Lini Indonesia, Ponorogo - Menggelar Kesenian Reog dalam rangkaian Bersih Desa merupakan tradisi budaya yang diselenggarakan masyarakat sebagai wujud syukur atas nikmat yang didapatkan dan memohon keselamatan. Acara ini biasanya menjadi rangkaian perayaan, yang juga bertujuan untuk menolak bala atau menjauhkan Desa dari malapetaka.
Seperti yang digelar di Desa Belang, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, pada Senin, (04/05/2026), dalam rangka rangkaian kegiatan bersih desa, Desa Belang.
Disampaikan oleh Kepala Desa Belang, Waluyo, bahwa kegiatan telah dimulai Sabtu, malam Minggu (25/04/2026), dengan digelar kesenian jaranan thik. Kesenian reog Ponorogo pada Senin, (04/05/2026) sore dan gajah-gajahan pada malamnya. Sebagai acara puncaknya pada Selasa, (05/05/2026), digelar kesenian wayang kulit, semalam suntuk.
Dengan digelarnya bersih desa tahun ini Kepala Desa Belang, Waluyo, berharap Pemerintahan Desa Belang menjadi damai, ayem-tentrem dan damai.
"Semoga dengan diadakannya Bersih Desa tahun ini, Desa Belang semakin damai, ayem-tentrem, serta masyarakatnya guyub-rukun." ujar Waluyo.
Sementara mantan Kepala Desa Belang, Welas, saat dikonfirmasi menyampaikan "Dalam kegiatan Bersih Desa ini tidak hanya seremonial, tapi juga mengandung makna do'a atau harapan, untuk mendapatkan perlindungan Allah, S.W.T., dijauhkan dari balak maupun segala gangguan.
Juga sebagai sarana memupuk kebersamaan dan kekompakan warga masyarakat Desa Belang, agar tercipta kerukunan sesama masyarakat," jelas Welas.
Dalam pagelaran kesenian reog tersebut mengundang antusias masyarakat untuk ikut menyaksikan dan ambil peran dalam rangka bersih desa, Desa Belang.
Dengan antusias masyarakat yang tinggi Welas merasa terharu. "Saya merasa terharu dengan semangat dan kekompakan masyarakat, semoga ini semua menjadi wujud rasa syukur masyarakat, sehingga diterima oleh Allah, S.W.T., dan mendapatkan limpahan nikmat, sehingga masyarakat Desa Belang menjadi masyarakat yang, Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur." Pungkas mantan Kades Belang, Welas.
(Gst)










0 komentar:
Posting Komentar