannya, AKBP Oki Ahadian Purwono menegaskan, kejuaraan ini bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, melainkan menjadi sarana untuk memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan semangat sportivitas di lingkungan Polri.

Selain itu, Kejuaraan Karate Kapolda Cup 2026 sekaligus menjadi wadah pembinaan kemampuan personel Polri di bidang olahraga bela diri.

“Kami ingin menjadikan ajang ini sebagai wadah untuk menyalurkan bakat, mengasah kemampuan, sekaligus mempererat kebersamaan antar personel dari seluruh Polres jajaran Polda Jawa Timur,” kata AKBP Oki.



Menurutnya, olahraga karate memiliki nilai-nilai yang sejalan dengan karakter anggota Polri, seperti disiplin, keberanian, pengendalian diri, dan semangat juang yang tinggi dalam menghadapi setiap tantangan tugas.

“Karate mengajarkan banyak hal, mulai dari kedisiplinan, fokus, hingga mental pantang menyerah". 

"Nilai-nilai itu sangat relevan dengan tugas kepolisian yang menuntut profesionalisme dan integritas tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” lanjut AKBP Oki.



Ia berharap melalui kejuaraan ini akan lahir atlet-atlet terbaik dari lingkungan Polri yang nantinya mampu berprestasi di level yang lebih tinggi, sekaligus menjadi kebanggaan institusi.

“Kami berharap dari atlet-atlet yang berasal dari Polres jajaran ini akan muncul bibit-bibit unggul yang bisa terus berkembang dan membawa prestasi, baik untuk institusi maupun daerah". 

"Yang terpenting, junjung tinggi sportivitas dan jadikan kompetisi ini sebagai sarana mempererat persaudaraan,” pungkas AKBP Oki. 

(Dedy) 

Share:

Bhabinkamtibmas Desa Gendro Tinjau Tanaman Cabai, Dukung Program Pekarangan Pangan Bergizi


Lini Indonesia, Pasuruan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Desa Gendro Polsek Nongkojajar Polres Pasuruan, Aipda Eko Nugroho, melaksanakan kegiatan pemantauan dan pendampingan tanaman cabai di lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) Desa Percontohan, Desa Gendro, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 11.30 WIB tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam pemanfaatan lahan produktif. 

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Eko Nugroho meninjau secara langsung kondisi tanaman cabai yang dikelola warga serta berdialog dengan masyarakat mengenai upaya peningkatan hasil pertanian.

Selain melakukan pemantauan, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi dan semangat kepada warga agar terus memanfaatkan pekarangan maupun lahan yang tersedia untuk menanam berbagai komoditas pangan, khususnya tanaman yang memiliki nilai ekonomis dan mendukung kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam program Pekarangan Pangan Bergizi sangat penting untuk menjaga ketersediaan pangan keluarga sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. 

Dengan adanya pemanfaatan lahan secara optimal, masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi sekaligus membantu menjaga stabilitas kebutuhan pangan di wilayah Kecamatan Tutur.

Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam mendukung program pemerintah. Selama kegiatan berlangsung situasi berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. 

Polri terus berkomitmen hadir untuk masyarakat serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan.

(Dedy) 

Share: