Lini Indonesia, Lumajang – Kepolisian Sektor (Polsek) Candipuro jajaran Polres Lumajang menggelar pengamanan kegiatan nonton bareng (Nobar) Pertandingan Final Piala Presiden 2026 yang mempertemukan Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung pada Kamis (6/8/2026) malam.
Pengamanan ketat tersebut berlokasi di Cafe Tegal Sawah, Dusun Kebonsari, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, tak kurang dari 70 orang pendukung setia Persebaya Surabaya, atau yang dikenal sebagai Bonek Mania, memadati lokasi nobar sejak pukul 19.00 WIB.
Suasana penuh semangat dan antusiasme tinggi menyelimuti jalannya pertandingan penentu gelar juara tersebut.
Laga final yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali tersebut berlangsung sengit.
"Persebaya Surabaya membuka keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-20 lewat aksi striker Ramadhan Sananta usai memanfaatkan umpan matang Rizky Dwi Irianto".
Namun, Persib Bandung dengan cepat merespons dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hanya tiga menit berselang melalui sundulan tajam Patricio Matricardi pada menit ke-23. Skor imbang 1-1 bertahan hingga 90 menit waktu normal dan babak perpanjangan waktu 2x15 menit berakhir.
Pertandingan akhirnya terpaksa dilanjutkan melalui drama adu penalti yang dramatis. Persebaya Surabaya sukses keluar sebagai juara Piala Presiden 2026 setelah memenangi babak tos-tosan dengan skor akhir 7-6.
Sepanjang laga berlangsung hingga pengangkatan trofi, personel Polsek Candipuro bersiaga penuh di sekitar area kafe guna memastikan situasi tetap terkendali, aman, serta bebas dari aksi konvoi liar maupun euphoria berlebihan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum
.Usai memastikan pengamanan nobar berjalan tertib dan massa membubarkan diri secara damai, petugas kepolisian langsung bergerak melanjutkan patroli mobiling ke sejumlah lokasi rawan tindak kriminalitas di wilayah hukum Kecamatan Candipuro.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), khususnya pada jam-jam rawan menjelang dini hari.
Dalam rangkaian patroli perintis presisi tersebut, personel Polsek Candipuro turut menyambangi Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) yang aktif dijalankan oleh warga setempat.
Petugas melakukan dialog interaktif dengan masyarakat yang sedang melaksanakan tugas ronda malam guna memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Kapolsek Candipuro AKP Lugito menjelaskan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat yang melibatkan pengumpulan massa seperti nobar sepak bola merupakan kewajiban kepolisian untuk menjamin keamanan wilayah dari awal hingga akhir acara.
Kami menerjunkan personel untuk mengawal dan mengamankan jalannya nonton bareng Final Piala Presiden antara Persebaya dan Persib di Desa Jarit.
Syukurlah, sekitar 70 warga dan supporter yang hadir bisa menikmati pertandingan dengan tertib hingga acara usai tanpa ada insiden sekecil apa pun," ujar AKP Lugito saat dikonfirmasi, Jumat (7/8/2026).
AKP Lugito menambahkan, setelah pengamanan nobar selesai, fokus bergerak pada antisipasi kejahatan jalanan dan penguatan siskamling di pemukiman penduduk.
Selesai pengamanan nobar, patroli dilanjutkan ke titik-titik rawan kriminalitas dan menyisir poskamling warga.
Kami berdialog langsung dengan warga yang ronda dan menitipkan pesan-pesan kamtibmas.
"Kami imbau petugas siskamling agar tidak hanya berdiam di pos, tetapi juga aktif melaksanakan patroli keliling lingkungan secara bergantian," tegas AKP Lugito.
Ia menekankan bahwa keberadaan siskamling merupakan benteng pertahanan terdepan dalam mencegah niat para pelaku kejahatan di tingkat desa.
"Partisipasi aktif masyarakat melalui siskamling sangat membantu tugas-tugas kepolisian di lapangan".
Dengan patroli bergantian dan kewaspadaan yang tinggi, ruang gerak pelaku tindak pidana 3C dapat kita sempitkan.
"Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan, kami minta warga segera menghubungi Polsek Candipuro atau memanfaatkan layanan darurat Kepolisian," pungkasnya.
(Eksan)