#Attribution1 {height:0px; visibility:hidden; display:none}

Breaking News

Warga Beserta Tokoh Masyarakat Bongkar Bisnis Esek-esek Berkedok Dijadikan LC

Pasuruan, LINDO - Praktek perdagangan manusia (Human Traffiking) anak dibawah umur untuk dijadikan LC sebagai pemuas laki-laki hidung belang masih marak dan berulang kali terjadi di dalam masyarakat.

Kapolres Madiun Sambangi Masjid Terowongan, Ajak Jamaah Jaga Kamtibmas Lewat Jum’at Curhat

Lini Indonesia, Madiun – Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama Polres Madiun melaksanakan ibadah Sholat Jum’at sekaligus kegiatan Jum’at Curhat di Masjid Terowongan, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Jum'at (12/12/2025)

Jelang Nataru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Cek Kesehatan Gratis Di Gate Pelabuhan Jamrud

Lini Indonesia, Surabaya - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat memastikan keamanan dan keselamatan transportasi publik

Do'a Bersama HUT Reserse, Kapolres : Spiritual Perkuat Mental

Lini Indonesia, Pasuruan - Polres Pasuruan memperingati Hari Jadi Reserse Ke-78 dengan menggelar doa bersama dan santunan anak yatim di Masjid Polres Pasuruan, Kamis (4/12/2025)

Patroli Jalan Kaki Kapolrestabes Surabaya Di KBS, Bagi Cokelat Dan Jamin Keamanan Pengunjung

Lini Indonesia, Surabaya – Suasana Lebaran masih terasa di Surabaya. H+5 Idul Fitri, Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Lutfi Sulistiawan, tak hanya memimpin patroli rutin, tetapi juga melakukan patroli kaki di Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Jum'at siang (3/4/2025)

Kamis, 02 Juli 2026

HUT Bhayangkara Ke-80, Kabar Baik! Polrestabes Surabaya Kembalikan 471 Motor Barang Bukti Laka Gratis


Lini Indonesia, Surabaya – Memperingati Hari Bhayangkara Ke-80 dengan semangat "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat," Polrestabes Surabaya menghadirkan layanan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat. 

Melalui Satuan Lalu Lintas (Sat-Lantas), Polrestabes Surabaya membuka program pengembalian kendaraan bermotor yang selama ini menjadi barang bukti perkara kecelakaan Lalu Lintas.

Program tersebut berlangsung mulai 1 hingga 14 Juli 2026 dan ditujukan bagi masyarakat yang kendaraannya masih tersimpan di Unit Laka Lantas Sat-Lantas Polrestabes Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfi Sulistiawan, mengatakan bahwa layanan ini merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya memberikan kepastian hukum kepada para pemilik kendaraan.

"Saat ini terdapat sekitar 471 unit sepeda motor yang masih berstatus barang bukti kecelakaan lalu lintas dan telah memenuhi syarat untuk dikembalikan kepada pemiliknya," tutur Kombes Pol. Luthfie, pada Kamis (2/7).

Ia mengimbau warga Surabaya yang merasa pernah mengalami kecelakaan Lalu Lintas dan kendaraannya masih diamankan Satlantas Polrestabes Surabaya agar segera datang untuk melakukan proses pengambilan.

Menurutnya, kendaraan dapat diambil apabila proses hukum perkara telah dinyatakan selesai. 

Hal tersebut dibuktikan dengan putusan atau penetapan dari pengadilan maupun dokumen hukum lain yang menyatakan perkara telah berkekuatan hukum.

Selain itu, pemilik kendaraan diwajibkan membawa BPKB asli sebagai bukti kepemilikan. 

Apabila kendaraan masih dalam status kredit, pemohon cukup membawa surat keterangan resmi dari perusahaan pembiayaan (Leasing) disertai KTP asli.

Kapolrestabes Surabaya juga menegaskan, bagi perkara kecelakaan Lalu Lintas yang penyelesaiannya masih menemui kendala, Sat-Lantas Polrestabes Surabaya siap memfasilitasi proses mediasi antara para pihak.

Ia menjelaskan, kecelakaan Lalu Lintas pada umumnya bukanlah peristiwa yang diinginkan oleh siapa pun. Karena itu, penyelesaian secara musyawarah tetap menjadi langkah yang dapat ditempuh apabila kedua belah pihak sepakat.

Dalam proses tersebut, Kepolisian hanya berperan sebagai fasilitator agar tercapai kesepakatan yang adil. 

Bentuk penyelesaian, baik mengenai biaya pengobatan, perbaikan kendaraan, maupun kesepakatan lainnya, sepenuhnya merupakan hasil musyawarah antara pihak yang terlibat.

Apabila kesepakatan telah tercapai dan dituangkan dalam surat pernyataan bersama sesuai ketentuan yang berlaku, proses pengambilan kendaraan dapat segera dilakukan.

Kombes Pol. Luthfie memberikan penegasan bahwa seluruh proses pengembalian kendaraan tidak dipungut biaya apa pun.

Ia meminta masyarakat agar tidak ragu melapor apabila ada oknum yang meminta imbalan dalam proses pengambilan barang bukti kendaraan.

Menurutnya, masyarakat dapat langsung menyampaikan laporan melalui akun media sosial pribadinya Luthfi Daily yang selalu terbuka selama 24 jam.

"Kami pastikan seluruh proses pengembalian kendaraan ini gratis. Jika ada pihak yang meminta biaya dalam bentuk apa pun, segera laporkan kepada saya melalui media sosial". 

"Kami akan menindak-lanjuti laporan tersebut," tegas Kombes Pol Luthfie.

Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kembali hak atas kendaraannya dengan proses yang mudah, transparan, serta bebas pungutan liar. 

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polrestabes Surabaya dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin Profesional, Humanis, dan Berintegritas.

(Dedy) 

Share:

Masjid Panggilan Sujud Direvitalisasi, Wakapolri : Bangun Karakter, Bangun Peradaban


Lini Indonesia, Lembang – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof., Dr., Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., meresmikan revitalisasi Masjid Panggilan Sujud di Sespim Lemdiklat Polri dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026. 

Revitalisasi ini memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembentukan karakter, pengembangan ilmu, dan penguatan spiritual bagi peserta didik.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia tidak dapat dibangun secara instan.

“Proses dapat kita rancang, tetapi kualitas hasil tidak bisa direkayasa. Yang dapat kita kendalikan adalah kualitas hati, niat, dan ikhtiar, sedangkan hasil akhirnya merupakan ketetapan Allah SWT.”

Menurut Wakapolri, pendidikan kepolisian harus memadukan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. 

Ia menekankan bahwa revitalisasi Masjid Panggilan Sujud bukan sekadar pembaruan fisik, melainkan menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, musyawarah, pelayanan sosial, dan pembangunan peradaban.

“Masjid pendidikan harus menjadi tempat lahirnya pemimpin Polri yang unggul secara akademik, kuat secara spiritual, berintegritas, dan mengabdi kepada masyarakat.”

Wakapolri juga mengajak seluruh peserta didik Sespim menginternalisasikan semangat “Impossible is Nothing” dengan meneladani kegigihan seluruh personel yang mampu tampil optimal termasuk personel penyandang disabilitas dalam rangkaian Hari Bhayangkara Ke-80.

Selain itu, Ia menegaskan reformasi pendidikan Polri melalui penerapan meritokrasi, pengembangan kepemimpinan berbasis talent pool, penyempurnaan kurikulum, serta pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital untuk mempersiapkan pemimpin Polri yang adaptif menghadapi tantangan masa depan.

Peresmian revitalisasi masjid turut diisi kuliah umum oleh K.H., Dr., Aang Ridwan, M.Ag., dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. 

Ia mengapresiasi komitmen Polri dalam memperkuat dimensi spiritual melalui revitalisasi rumah ibadah.

“Nama Panggilan Sujud mengingatkan kita untuk selalu sadar waktu, sadar umur, dan sadar amal".

Masjid ini diharapkan menjadi pusat silaturahmi, majelis ilmu, ruang diskusi, sekaligus tempat membentuk pribadi-pribadi yang berkualitas.”

K.H., Aang Ridwan berharap Polri terus menjaga keutuhan NKRI, melanjutkan reformasi ke arah yang lebih baik, serta semakin dicintai masyarakat.

Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud menjadi salah satu rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang menegaskan bahwa transformasi Polri tidak hanya diwujudkan melalui modernisasi organisasi, tetapi juga melalui penguatan karakter, spiritualitas, dan kepemimpinan yang berlandaskan integritas serta pengabdian kepada masyarakat.

(Dedy) 

Share:

Polres Blitar bersama Komunitas Pecinta Alam Peringati Hari Bhayangkara Ke-80 Di Gunung Kelud


Lini Indonesia, Blitar – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, personel Polres Blitar yang tergabung dalam komunitas pecinta alam melaksanakan pendakian ke Gunung Kelud, Rabu (1/7/2026).

Kapolres Blitar AKBP Rivanda menyampaikan Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang memperingati Hari Bhayangkara, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan kebersamaan, semangat, dan kepedulian terhadap kelestarian alam. 

"Selama pendakian, personel juga melaksanakan patroli di kawasan pegunungan guna memberikan rasa aman kepada para pendaki serta mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas," ujar AKBP Rivanda.

Melalui kegiatan ini, Polres Blitar Polda Jatim menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk di kawasan wisata alam.

"Kami mengajak seluruh pengunjung untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kebersihan lingkungan selama beraktivitas di Gunung Kelud," tambah AKBP Rivanda.

Semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polres Blitar untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Blitar. 

(Dedy) 

Share:

Rabu, 01 Juli 2026

Sinergi Bersih-bersih Pantai, Polres Gresik Wujudkan Indonesia ASRI


Lini Indonesia, Gresik - Bersama masyarakat dan instansi lintas sektor,Polres Gresik Polda Jatim terus mengkampanyekan gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Hal itu seperti telah dilakukan oleh Polres Gresik Polda Jatim dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan aksi bersih-bersih pantai di kawasan pesisir Balai Nelayan Tanjung Kemukem, Desa Kramat, Kecamatan Bungah pada Senin (29/6/2026) yang lalu.

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution melalui Kapolsek Bungah, AKP Suhari menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar aksi membersihkan sampah, tetapi juga merupakan upaya membangun kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan.

"Kegiatan kemarin itu bertujuan untuk memulihkan ekosistem pesisir serta menumbuhkan kepedulian bersama, baik dari pihak swasta, pemerintah, maupun masyarakat, bahwa menjaga kebersihan laut adalah tanggung jawab kita bersama untuk generasi mendatang," ujar AKP Suhari, Rabu (1/7/2026).

Ia menyebut, kolaborasi antara Polres Gresik dengan Wahana Edukasi Harapan Alam Semesta (Wahasta) dan PT Freeport Indonesia tersebut menjadi wujud sinergi antara kepolisian, pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan pesisir serta kelestarian ekosistem laut.

"Kami mengajak masyarakat menjadikan budaya menjaga kebersihan sebagai kebiasaan sehari-hari, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan pesisir," tambah AKP Suhari.

Menurutnya, kebiasaan membuang sampah ke laut harus dihentikan karena berdampak langsung terhadap kelestarian ekosistem dan kesejahteraan nelayan.

"Tolong hentikan kebiasaan membuang sampah ke laut. Jaga kelestarian laut kita, karena jika lautnya bersih, hasil tangkapan nelayan melimpah dan lingkungan kita pun menjadi sehat," tegas AKP Suhari.

Melalui aksi tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi lahirnya gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan di berbagai wilayah Kabupaten Gresik, sehingga kebersihan pesisir dan ekosistem laut tetap terjaga untuk generasi mendatang. 

(Dedy) 

Share:

Sigit Purnomo Apresiasi Survei Litbang Kompas, Sebut Peningkatan Kepercayaan Publik Cerminkan Polri Semakin Profesional Dan Dekat Dengan Masyarakat


Lini Indonesia, Jakarta – Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Sigit Purnomo, S.A.P., S.H., yang lebih dikenal sebagai Pasha Ungu, menyampaikan apresiasi atas hasil Survei Litbang Kompas 2026 yang menunjukkan meningkatnya tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Dalam pernyataannya dari ruang kerja, Sigit Purnomo mengucapkan selamat kepada seluruh keluarga besar Polri, khususnya kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, atas capaian tersebut.

“Di mana hari ini kami bangga melihat hasil survei Litbang Kompas di mana tingkat kepercayaan publik kepada Polri meningkat menjadi 82,4 persen,” ujarnya.

Menurut Pasha, peningkatan angka kepercayaan publik tersebut menjadi indikator nyata bahwa berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Polri terus memberikan hasil positif. 

Ia menilai Korps Bhayangkara semakin dekat dengan masyarakat dan konsisten menghadirkan pelayanan yang semakin baik.

“Ini adalah bukti bahwa Polri terus berbenah, terus dekat dengan rakyat dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Anggota DPR RI Fraksi PAN tersebut.

Di akhir penyampaiannya, Pasha memberikan penghormatan kepada seluruh personel Polri yang bertugas di berbagai wilayah Indonesia atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat.

“Hormat untuk Polri di seluruh Indonesia. Salam Presisi,” pungkasnya.

(Dedy) 

Share:

Andika Perkasa Apresiasi Meningkatnya Kepercayaan Publik terhadap Polri, Nilai Hasil Kerja Nyata Kapolri Dan Jajaran


Lini Indonesia, Jakarta – Jenderal TNI (Purn.) Andika Perkasa mengapresiasi meningkatnya tingkat kepercayaan publik, citra positif, serta kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Polri berdasarkan hasil survei Litbang Kompas. 

Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kepemimpinan Kapolri yang didukung kerja keras seluruh jajaran dalam melakukan berbagai pembenahan di tubuh Polri.

Andika menilai peningkatan kepercayaan masyarakat memiliki makna penting karena diperoleh melalui survei yang menggunakan metodologi ilmiah dengan responden yang dipilih secara acak. 

Ia juga menyebut Litbang Kompas sebagai lembaga survei yang memiliki kredibilitas tinggi sehingga hasilnya layak dijadikan gambaran objektif mengenai persepsi masyarakat terhadap Polri.

“Yang jelas Bapak Kapolri menunjukkan leadership yang sangat luar biasa. Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat". 

Ini bukan sesuatu yang mudah karena diperoleh dari suara masyarakat melalui metode survei yang kredibel,” ujarnya.

Tak hanya kepercayaan publik, Andika juga menyoroti peningkatan signifikan pada citra positif Polri. 

Ia mengingatkan bahwa pada September tahun lalu citra institusi kepolisian sempat berada di titik terendah dalam sebelas tahun terakhir. 

Namun, melalui berbagai langkah pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan, citra tersebut kini kembali meningkat hingga mendekati capaian tertinggi yang pernah diraih pada 2021.

“Ini menunjukkan begitu banyak yang dilakukan oleh Kapolri bersama seluruh pimpinan dan jajaran. Mereka bekerja lebih keras, mampu menahan diri, melakukan pembenahan secara konsisten sehingga citra Polri kembali meningkat secara sangat tajam. Ini merupakan capaian yang luar biasa,” kata Andika.

Selain itu, ia turut memberikan apresiasi atas meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian serta membaiknya skor profesionalisme Polri pada seluruh indikator yang diukur dalam survei tersebut.

Menurut Andika, salah satu temuan yang paling menarik adalah sekitar 80 persen responden menyatakan fasilitas pelayanan publik di lingkungan kepolisian, mulai dari tingkat Polsek hingga Mabes Polri, kini semakin nyaman.

Pengalaman pribadinya saat mengunjungi sejumlah satuan kepolisian di Jawa Timur juga menjadi bukti atas hasil survei tersebut. 

Ia mengaku menyaksikan secara langsung komitmen para pimpinan wilayah, mulai dari Kapolda hingga Kapolres, dalam mendorong peningkatan kualitas fasilitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya melihat sendiri bagaimana pimpinan di daerah terus mendorong perbaikan fasilitas pelayanan masyarakat". 

"Kekompakan antara pimpinan dan anggota dalam meningkatkan kualitas pelayanan ini merupakan sebuah prestasi yang tidak mudah dicapai,” ungkapnya.

Di akhir keterangannya, Andika berharap seluruh personel Polri dapat terus menjaga bahkan meningkatkan profesionalisme serta kepercayaan masyarakat yang telah berhasil dibangun.

Sebagai mantan pimpinan institusi pemerintah sekaligus bagian dari keluarga besar Polri, Ia optimistis Korps Bhayangkara akan terus berkembang menjadi institusi yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.

“Polri adalah aparat penegak hukum yang akan terus memegang peranan penting. Saya percaya Polri ke depan akan semakin baik". 

"Karena itu, jagalah kepercayaan masyarakat yang telah dibangun dengan berbagai pengorbanan dan kerja keras seluruh anggota. Jika semangat seperti ini terus dipertahankan, saya yakin Polri akan semakin hebat,” pungkasnya.

(Dedy) 

Share:

Kapolres Probolinggo Resmikan Renovasi Polsek Bantaran Dan Besuk,Tekankan Optimalisasi Pelayanan Publik


Lini Indonesia, Probolinggo - Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif terus menggelorakan optimalisasi pelayanan publik untuk mewujudkan hadirnya Polri untuk masyarakat.

Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penyediaan sarana dan prasarana yang lebih representatif tersebut juga dilakukan dengan meresmikan renovasi gedung Polsek Bantaran dan Polsek Besuk pada Senin (29/6/2026) yang lalu.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Polres Probolinggo Polda Jatim dalam menghadirkan fasilitas yang memadai guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, keberadaan Polsek memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

"Polsek merupakan ujung tombak pelayanan kepolisian, diharapkan seluruh personel semakin semangat dalam menjalankan tugas serta mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, cepat, dan humanis kepada masyarakat," ujar AKBP Latif, Rabu (1/7/2026).

Kapolres Probolinggo menegaskan, pelayanan publik yang prima harus didukung oleh sarana yang memadai sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.

"Renovasi ini bukan sekadar memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik, sehingga masyarakat dapat benar-benar merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," tegas AKBP Latif.

Selain meresmikan bangunan yang telah direnovasi, Kapolres Probolinggo juga meninjau sejumlah fasilitas di Polsek Bantaran dan Polsek Besuk untuk memastikan seluruh sarana dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kapolres Probolinggo berharap, dengan wajah baru kedua Polsek tersebut, kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat serta sinergitas antara Kepolisian dan masyarakat terus terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Probolinggo.

Peresmian renovasi ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan tumpeng sebagai simbol dimulainya penggunaan gedung yang telah selesai direnovasi. 

(Dedy) 

Share: