#Attribution1 {height:0px; visibility:hidden; display:none}

Breaking News

Warga Beserta Tokoh Masyarakat Bongkar Bisnis Esek-esek Berkedok Dijadikan LC

Pasuruan, LINDO - Praktek perdagangan manusia (Human Traffiking) anak dibawah umur untuk dijadikan LC sebagai pemuas laki-laki hidung belang masih marak dan berulang kali terjadi di dalam masyarakat.

Kapolres Madiun Sambangi Masjid Terowongan, Ajak Jamaah Jaga Kamtibmas Lewat Jum’at Curhat

Lini Indonesia, Madiun – Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama Polres Madiun melaksanakan ibadah Sholat Jum’at sekaligus kegiatan Jum’at Curhat di Masjid Terowongan, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Jum'at (12/12/2025)

Jelang Nataru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Cek Kesehatan Gratis Di Gate Pelabuhan Jamrud

Lini Indonesia, Surabaya - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat memastikan keamanan dan keselamatan transportasi publik

Do'a Bersama HUT Reserse, Kapolres : Spiritual Perkuat Mental

Lini Indonesia, Pasuruan - Polres Pasuruan memperingati Hari Jadi Reserse Ke-78 dengan menggelar doa bersama dan santunan anak yatim di Masjid Polres Pasuruan, Kamis (4/12/2025)

Patroli Jalan Kaki Kapolrestabes Surabaya Di KBS, Bagi Cokelat Dan Jamin Keamanan Pengunjung

Lini Indonesia, Surabaya – Suasana Lebaran masih terasa di Surabaya. H+5 Idul Fitri, Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Lutfi Sulistiawan, tak hanya memimpin patroli rutin, tetapi juga melakukan patroli kaki di Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Jum'at siang (3/4/2025)

Rabu, 26 Agustus 2026

Ngopi Bareng Awak Media, Polda Jatim Perkuat Kemitraan Dan Komunikasi


Lini Indonesia, Surabaya – Polda Jawa Timur terus memperkuat kemitraan dan komunikasi dengan media massa sebagai bagian dari upaya membangun keterbukaan informasi publik yang sehat, profesional, dan bertanggung-jawab.

Hal tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam kegiatan Ngopi Bareng yang digelar Bidang Humas Polda Jatim bersama para awak media di Surabaya, Rabu (26/8/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana informal tersebut diinisiasi Bid. Humas Polda Jatim untuk mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang komunikasi dan dialog dengan para jurnalis yang selama ini menjadi mitra strategis Kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan, komunikasi antara Kepolisian dan media tidak seharusnya hanya terbangun ketika terdapat suatu peristiwa atau saat membutuhkan konfirmasi.

Menurutnya, komunikasi yang dilakukan secara berkesinambungan penting untuk membangun saling pengertian terhadap tugas dan tanggung-jawab masing-masing.

“Terima kasih teman-teman sudah hadir. Hari ini kita santai saja, makan siang sambil ngobrol. Saya berharap komunikasi kita tidak hanya terjadi ketika ada peristiwa atau membutuhkan konfirmasi, tetapi dapat terus terjalin dengan baik,” ujar Kombes Pol. Abast.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Abast juga menyinggung adanya karakteristik tugas yang berbeda antara Kepolisian dan media.

Media bekerja dengan kebutuhan terhadap kecepatan informasi dan batas waktu pemberitaan, sementara Kepolisian memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik telah melalui proses pengecekan dan verifikasi.

Karena itu, apabila pada saat konfirmasi dilakukan Kepolisian belum dapat memberikan jawaban secara lengkap, hal tersebut bukan berarti menutup akses terhadap informasi.

“Kami memahami teman-teman media bekerja dengan kebutuhan kecepatan dan deadline. Di sisi lain, kami juga memiliki kewajiban memastikan informasi yang disampaikan benar dan telah terverifikasi,” kata Kombes Pol. Abast.

“Kalau pada saat dikonfirmasi kami belum bisa menjawab secara lengkap, bukan berarti kami menutup informasi".

"Ada kalanya kami masih harus memastikan data dan fakta di lapangan, atau terdapat informasi yang belum dapat disampaikan karena berkaitan dengan proses penyelidikan maupun penyidikan yang masih berlangsung,” lanjutnya.

Kombes Pol. Abast menegaskan, Kepolisian dan media memiliki peran yang berbeda, namun sama-sama mempunyai tanggung jawab kepada masyarakat.

Oleh karena itu, kemitraan antara Kepolisian dan media harus dibangun atas dasar saling percaya, saling menghormati, profesionalisme, serta tetap menjaga independensi masing-masing.

Kabid Humas Polda Jatim juga menegaskan keterbukaannya terhadap kritik yang disampaikan media sepanjang berdasarkan fakta dan dilakukan secara konstruktif.

“Kritik yang objektif, faktual, dan konstruktif justru kami perlukan sebagai bagian dari evaluasi untuk memperbaiki pelayanan dan kinerja Kepolisian kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Kombes Pol. Abast, adanya perbedaan perspektif maupun pandangan merupakan sesuatu yang wajar dalam hubungan profesional antara Kepolisian dan media.

Namun, perbedaan tersebut diharapkan tidak menghilangkan ruang komunikasi yang selama ini telah terbangun.

“Kita boleh berbeda perspektif, tetapi komunikasi harus tetap terjaga. Yang penting kita saling menghormati tugas dan tanggung jawab masing-masing serta menjaga kepercayaan yang sudah dibangun bersama,” tegasnya.

Kombes Pol. Abast menambahkan, kemitraan yang baik bukan berarti menghilangkan sikap kritis maupun independensi media. 

Sebaliknya, komunikasi yang sehat diharapkan dapat mendukung terpenuhinya hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggung-jawabkan.

“Pada akhirnya, kepentingan kita sama, yaitu masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan akurat. Karena itu, komunikasi, keterbukaan, dan kepercayaan harus terus kita jaga bersama,” pungkas Kombes Pol Abast.

Kegiatan Ngopi Bareng ditutup dengan dialog dua arah dalam suasana santai untuk mendengarkan masukan, saran, serta aspirasi para wartawan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pola komunikasi dan keterbukaan informasi publik Polda Jawa Timur. 

(Dedy)

Share:

Polri Tegaskan Komitmen Jaga Demokrasi, Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Dan Kesatuan


Lini Indonesia, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan sekaligus menjamin ruang demokrasi bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Menjelang rencana penyampaian aspirasi masyarakat, Polri mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan serta mengedepankan cara-cara yang damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. 

Namun demikian, pelaksanaannya diharapkan tetap menjunjung tinggi ketertiban dan tidak mengganggu hak masyarakat lainnya.

“Polri menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi". 

"Namun, mari kita bersama-sama memastikan penyampaian aspirasi tersebut dilakukan secara tertib, damai, dan bertanggung jawab,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, dinamika demokrasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, perbedaan pandangan maupun penyampaian aspirasi tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah persatuan.

“Persatuan dan kesatuan adalah modal utama bangsa. Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi kepentingan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia harus tetap menjadi semangat kita bersama,” katanya.

Irjen Pol. Johnny juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, khususnya informasi yang berpotensi memicu kekhawatiran atau memperkeruh situasi menjelang kegiatan penyampaian aspirasi.

Polri, kata dia, akan menjalankan tugas pelayanan masyarakat secara profesional dengan mengedepankan pendekatan humanis. 

Pelayanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman, sekaligus menjamin penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara tertib.

“Polri hadir untuk menjaga seluruh kepentingan masyarakat. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif, menghormati hak satu sama lain, serta tidak memberikan ruang bagi tindakan yang dapat merugikan kepentingan masyarakat luas,” jelasnya.

Ia menambahkan, kedewasaan dalam berdemokrasi perlu terus diperkuat dengan mengedepankan dialog, penghormatan terhadap perbedaan, serta komitmen menjaga ketertiban bersama.

“Melalui semangat persatuan dan kedewasaan berdemokrasi, kita berharap setiap aspirasi dapat disampaikan dengan baik tanpa mengorbankan keamanan, ketertiban, dan persaudaraan sesama anak bangsa,” pungkas Irjen Pol. Johnny.

(Dedy)

Share:

Selasa, 25 Agustus 2026

Jelang Muktamar NU Ke-35, Korlantas Polri Perkuat Pengamanan Lalu Lintas Di Jombang


Lini Indonesia, Jombang – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur memperkuat pengamanan arus lalu lintas di Kabupaten Jombang Jawa Timur, menjelang pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026.

Langkah strategis ini diambil guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan seiring kedatangan ribuan ulama, delegasi, dan penggembira dari berbagai penjuru tanah air menuju pusat kegiatan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol. I Made Agus Prasatya mengatakan, pengamanan tidak hanya fokus pada kelancaran perjalanan peserta muktamar, tetapi juga menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) bagi masyarakat umum.

"Pada kegiatan Muktamar NU ini, Kamseltibcarlantas menjadi atensi kita bersama,"ujar Brigjen Pol. I Made Agus, Senin (24/8/2026).

Korlantas Polri juga mendorong jajaran kewilayahan khususnya Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur untuk mempersiapkan personel serta pola pengaturan lalu lintas secara matang.

Hal tersebut diperlukan agar peningkatan aktivitas kendaraan tidak menimbulkan kemacetan panjang maupun menganggu mobilitas masyarakat sekitar.

"Kegiatan kita tidak hanya mengatur kendaraan rombongan peserta Muktamar, tetapi juga memastikan masyarakat dapat beraktivitas tanpa terganggu oleh peningkatan arus kendaraan yang mungkin akan terjadi," tegas Brigjen Pol. I Made Agus.

Korlantas Polri juga menempatkan aspek keselamatan sebagai bagian penting dalam pengamanan.

Brigjen Pol. I Made Agus menegaskan, pengamanan lalu lintas tidak semata - mata dilakukan untuk mengatur kendaraan.

Menurut Brigjen Pol. I Made Agus, kehadiran personel juga menjadi bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang membutuhkan informasi dan bantuan terutama saat terjadi kepadatan lalu lintas.

"Penguatan pengamanan lalu lintas ini sekaligus menjadi bagian dari kesiapan Polri menyambut salah satu agenda besar NU tahun ini," pungkas Brigjen Pol I Made Agus. 

(Dedy)

Share:

Polri Kerahkan 403 Personel Untuk Edukasi Dan Pencegahan Karhutla Di Sejumlah Wilayah


Lini Indonesia, Jakarta — Polri mengerahkan sebanyak 403 personel sebagai Satgas Edukasi untuk mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah. 

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut petunjuk Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam rangka memperkuat langkah pencegahan karhutla melalui edukasi dan pendekatan kepada masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan berada di bawah koordinasi Lemdiklat Polri bersama Stamaops Polri. Para personel akan ditugaskan ke delapan wilayah hukum Polda, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi.

Dari total 403 personel, sebanyak 8 personel merupakan pendamping atau pimpinan yang terdiri dari 6 Patun S2-STIK Lemdiklat Polri, 1 Kabid Pengsos Setukpa Lemdiklat Polri, dan 1 Kabid Jemen Setukpa Lemdiklat Polri.

Sementara itu, 395 personel lainnya merupakan peserta didik, terdiri dari 287 personel S2-STIK, 85 personel Setukpa, dan 23 personel Sespimma.

Sebaran peserta didik meliputi Polda Kalbar sebanyak 79 personel, Polda Kalteng 49 personel, Polda Kaltim 38 personel, Polda Kalsel 38 personel, Polda Kaltara 38 personel, Polda Sumsel 48 personel, Polda Riau 49 personel, dan Polda Jambi sebanyak 48 personel.

Sebelum diberangkatkan, seluruh personel mengikuti briefing dan pertelaan tugas yang dipimpin Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel memahami tugas, tanggung jawab, serta pembagian wilayah penugasan.

Selanjutnya, para personel menjalani pengecekan kesehatan dan mengikuti Apel Pemberangkatan. 

Setelah itu, personel dijadwalkan mulai bergerak menuju masing-masing Polda tujuan untuk melaksanakan tugas sesuai pembagian wilayah.

Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si. mengatakan, penugasan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri dalam mencegah terjadinya karhutla sekaligus memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk menerapkan pengetahuan dan kemampuan yang diperoleh selama pendidikan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

“Penugasan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran sekaligus pengabdian kepada masyarakat. Para peserta didik akan turun langsung untuk memberikan edukasi dan mengajak masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Komjen Pol. Panca Putra Simanjuntak.»

Ia menekankan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan peran bersama, khususnya masyarakat yang berada di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan.

“Kami mengingatkan seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah pembakaran lahan,” katanya.

Menurutnya, para personel juga akan berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan dan pihak terkait dalam melaksanakan kegiatan sesuai kondisi serta kebutuhan di masing-masing daerah.

“Kita ingin kehadiran personel di lapangan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Laksanakan tugas dengan baik, jaga komunikasi, dan lakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar upaya pencegahan karhutla dapat berjalan secara optimal,” tuturnya.»

Polri mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam mencegah karhutla dengan menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi maupun kejadian kebakaran hutan dan lahan.

(Dedy)

Share:

Budidaya Ayam Petelur Di Kalisat Berkembang Baik, Bhabinkamtibmas Dukung Ketahanan Pangan


Lini Indonesia, Pasuruan – Budidaya ayam petelur milik warga binaan Polsek Rembang di Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, terpantau berkembang cukup baik. 

Pemantauan dilakukan Bhabinkamtibmas sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan, Selasa (25/8/2026).

Bhabinkamtibmas Polsek Rembang Aipda Toto melakukan pemantauan terhadap budidaya ayam petelur milik warga binaan di Desa Kalisat. 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melihat langsung perkembangan budidaya ayam petelur yang dikelola warga. Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi budidaya ayam petelur terpantau cukup baik.

Kapolsek Rembang AKP Supriyanto, S.H., mengatakan, pemantauan dilakukan sebagai bentuk pendampingan kepada warga yang mengembangkan kegiatan produktif di bidang pangan.

"Kami terus mendorong dan mendampingi masyarakat yang mengembangkan kegiatan di bidang ketahanan pangan. Harapannya, budidaya yang dilakukan warga dapat terus berkembang dan memberikan manfaat," ujar AKP Supriyanto.

Kegiatan pemantauan berlangsung aman dan lancar. Polsek Rembang akan terus mendukung masyarakat dalam mengembangkan potensi pangan di lingkungan masing-masing sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan.

(Dedy)

Share:

Polres Pacitan Amankan Tersangka Pencuri Emas Senilai Rp 350 Juta Milik Lansia


Lini Indonesia, Pacitan -  Satreskrim Polres Pacitan Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pencurian uang dan perhiasan milik seorang lansia inisial M (60) warga Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan.

Peristiwa pencurian yang terjadi pada bulan Juli yang lalu terjadi saat pemilik rumah tengah menghadiri hajatan.

Dalam ungkap kasus ini, Polisi mengamankan satu tersangka berinisial SRW (43) yang sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) oleh Satreskrim Polres Pacitan.

Pelarian tersangka yang terekam CCTV tersebut berakhir saat Polisi menangkapnya di wilayah Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah.

Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar  mengatakan, dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku nekat mencuri untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Namun setelah Polisi melakukan pemeriksaan terhadap handphone dan rekening tersangka, diduga sebagian besar hasil kejahatan ini digunakan untuk judi online (Judol).

“Ngakunya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, ada transaksi deposit yang kalau ditotal nilainya mencapai sekitar Rp 100 juta diduga kuat untuk Judol,” terang AKBP Ayub saat konferensi pers, Senin (24/8/2026).

Kapolres Pacitan mengungkapkan, dalam pemeriksaan tersangka juga mengaku telah melakukan pencurian serupa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda.



Dari tangan tersangka, Polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain tiga unit sepeda motor jenis Smash, Vario, dan Beat yang dibeli dari hasil penjualan emas curian.

Selain itu juga diamankan uang tunai Rp 2,5 juta, celana pendek hitam yang digunakan saat beraksi, kartu ATM, satu unit HP, linggis, surat emas, kotak penyimpanan, serta dua buah anak kunci.

Untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya, pelaku resmi ditahan sejak 23 Agustus 2026. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 477 ayat (1) huruf f Undang-undang nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP ancaman hukumannya paling lama tujuh tahun penjara.

"Selanjutnya berkas perkara beserta barang bukti kami limpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkas AKBP Ayub. 

(Dedy)

Share:

Peduli Masyarakat Surabaya, Luthfie Daily Berbagi Siapkan 150 Paket Sembako


Lini Indonesia, Surabaya – Kegiatan sosial Luthfie Daily Berbagi kembali menyapa masyarakat Kota Surabaya melalui penyaluran bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan. 

Sebanyak 150 paket sembako disiapkan untuk didistribusikan di tiga wilayah di Surabaya, Selasa (25/8/2026).

Tiga titik yang menjadi sasaran kegiatan berada di wilayah Kecamatan Tegalsari, Gubeng, dan Wonokromo. 

Penyaluran bantuan direncanakan dimulai pukul 10.00 WIB dengan keberangkatan dari Rumah Dinas Kapolrestabes Surabaya.

Kasat Binmas Polrestabes Surabaya, Kompol Ris Andrian Yudo Nugroho, melalui Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto menyampaikan, berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan kegiatan sosial tersebut berjalan tertib dan lancar.

"Sebanyak 150 paket sembako telah disiapkan dan dibagikan tiga titik penyaluran". 

"Masing-masing lokasi mendapatkan alokasi 50 paket bantuan yang akan disalurkan kepada penerima utama serta masyarakat kurang mampu di lingkungan sekitar," tutur AKP Hadi.



Titik pertama berada di kawasan Kampung Malang Kulon, Kecamatan Tegalsari. Bantuan antara lain menyasar keluarga yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah tanggung-jawab merawat anak dengan kondisi kesehatan khusus.

Penyaluran kemudian dilanjutkan ke kawasan Nginden Kota, Kecamatan Gubeng. Di lokasi tersebut, bantuan juga diberikan kepada keluarga yang memiliki anak dengan kebutuhan perawatan kesehatan khusus serta warga kurang mampu di sekitarnya.

Sementara itu, titik ketiga berada di kawasan Jagir Sidomukti, Kecamatan Wonokromo. Salah satu penerima merupakan warga lanjut usia yang masih bekerja sebagai pemulung untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Selain para penerima utama tersebut, paket sembako juga disiapkan bagi masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar masing-masing lokasi.



Untuk mendukung kelancaran distribusi, tiga kendaraan pengangkut bantuan telah disiapkan. 

Setiap kendaraan membawa 50 paket sembako untuk didistribusikan pada masing-masing titik.

Kegiatan Luthfie Daily Berbagi diharapkan menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus memperkuat kedekatan dan semangat gotong-royong dengan masyarakat.

Berdasarkan kesiapan yang telah dilakukan, personel, bantuan sosial, kendaraan, sarana pendukung, serta koordinasi pada tiga lokasi telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.

Melalui kegiatan tersebut, bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya membantu memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk perhatian kepada warga yang membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama.

(Dedy)

Share: