#Attribution1 {height:0px; visibility:hidden; display:none}

Breaking News

Sabtu, 13 Juni 2026

Bhabinkamtibmas Jemur Wonosari Dukung Kelompok Tani Hidroponik Perkuat Ketahanan Pangan Warga Surabaya


Lini Indonesia, Surabaya – Upaya memperkuat ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan pelaku pertanian, tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kepolisian. 

Semangat inilah yang ditunjukkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Jemur Wonosari, Polsek Wonocolo, Polrestabes Surabaya.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (11/6/2026) tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Jemur Wonosari, Aiptu Sutrisno, dengan mengunjungi lokasi budidaya hidroponik yang berada di kawasan RT 02 RW 04 Kelurahan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya.

Dalam kunjungan tersebut, Aiptu Sutrisno berdialog langsung dengan Hidayat selaku Ketua Kelompok Tani Hidroponik Jemur Wonosari guna mengetahui perkembangan usaha pertanian perkotaan yang selama ini menjadi salah satu penopang ketahanan pangan masyarakat setempat.

Kelompok tani hidroponik yang dikelola warga tersebut saat ini membudidayakan berbagai jenis tanaman sayuran dan tanaman herbal, di antaranya sawi, kangkung, serta daun mint. 

Seluruh tanaman ditanam menggunakan sistem hidroponik modern dengan kapasitas mencapai sekitar 1.000 mini pot.

Keberadaan kebun hidroponik tersebut tidak hanya menjadi sarana produktif bagi warga, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang nyata. 

Hasil panen yang diperoleh secara rutin dipasarkan ke sejumlah pasar tradisional maupun pasar modern di Surabaya.

Selain untuk memenuhi kebutuhan pasar, sebagian hasil panen juga dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mendukung ketersediaan pangan sehat bagi warga lingkungan setempat.

Menurut Hidayat, keberhasilan budidaya hidroponik tersebut tidak lepas dari semangat gotong-royong warga yang terus menjaga dan merawat tanaman secara bersama-sama.

“Kami berupaya menjadikan kebun hidroponik ini sebagai sarana pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan pangan sehat. Alhamdulillah hasil panen dapat dipasarkan dan sebagian lainnya bisa dinikmati oleh warga sekitar,” ungkapnya.

Kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. 

Selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban, kehadiran polisi di tengah masyarakat juga bertujuan memberikan motivasi terhadap berbagai program pemberdayaan yang bermanfaat bagi lingkungan.

Kapolsek Wonocolo, Kompol Haryoko Widhi, S.H., M.H., menegaskan, kepolisian akan terus mendukung kegiatan positif masyarakat yang mampu memberikan dampak luas, termasuk program ketahanan pangan berbasis lingkungan.

Menurutnya, pengembangan pertanian hidroponik di kawasan perkotaan merupakan langkah strategis yang tidak hanya meningkatkan produktivitas warga, tetapi juga memperkuat kemandirian pangan di tingkat lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi semangat warga dalam mengembangkan pertanian hidroponik". 

"Program seperti ini memiliki manfaat besar karena mampu mendukung ketahanan pangan, meningkatkan kebersamaan masyarakat, sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi lingkungan sekitar,” ujar Kompol Haryoko, Jum'at (12/6).

Keberhasilan Kelompok Tani Hidroponik Jemur Wonosari menunjukkan bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi hambatan untuk menghasilkan produk pertanian yang berkualitas. 

Dengan memanfaatkan teknologi hidroponik dan semangat kolaborasi warga, kawasan permukiman dapat berubah menjadi ruang produktif yang memberikan manfaat bagi banyak orang.

Sinergi antara masyarakat dan kepolisian melalui kegiatan sambang seperti ini diharapkan mampu terus mendorong lahirnya berbagai inovasi pemberdayaan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kota Surabaya.

(Dedy) 

Share:

0 komentar:

Posting Komentar