#Attribution1 {height:0px; visibility:hidden; display:none}

Breaking News

Minggu, 07 Juni 2026

Bhabinkamtibmas Jambangan Dampingi Penilaian P2B, Warga Diajak Maksimalkan Lahan Perkotaan


Lini Indonesia, Surabaya - Upaya mewujudkan ketahanan pangan mandiri di tengah keterbatasan lahan perkotaan terus diperkuat oleh berbagai elemen masyarakat. 

Salah satunya terlihat dalam kegiatan pendampingan Tim Juri Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang berlangsung di wilayah RT 06 RW 02, Jalan Jambangan Sawah Nomor 1-3, Kelurahan Jambangan, Kecamatan Jambangan, Surabaya.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (5/6/2025) tersebut mendapat pendampingan langsung dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Jambangan Polsek Jambangan, Aiptu Mujianto, bersama Lurah Jambangan dan Babinsa yang tergabung dalam unsur Tiga Pilar.

Kehadiran Tiga Pilar menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan sehat, bergizi, dan berkelanjutan bagi warga.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau lahan Pekarangan Pangan Bergizi yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Satu Padu di bawah kepemimpinan Sunarmi bersama 10 anggota kelompoknya.

Meski berada di kawasan perkotaan yang memiliki keterbatasan ruang, kelompok ini mampu mengoptimalkan lahan yang tersedia menjadi area budidaya produktif. 

Berbagai tanaman pangan dibudidayakan sebagai bagian dari upaya mendukung kebutuhan pangan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan lingkungan sekitar.

Keberadaan lahan produktif tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan secara mandiri.

Kapolsek Jambangan Surabaya AKP Budiyanto, S.H., menegaskan, program Pekarangan Pangan Bergizi memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan berbasis lingkungan.

Menurutnya, masyarakat perkotaan perlu terus didorong untuk berinovasi dalam memanfaatkan setiap ruang yang tersedia agar memiliki nilai produktif dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.

"Pemanfaatan lahan pekarangan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga". 

Meskipun berada di kawasan padat penduduk, masyarakat tetap dapat berinovasi dengan mengembangkan budidaya tanaman pangan yang produktif dan berkelanjutan, ujar AKP Budiyanto, pada Sabtu (6/6).

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan ketahanan pangan yang kuat di tingkat lingkungan.

Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pemerintah kelurahan tidak hanya bertujuan mendukung proses penilaian P2B, tetapi juga memberikan motivasi kepada warga agar terus mengembangkan potensi pertanian perkotaan.

Melalui sinergi yang terjalin antara aparat dan masyarakat, program ketahanan pangan di Kelurahan Jambangan diharapkan mampu menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengoptimalkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan sehat dan bernilai ekonomi.

Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Poktan Satu Padu menjadi bukti bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terkecil, yakni pekarangan rumah yang dikelola secara kreatif dan berkelanjutan.

(Dedy) 

Share:

0 komentar:

Posting Komentar