Lini Indonesia, Surabaya – Semangat membangun ketahanan pangan berbasis masyarakat terus diperkuat di Kota Surabaya.
Hal itu terlihat saat Bhabinkamtibmas Kelurahan Jambangan, Polsek Jambangan Polrestabes Surabaya, bersama unsur Tiga Pilar melakukan pendampingan kegiatan penjurian Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di wilayah RW 02 Kelurahan Jambangan, Senin (1/6/2025).
Kegiatan yang berlangsung di lahan Pekarangan Satu Padu, Jalan Jambangan Sawah Nomor 1-3 tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79.
Program ini sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Pendampingan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Jambangan Aiptu Mujianto bersama Lurah Jambangan dan Babinsa sebagai bagian dari unsur Tiga Pilar.
Kehadiran mereka bertujuan memastikan proses penjurian berjalan lancar sekaligus memberikan dukungan terhadap kelompok masyarakat yang aktif mengembangkan sektor pangan mandiri.
Pekarangan yang menjadi lokasi penjurian dikelola oleh Kelompok Tani (Poktan) Satu Padu yang diketuai oleh Sunarmi bersama 10 anggota.
Berbagai tanaman pangan dan hasil budidaya yang dikembangkan kelompok tersebut menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung kebutuhan pangan keluarga dan lingkungan sekitar.
Menurut Aiptu Mujianto, program Pekarangan Pangan Bergizi tidak hanya berperan dalam meningkatkan ketersediaan pangan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong warga dalam menjaga lingkungan yang produktif dan sehat.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Warga diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan serta berperan aktif menjaga kondusivitas wilayah masing-masing.
Aiptu Mujianto menegaskan bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat menjadi "polisi bagi diri sendiri" dengan meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap situasi di sekitar tempat tinggal mereka.
“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan saling peduli dan menjaga satu sama lain, situasi yang aman dan kondusif dapat terus terwujud,” ujarnya.
Program Pekarangan Pangan Bergizi yang dikembangkan warga RW 02 Jambangan menjadi salah satu contoh bagaimana lahan terbatas dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan pangan sehat dan bernilai ekonomis.
Melalui program tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari hasil panen yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya kemandirian pangan di tengah berbagai tantangan ekonomi dan lingkungan.
Kegiatan penjurian berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif hingga selesai. Kehadiran unsur Tiga Pilar sekaligus menjadi bukti komitmen bersama dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang berdampak positif bagi kesejahteraan warga.
(Dedy)







0 komentar:
Posting Komentar